Curhat Zairullah Azhar Perjuangkan PAD Melalui Hak Jalan Tambang

- Editor

Rabu, 1 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Bupati Zairullah Azhar menceritakan perihal dirinya dikata-katai saat upaya memperjuangkan pendapatan asli daerah (PAD), salah satunya melalui Jalan Khusus angkutan batubara.

Pada acara Membangun Lembaga atau Sekolah Berkarakter dan Sistemik (MLBS) di Gedung Mahligai Bersujud Kapet Jalan Transmigrasi Desa Sari Gadung yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dihadapan guru-guru sekolah Taman Kanak-kanak Negeri (TKN), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan para kepala sekolah, Zairullah mengisahkan betapa dirinya dikata-katai atau disindir oleh Dirjen salah satu Kementerian Republik Indonesia saat melakukan zoom meeting membahas perda untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Perda yang sudah disahkan oleh DPRD Tanah Bumbu mulai dari perda nomor 4 tahun 2006 dan kemudian diperbaharui perda nomor 1 tahun 2016, sejatinya adalah upaya mendorong pendapatan asli daerah dari jalur Jalan Khusus Tambang namun penerapan itu mendapat reaksi dari pengusaha, bahkan Zairullah Azhar dilaporkan ke Kementerian oleh perusahaan tersebut.

“Ndak mau bayar bu. Padahal kalau bayar satu tahun itu kita bisa dapat 1 triliun, lebih bahkan. Ndak mau bayar, padahal perda kita ada.” Katanya menceritakan kepada guru-guru dan kepala sekolah. Selasa (30/11/2021).

Baca Juga :  Dukung Pembangunan, Andi Rudi Latif Terima Penghargaan KASAD

Lebih jauh Bupati Zairullah juga mempertanyakan mengapa ada Dirjen menyindir dirinya sebagai Bupati yang tidak punya pengalaman.

“Saya menjadi ajang dari sebuah perdebatan di pusat bahkan saya dikata-katai, wah apa itu Pak Zairullah ndak punya pengalaman, masih muda katanya. Dia ndak tau.” jelasnya.

Zairullah pun menjelaskan sederet pengalaman yang pernah didudukinya, dia pernah menjabat Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Bupati periode 2005-2010, dan pernah menjadi anggota DPR RI 2 periode dan sudah terbiasa berbicara dengan menteri-menteri.

“Ketika di DPR RI biasa kita bicara dengan Menteri sama Dirjen, biasa, kita marah dan seterusnya. Mereka kaget karena tidak tau, tolong tuh Dirjen apa tuh, sama-sama pemerintah kita ini kok yang dibantu pengusaha bukan pemerintah.” Kata Zairullah.

Padahal seandainya para pengusaha yang menggunakan jalan khusus tersebut mau memberikan kontribusi, kata Zairullah, maka akan memberikan dampak pembangunan terhadap pemerintah daerah.

“Saya bilang gak usah bayar semuanya lah. Separuh kek, atau 10 persen sajalah, 100 milyar saya bilang, untuk apa, untuk membangun Tanah Bumbu. Bapak ibu tau kan siapa-siapa yang menambang, yang ada di Tanah Bumbu ini. bukan pak Haji Isam ya, pak Haji Isam itu luar biasa.” Terangnya.

Baca Juga :  Tantangan Pengelolaan Aset Hasilkan PAD

Sehingga dalam proses selanjutnya ternyata MK menangguhkan Undang-undang Cipta kerja yang selama ini dijadikan dasar acuan. Oleh karena itu, kata Zairullah, berharap para pengusaha mau berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Saya sudah bentuk sampai malam tadi timnya, hari ini sudah kita panggil itu pengusaha-pengusaha, tolong pak ya, ada aturannya. Dan kalau ini dibayar, apa yang menjadi harapan, cita-cita membangun kabupaten, jalan yang masih rusak, mungkin sekolah-sekolah yang masih belum clear, APBN-nya kurang APBD yang kita kuatkan, termasuk tunjangan-tunjangan.” Terangnya.

Zairullah berharap dengan upaya-upaya yang sedang dilakukan dapat menjadikan Tanah Bumbu sebagai contoh atau model pengelolaan daerah, Zairullah juga meminta doa kepada peserta acara MLBS agar apa yang dicita-citakan dapat terwujud.

“Saya mohon doa, tiga tahun masa tugas saya nanti sampai akhir 2024 mudah-mudahan diusia-usia akhir ini, apa yang menjadi cita-cita, harapan bapak ibu semua, mudahan-mudahan diijabah Allah Swt.” katanya. (MAS)

Berita Terkait

Dihadiri Komis IX DPR RI, Tanah Bumbu Perkuat Pembangunan Keluarga dan Kependudukan
Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi Layanan Aduan SP4N LAPOR!
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional
Dandim Tanah Bumbu Laporan Kesiapan TMMD ke-130 Tahun 2026
Bupati Andi Rudi Latif Lantik Ansyari Firdaus Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu
Buka TMMD ke-130, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Bupati Andi Rudi Latif Lantik 10 Pejabat Pemkab Tanah Bumbu
Tanah Bumbu Rencanakan Belanja APBD Rp 2,88 Triliun Tahun 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:31 WITA

Dihadiri Komis IX DPR RI, Tanah Bumbu Perkuat Pembangunan Keluarga dan Kependudukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02 WITA

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi Layanan Aduan SP4N LAPOR!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:45 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Dandim Tanah Bumbu Laporan Kesiapan TMMD ke-130 Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:01 WITA

Buka TMMD ke-130, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Gotong Royong dan Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi Layanan Aduan SP4N LAPOR!

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:02 WITA

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:45 WITA

Tanah Bumbu

Dandim Tanah Bumbu Laporan Kesiapan TMMD ke-130 Tahun 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:08 WITA