7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu

- Editor

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Perikanan mengusulkan tujuh desa pesisir untuk masuk dalam Program Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor perikanan tangkap sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Muhammad Riswan, mengatakan usulan telah disampaikan dan saat ini tinggal menunggu proses verifikasi serta peninjauan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Total ada tujuh titik yang kami usulkan. Selanjutnya akan dilakukan peninjauan oleh kementerian,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuh desa yang diusulkan tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Kusan Hilir meliputi Desa Rantau Panjang Hilir, Muara Pagatan, dan Beringin. Kemudian Desa Sungai Dua Laut di Kecamatan Sungai Loban. Sementara di Kecamatan Satui terdapat Desa Setarap, Satui Timur, dan Sungai Cuka.

Baca Juga :  Satpol PP dan Damkar Data Korban dan Dampak Kebakaran di Desa Bersujud

Riswan menjelaskan, desa-desa tersebut dipilih karena mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari sektor perikanan dan berprofesi sebagai nelayan, sehingga dinilai memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.

Program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang untuk memperkuat kawasan pesisir melalui pembangunan berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan. Kehadiran program ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menjalankan usaha perikanan sekaligus meningkatkan produktivitas hasil tangkapan.

Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, program tersebut juga diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat pesisir, mulai dari keterbatasan sarana pendukung hingga rendahnya nilai tambah hasil perikanan.

Baca Juga :  Zairullah: Ini Program Berguna Dunia Akhirat

“Manfaatnya untuk mempermudah nelayan karena nantinya bisa mendapatkan fasilitas penunjang untuk profesi nelayan,” kata Riswan.

Jika terealisasi, program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi pesisir dan mendorong peningkatan kesejahteraan ribuan nelayan di Kabupaten Tanah Bumbu. (dir)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Pelantikan Kadis Perikanan, Andi Rudi Ingin Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana
Pemkab Tanah Bumbu Distribusikan Bibit Penghijauan
Diskumdagri Laksanakan Pelatihan Usaha Mikro di Polewali Marajae
Andi Rudi Latif Lantik Anwar Sadat Kepala Dinas Perikanan
Hari Lingkungan Hidup, Sekda Tanbu Sampaikan Menjaga Alam Kewajiban Bersama
Lompatan Besar, Andi Rudi Latif Launching Aplikasi Si Tegar BerAKSI
Andi Rudi Latif Sambut Baik Ombudsman RI Sosialisasi Pengawasan di MPP Tanah Bumbu
Anggaran Rp 2.9 Miliar, Dinas PUPR Tanah Bumbu Perbaiki Ruas Jalan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:25 WITA

Pelantikan Kadis Perikanan, Andi Rudi Ingin Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:14 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Distribusikan Bibit Penghijauan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:06 WITA

Diskumdagri Laksanakan Pelatihan Usaha Mikro di Polewali Marajae

Senin, 8 Juni 2026 - 08:52 WITA

Andi Rudi Latif Lantik Anwar Sadat Kepala Dinas Perikanan

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:35 WITA

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Distribusikan Bibit Penghijauan

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:14 WITA

Tanah Bumbu

Diskumdagri Laksanakan Pelatihan Usaha Mikro di Polewali Marajae

Selasa, 9 Jun 2026 - 08:06 WITA

DPRD Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Dukung Pengawasan Terpadu Terhadap Perizinan Berusaha

Senin, 8 Jun 2026 - 14:19 WITA