Sutarji, Sang Juara, Lomba Lukis Mural Serambi Madinah

- Editor

Sabtu, 26 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Sutarji, asal Tapin, berhasil meraih Juara 1 lomba melukis mural, acara diselenggarakan Dinas Perkimtan Tanah Bumbu di Kawasan Pantai Pagatan. Sabtu (26/3/2022).

Sesuai tema ‘Seribu Warna, Seribu Keindahan, Menuju Serambi Madinah,’ Sutarji menterjemahkan bahwa yang dimaksud tema tersebut adalah aktifitas orang Tanah Bumbu diantaranya petani sawah dan pelaut.

“Dengan nuansa alam di sini, saya tampilkan alamnya. kemudian orang di sini, saya sangat tertarik dengan daerah pertanian di sini luar biasa.’ tutur Sutarji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inspirasi ia dapatkan juga dari perjalanan Tapin menuju lokasi lomba melukis mural, Pantai Pagatan, menyaksikan lahan persawahan membentang luas.

“Saya melihat itu tidak ada di tempat lain, luar biasa, pertaniannya masih bagus, dan ini memberikan pesan kepada generasi muda agar mau mempertahankan pertanian dan perikanan, tinggal bagaimana cara mempertahankan alamnya.” lanjutnya.

Baca Juga :  Libatkan Ormas, BPBD Tanbu Latih Puluhan Relawan Mitigasi Bencana

Lukisan muralnya juga menampakkan tempat ibadah seperti masjid dan tempat ibadah agama lain.

Alasannya adalah agama-agama yang ada di Tanah Bumbu keragaman dan tetap memegang nilai-nilai agama.

Pada bagian sudut kiri atas lukisan mural ciptaan Sutarji, terdapat kalimat ‘setiap saat semesta alam berbisik padamu, maka dengarkanlah.’

Menurut Sutarji, alam ini selalu berbicara memberikan pelajaran kepada manusia. secara umum alam mengirimkan pesan bahwa alam ini perlu menjaga keseimbangan.

“Tuhan telah memberikan alam yang luar biasa indahnya, mari sama-sama menjaganya. Itu juga untuk generasi sekian ribu tahun yang akan datang.” Pesannya.

Adapun warna cerah pada pohon di sebelah kanan, menurutnya, itu menunjukkan ciri khas identitas dirinya.

“Itu hanya action saja, karna dalam menggambar itu harus membedakan antara warna sedang, warna yang memang harus diterangkan, atau titik interesting.” Jelas Sutarji.

Baca Juga :  Kotabaru Gelar Meranti Putih Performance Art Fest

Sutarji adalah pemilik Sanggar Pusaka Hijau di Tapin, Sanggar ini merupakan komunitas pelukis yang ia bina bagi anak-anak sekolah.

Adapun konsep lukisan yang mendapat nilai tertinggi dari dewan juri, ia dapatkan secara utuh setelah mendapat arahan technical meeting bersama panitia, sambil memperhatikan lingkungan sekitar, dan berhasil menyelesaikan gambar sesuai jadwal pukul 80.00-17.00 wita sore tadi. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur
Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien
Pemkab Tanah Bumbu dan OJK Bangun Karakter Siswa melalui Program ‘Kejar’
Tanah Bumbu Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Produk Hukum Daerah
Asisten I Tanbu: Keberhasilan Daerah melalui Pembangunan SDA dan SDM
Perpisahan, Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB
Fraksi PDIP Ajukan 8 Pertanyaan Terhadap LPJ APBD 2025
MenPanRB Resmikan Mall Pelayanan Publik Tanah Bumbu

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:12 WITA

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:57 WITA

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WITA

Pemkab Tanah Bumbu dan OJK Bangun Karakter Siswa melalui Program ‘Kejar’

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:17 WITA

Tanah Bumbu Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Produk Hukum Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:09 WITA

Asisten I Tanbu: Keberhasilan Daerah melalui Pembangunan SDA dan SDM

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:12 WITA

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:57 WITA