ZA: Entah Kapan Terwujud Serambi Madinah, Ini Idealisme Kita

- Editor

Kamis, 4 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Bupati Tanah Bumbu menyampaikan tidak ada kepastian kapan tiba Serambi Madinah dapat terwujud, pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan halal bihalal di gedung Mahligai Kapet Kecamatan Simpang Empat, Rabu (3/5/2023).

Ia menyembutkan bahwa Tanah Bumbu ini dibangun dengan motto Bersujud, Bersih Syukur, Jujur, Damai. Motto Bersujud muncul setelah ia melaksanakan shalat Ashar, semacam ada bisikan untuk menjadikan Bersujud sebagai motto Kabupaten Tanah Bumbu pada awal pembentukan Kabupaten mekar dari Kabupaten Kotabaru.

Hingga akhir-akhir ini ia semakin yakin bahwa itu merupakan hadiah dan hidayah dari Allah, karena motto Bersujud menjadi simbol kecerdasan dan kedekatan pada ketakwaan.

Baca Juga :  Level I PPKM, Kabupaten Tanah Bumbu Laksanakan Halal bi Halal

Motto Bersujud menjadi roh Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu, kemudian ditambah lagi dengan Serambi Madinah, Tanah Bumbu Bersujud Menuju Serambi Madinah.

“Tanah Bumbu punya komitmen hari-hari ini menuju Serambi Madinah, kenapa Serambi Madinah, karena Madinah salah satu kota di dunia, luar biasa, kemajuan dalam konteks pendidikan, ekonomi, dan seterusnya, itu Madinah,” ucap Bupati Zairullah Azhar yang biasa disapa Abah.

Meski untuk mencapai seperti kota Madinah, tidak ada batas waktu untuk bisa mewujudkan tetapi hal itu telah ditetapkan dan menjadi idealisme.

“Kita ingin, mudah-mudahan cita-cita kita tercapai, entah kapan, tapi inilah idealisme kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Undangan Presiden, Zairullah Azhar Hadir di IKN

Ia pun menyampaikan rasa hormat dan syukurnya atas perjuangan para guru-guru memberikan pengajaran kepada anak-anak didik meski diakuinya belum mampu memberikan reward yang sesuai karena keterbatasan.

Tetapi ia menyakinkan bahwa selalu saja ada sesuatu yang tidak diduga-duga “min haisu la yahtasif” dan di luar daya nalar manusia.

Ia menyakini bahwa hidup tidak cukup dengan mengandalkan nalar saja tetapi juga harus menggunakan kekuatan hati.

Sehingga ia menyampaikan bahwa perjuangan dan ikhtiar yang selama ini dilakukan tidak akan sia-sia, meski guru telah mengajar puluhan tahun. (MAS)

Berita Terkait

Diskominfosp Tanbu Perkuat Keamanan Siber
Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial
Tingkatkan Informasi Berkualitas, Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID
BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana
Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah
DKPP Tanah Bumbu Kreasikan Menu Pangan Lokal
BPBD Tanah Bumbu Gencar Edukasi Sadar Bencana
Kadisdik Tanbu Rapat Bersama Komisi I DPRD Bahas Solusi Sekolah Kekurangan Murid

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:11 WITA

Diskominfosp Tanbu Perkuat Keamanan Siber

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:02 WITA

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:21 WITA

BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:58 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:42 WITA

DKPP Tanah Bumbu Kreasikan Menu Pangan Lokal

Berita Terbaru

Khazanah

Era Disrupsi, Kepemimpinan Spiritual Jadi Solusi

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:43 WITA

Nasional

Presiden RI Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:02 WITA

Tanah Bumbu

Diskominfosp Tanbu Perkuat Keamanan Siber

Kamis, 30 Jul 2026 - 08:11 WITA

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:02 WITA