Apresiasi, Gubernur Kaltim Mau Dengar Suara Tuhan

- Editor

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Akram Sadli, S.Pd.I, M.Si, Pernah sekolah dan mondok di Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, pada tanggal 2 Maret 2026 melalui akun media sosialnya, menyatakan mengembalikan pembelian mobil dinas senilai Rp 8,49 miliar, peristiwa ini sangat patut diapresiasi masyarakat luas.

Mobil dinas tersebut adalah jenis Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e, berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), yang diterima pada tanggal 20 November 2025, dikutip dari media Kompas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, pembelian mobil Rp 8,49 miliar ini dianggap masyarakat sebagai pembelian yang tidak tepat karena masih banyak persoalan lain yang lebih penting ketimbang membeli mobil mewah.

Tak butuh waktu lama, Rudy Mas’ud akhirnya mau mendengarkan “Suara Tuhan” yang disuarakan masyarakat melalui berbagai media sosial.

Perlu diketahui bahwa Kaltim saat ini menghadapi banyak tantangan seperti efisiensi anggaran, ketimpangan sosial, infrastruktur belum merata, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia masih menjadi pekerjaan besar. Dalam kondisi seperti itu, setiap rupiah dari APBD sangat berarti. Anggaran bukan hanya soal angka, tetapi tentang prioritas. Ketika muncul kesan bahwa dana publik digunakan untuk sesuatu yang dianggap mewah maka kepercayaan masyarakat bisa berkurang. Karena itu, keputusan membatalkan pembelian mobil tersebut menunjukkan adanya tanggung jawab dan kepekaan dari Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Baca Juga :  Sayed Jafar Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Kemakmuran

Apresiasi ini bukan berarti kritik sebelumnya tidak tepat. Justru peristiwa ini menunjukkan bahwa kontrol publik berjalan dengan baik. Masyarakat menyampaikan pendapat, pemerintah merespons. Begitulah demokrasi seharusnya bekerja. Pemerintahan yang kuat bukan yang menolak kritik, tetapi yang mampu menjadikannya sebagai bahan perbaikan.

Keputusan ini juga menjadi pengingat bahwa di era keterbukaan, kebijakan tidak hanya dinilai dari aturan yang dipenuhi, tetapi juga dari rasa keadilan. Simbol kemewahan mudah menimbulkan jarak antara pemimpin dan rakyat. Kunci kepercayaan ketika masyarakat merasa lebih dekat.

Pengembalian mobil dinas itu bukan sekadar soal kendaraan. Ia menjadi tanda bahwa prioritas bisa ditinjau ulang. Jika sikap seperti ini terus dijaga maka kepercayaan masyarakat akan semakin kuat dan kepercayaan itu menjadi modal penting dalam menjalankan pemerintahan.

Saat ini Kaltim menjadi perhatian nasional dan internasional karena pembangunan Ibu Kota Nusantara berada di sana. Dengan posisi penting tersebut, setiap langkah pemerintah daerah ikut menentukan citra wilayah. Kebijakan yang bijak, sederhana, dan berpihak pada rakyat akan memperkuat kepercayaan publik.

Baca Juga :  Kisruh PBNU: Muktamar Bersama dan Arah Organisasi yang Terlupakan

Pada akhirnya, kepemimpinan bukan hanya tentang program besar dan proyek fisik. Ia juga tentang sikap dan perilaku. Tentang kemampuan mendengar, memahami, dan menyesuaikan diri dengan harapan masyarakat. Ketika pemimpin mampu menunjukkan empati dan peduli maka hubungan antara pemerintah dan masyarakat akan terasa lebih dekat.

Semoga ke depan, setiap kebijakan Gubernur Kaltim terus diambil dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Dengan begitu, Kaltim tidak hanya dikenal sebagai lokasi Ibu Kota baru Indonesia, tetapi juga sebagai daerah yang dikelola dengan adil, bijak, dan penuh tanggung jawab.

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Gaya Mewah Gubernur Kaltim Terasa Menyakitkan
Pro Kontra Keberadaan Kepolisian RI
Momentum Peresmian Sekolah Rakyat dan Peta Kekuasaan Nasional
Kisruh PBNU: Muktamar Bersama dan Arah Organisasi yang Terlupakan
Rajin Nabung Cekik Rakyat Kalsel
Lapor SPT Tahunan Semakin Mudah Melalui Website Coretax
Jumat Kelabu 23 Mei di Banjarmasin: Luka, Ingatan, dan Harapan
Kebenaran Harus Diperjuangkan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 15:38 WIB

Apresiasi, Gubernur Kaltim Mau Dengar Suara Tuhan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:31 WIB

Gaya Mewah Gubernur Kaltim Terasa Menyakitkan

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:34 WIB

Pro Kontra Keberadaan Kepolisian RI

Senin, 12 Januari 2026 - 11:59 WIB

Momentum Peresmian Sekolah Rakyat dan Peta Kekuasaan Nasional

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:45 WIB

Kisruh PBNU: Muktamar Bersama dan Arah Organisasi yang Terlupakan

Berita Terbaru

Opini

Apresiasi, Gubernur Kaltim Mau Dengar Suara Tuhan

Senin, 2 Mar 2026 - 15:38 WIB

Opini

Gaya Mewah Gubernur Kaltim Terasa Menyakitkan

Sabtu, 28 Feb 2026 - 21:31 WIB

Kotabaru

Perkimtan Kotabaru Fokus Penyelesaian Sengketa Tanah

Rabu, 25 Feb 2026 - 13:43 WIB