Asisten II Kobabaru Jawab Keresahan Warga Soal Harga LPG 3 Kg

- Editor

Sabtu, 9 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, Goodnews.co.id – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Kotabaru, Drs Murdianto, memberikan penjelasan terkait keresahan sebagian masyarakat Kotabaru terhadap harga gas LPG 3 kg di warung pengecer tidak resmi.

Dalam hal tersebut, warga tidak hanya kesulitan mendapatkan gas LPG, tetapi juga harus menghadapi lonjakan harga yang tidak wajar.

Permasalahan ini kemungkinan disebabkan adanya salah satu agen distribusi LPG 3 kg khususnya di wilayah Pulau Laut Utara mengalami kekurangan pasokan dalam sebulan belakangan ini.

“Kekurangan pasokan ini mengakibatkan terganggunya pemenuhan kebutuhan masyarakat di pangkalan LPG 3 kg, sehingga warung pengecer tidak resmi mengalami peningkatan permintaan. Peningkatan permintaan inilah yang menyebabkan harga mengalami kenaikan dibandingkan waktu sebelumnya,” jelas Murdianto, Jumat (8/11/2024).

Baca Juga :  Pengendalian Hak Tanah, Syairi Mukhlis Harap Ada Ruang Dialog

Selain itu, Drs Murdianto juga mengatakan, saat ini sudah dilakukan normalisasi pasokan gas LPG 3 kg di agen sehingga beberapa hari ke depan pasokan pemenuhan kebutuhan masyarakat melalui pangkalan akan normal.

Dijelaskan juga bahwa warung-warung pengecer LPG 3 kg yang menjual selama ini diluar ketentuan distribusi resmi sehingga harganya tidak sesuai ketentuan harga yang berlaku.

Baca Juga :  Sekda Tanbu Jamin Stok Bahan Pokok Tersedia

“Pemerintah Daerah Kotabaru berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan pengawasan agar distribusi sesuai ketentuan yang berlaku serta pasokan sesuai dengan kebutuhan,” kata Drs Murdianto.

Drs Murdianto dan pihaknya akan memastikan tidak ada lagi penjualan di tempat yang tidak resmi, yang menjual di luar harga HET ditetapkan.

“Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap harga gas LPG 3 kg dapat kembali stabil dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kotabaru,” tutupnya. (E)

Berita Terkait

Benahi Organisasi, Sekda Kotabaru Lantik 15 Pejabat Administrator dan Pengawas
APBDP Turun Rp 800 Miliar, Pemkab Kotabaru Harap DBH Cepat Cair
Bupati Kotabaru Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM
KNPI Kalsel Rakerda Bahas Isu Pemadaman Listrik
Pemkab Kotabaru Apresiasi Kunjungan Kapal Perang KRI Banjarmasin-592
GENSAI Movement Gelar Pekan ASI Sedunia Kotabaru 2026
Hari Koperasi ke-79, Pemkab Kotabaru Dorong Tata Kelola Organisasi
Pemkab Kotabaru Tingkatkan Kapasitas Tenaga Pustakawan melalui Bimtek

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:36 WITA

Benahi Organisasi, Sekda Kotabaru Lantik 15 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:30 WITA

APBDP Turun Rp 800 Miliar, Pemkab Kotabaru Harap DBH Cepat Cair

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:20 WITA

Bupati Kotabaru Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:37 WITA

KNPI Kalsel Rakerda Bahas Isu Pemadaman Listrik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Pemkab Kotabaru Apresiasi Kunjungan Kapal Perang KRI Banjarmasin-592

Berita Terbaru

DPRD Tanah Bumbu

Pelabuhan BIB, DPRD Tanah Bumbu Dorong Mediasi Tuntutan Warga Sebamban Baru

Senin, 21 Sep 2026 - 18:26 WITA

Tanah Bumbu

Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:25 WITA