Gubernur Kalsel Ikuti Rakoor Pengendalian Inflasi dan Penyerahaan Insentif Fiskal 2024

- Editor

Selasa, 6 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARBARU, Goodnews.co.id – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor atau Paman Birin, melalui Kepala Dinas Perdagangan, Sulkan, hadiri Rapat Koordinasi (Rakoor) Pengendalian Inflasi Daerah.

Rakoor tersebut dirangkai dengan Penyerahan Penghargaan Insentif Fiskal TA 2024 Katagori Pengendalian Inflasi Daerah Periode Pertama secara daring dari Command Center Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Senin (5/8/2024).

Kegiatan diawali dengan Penyerahan Penghargaan Insentif Fiskal untuk kinerja tahun berjalan periode pertama tahun anggaran 2024 yang bernilai Rp 300 milyar untuk 50 daerah. Dengan rincian penerima Rp 216 milyar untuk 36 pemerintah Kabupaten, Rp 60 milyar untuk 10 pemerintah Kota dan Rp 24 milyar untuk 4 pemerintah Provinsi.

Penghargaan berupa insentif fiskal tersebut kemudian diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dan Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, kepada para kepala daerah penerima penghargaan ataupun yang mewakili.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum kita bersama untuk memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas perekonomian dan menurunkan angka inflasi di Indonesia,” sampai Tito Karnavian usai penyerahan.

Sementara itu, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Lucky Al Firman, menyampaikan bahwa alokasi insentif fiskal tahun anggaran 2024 secara keseluruhan sebanyak Rp 8 triliyun.

Ia juga menyampaikan dua tujuan utama diadakannya penyerahan penghargaan, yakni mendorong partisipasi pemerintah daerah dalam mengendalikan tingkat inflasi di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Raudatul Jannah Minta Sembako yang Dibeli Tidak Dijual

Kemudian untuk memberikan penghargaan kepada daerah yang telah berkinerja baik dalam pengendalian inflasi daerah, serta memacu daerah-daerah lain yang belum mendapatkan penghargaan agar semakin meningkatkan kinerjanya.

“Insentif fiskal dapat digunakan untuk kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas daerah, berupa dukungan infrastruktur, pelayanan publik, peningkatan perekonomian, pelayanan kesehatan dan pendidikan. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan seluruh daerah akan termotivasi untuk terus memperbaiki kinerjanya untuk Indonesia yang lebih baik,” ucapnya.

Selain dipimpin dan dihadiri Mendagri, Wamenkeu, turut dihadiri Kepala Badan Pangan Nasional, perwakilan dari Badan Pusat Statistik, Kementarian Pertanian, Kepala Staf Presiden, Danlanud Halim Perdana Kusuma, Mabes TNI, serta Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Indonesia. (E)

Berita Terkait

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen
Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua
Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri
Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel
Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba
Gubernur Kalsel: Pendidikan Ujung Tombak Kemajuan
DPRD Ajukan Pemberhentian Gubernur Kalsel 2021-2024
PWI Pusat Minta Audiensi dengan Pemprov Kalsel
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Maret 2025 - 11:00 WIB

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen

Rabu, 12 Maret 2025 - 10:29 WIB

Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua

Rabu, 12 Februari 2025 - 20:47 WIB

Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:47 WIB

Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel

Senin, 20 Januari 2025 - 19:54 WIB

Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba

Berita Terbaru

Khazanah

Informasi Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia

Rabu, 2 Apr 2025 - 14:00 WIB

Nasional

Menteri PKP Janjikan 1.000 Unit Rumah bagi Wartawan

Minggu, 30 Mar 2025 - 16:56 WIB

Khazanah

Mega Proyek CPI Makassar Sempat Tuai Sorotan

Jumat, 28 Mar 2025 - 14:48 WIB