Panen Ikan Nila dari Kolam Sistem Bioflok

Avatar photo

- Editor

Selasa, 21 Desember 2021 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu berhasil memberikan contoh budidaya ikan nila menggunakan sistem kolam bioflok. Panen perdana ikan nila disaksikan Hj. Wahyu Windarti Zairullah Azhar.

Budidaya ikan melalui kolam terpal bioflok, menjadi catatan baru bagi Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, hanya membutuhkan waktu 75 hari, ikan nila bisa panen dengan bobot ikan layak jual.

Istilah Bioflok mengandung arti gumpalan-gumpalan organik dari mikrooganisme air seperti bakteri, algae, fungi, protozoa, metazoa, rotifera, nematoda, gastrotricha, serta organisme lainnya yang berinteraksi dan melayang-layang di dalam air.

Sistem ini memanfaatkan mikroorganisme untuk mengubah limbah dan zat-zat anorganik menjadi organik, dan mengubah zat-zat beracun menjadi protein yang baik bagi kesehatan ikan.

Baca Juga :  Hari Gizi Nasional, Tantangan Stunting dan Obesitas

Kelebihan sistem bioflok dapat menghasilkan keuntungan panen 10 kali lipat dari sistem kolam biasa.

Kelebihan yang dimiliki sistem bioflok diantaranya, penghematan pakan, mikroorganisme yang tumbuh dalam kolam memiliki nutrisi yang tinggi untuk pakan, kemudian limbah ikan menjadi makanan alami berprotein tinggi.

Selanjutnya adalah menghemat air, sistem bioflok ini membuat air kolam tidak harus sering diganti karna sistem bioflok dapat mengubah zat beracun seperti amonia menjadi bahan pakan bernutrisi tinggi bagi ikan.

Pada kolam bioflok dengan luas yang kecil pun mampu menampung jumlah yang banyak. Meski kepadatan yang tinggi dan berdesakan di dalam kolam, ikan tidak akan mengalami setres atau memangsa ikan lain karena faktor ketersediaan makanan yang cukup di dalam kolam.

Baca Juga :  Pemrov Kalsel Operasi Pasar Murah di Banjarmasin, Tabalong, Kotabaru

Memiliki lahan kecil bukan menjadi kelemahan bagi sistem bioflok tapi justru menjadi keunggulan. Cukup menggunakan wadah yang terbuat dari terpal, plstik, atau drum, sudah dapat memulai budidaya ikan.

Kelebihan lainnya adalah air kolam tidak bau dan ketersediaan makanan yang melimpah, sehingga membuat pertumbuhan ikan secara seragam dan lebih cepat, kualitas produksi budidaya ikan semakin menguntungkan.

Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu Yulian Herawati menilai panen ikan menggunakan sistem bioflok lebih cepat, kurang lebih dua bulan setengah saja ikan sudah bisa dipanen. Senin, (20/12/2021).

Yulian mengakui bahwa kolam ikan dengan sistem bioflok sudah banyak dikembangkan masyarakat karna banyak memiliki keunggulan dibandingkan kolam biasa.

Baca Juga :  Rusli: Selamat Hari Bhayangkara ke-77

Terkait dengan penyebaran bibit unggul ikan yang dapat diakses masyarakat Tanah Bumbu, Yulian mengatakan bahwa tahun depan Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Perikanan Tanah Bumbu baru memulai menyiapkan bibit unggul sendiri sementara bibit yang digunakan saat ini masih mengandalkan dari luar Tanah Bumbu.

Panen ikan nila perdana ini bertempat di halaman belakang Kantor Dinas Perikanan, dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Tanah Bumbu, Hj Wahyu Windarti Zairulah Azhar, Asisten lII Administrasi Umum Andi Aminuddin, Staf Khusus Bupati dan beberapa Kepala SKPD. (MAS)

Berita Terkait

PT BIB Kerjasama dengan BLK Tanbu Gelar Pelatihan Menjahit
Tanah Bumbu Segera Bangun Pelayanan Publik Generasi Ketiga
Antisipasi Kasus Demam Berdarah Melonjak, Bupati Tanbu Himbau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
Zairullah Azhar Bantu Kursi Roda Warga Disabilitas
Satpol PP Kerjasama Pelatihan dengan Jhonlin Rescue
Turnamen Bupati Cup 2024 Sediakan Uang Pembinaan Rp 100 Juta
DP3AP2KB: Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Bagi Anak
Kuncinya Pemberdayaan, Banyak Kasus KDRT Dipicu Faktor Ekonomi
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:14 WIB

Tantangan Tahun 2025: Bappelitbang Harap SKPD Siapkan Strategi Hadapi Masalah

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:13 WIB

Cegah Banjir Berulang, Dinas PUPR Normalisasi Saluran Drainase

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:35 WIB

Ketua DPRD Tanbu Sampaikan Terima Kasih Partisipasi Masyarakat Ikuti Pemilu 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:43 WIB

DPRD Tanah Bumbu Sahkan 14 Perda Sepanjang Tahun 2023

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:41 WIB

Tantangan Pembangunan Tanah Bumbu 2025: Pendidikan, Lapangan Kerja, Kemiskinan

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:46 WIB

Hasil Diskusi Publik Tentukan Arah Kebijakan Pembangunan Tanah Bumbu

Jumat, 16 Februari 2024 - 13:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Tinjau titik Lokasi Banjir

Rabu, 14 Februari 2024 - 06:08 WIB

Guru SMA Mengeluh, Anggota DPRD Siap Fasilitasi konsultasi ke Dinas Pendidikan Provinsi

Berita Terbaru

Lensa Kamera

Prabowo-Gibran Unggul Karena Migrasi dari Pemilih Jokowi

Senin, 26 Feb 2024 - 22:06 WIB

Lensa Kamera

Oknum Petugas Jaga Aniaya Tahanan Polda Kalsel

Senin, 26 Feb 2024 - 21:56 WIB

Nasional

Dua Caleg PAN Dapil Kalsel 2 Melenggang ke Senayan

Senin, 26 Feb 2024 - 14:19 WIB

Foto Desain: Kaltimpost

Lensa Kamera

Ini Jumlah Suara Tertinggi Caleg DPR dan DPD RI Dapil Kaltim

Minggu, 25 Feb 2024 - 18:22 WIB