Mengikuti Kunjungan Bupati Zairullah ke Desa Mekar Jaya

2
280

Oleh: M. Akram Sadli

TANAH BUMBU – Hari Jum’at, 6 Agustus 2021, Alhamdulillah saya dikasih kesempatan mengikuti kegiatan Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar bersama teman-teman Staf Khusus Bupati, Staf Ahli, Asisten, dan Kepala SKPD.

Saya dan beberapa teman staf khusus Bupati Tanah Bumbu diantaranya: H. Mamang, H. Bahriansyah, H. Abdul Rasyid, Ali, mengikuti Bupati Zairullah turun ke Desa. Kali ini desa yang dikunjungi adalah Desa Mekar Jaya Kecamatan Angsana.

Setelah sholat Jum’at di Masjid Agung Nurussalam Kelurahan Gunung Tinggi, saya kembali ke Kantor Bupati. Baru 5 detik tiba di halaman Kantor Bupati. Terlihat Ajudan Bupati berlarian keluar ruangan menuju mobil yang akan ditumpangi Bupati Zairullah. Ini tanda bahwa Bupati akan segera menuju ke suatu tempat. Kali ini desa yang dikunjungi adalah Desa Mekar Jaya.

Desa ini dikelilingi perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi Batubara, salah satunya PT BIB. Informasi yang terhimpun, banyak kasus positif Covid-19 ditemukan dari karyawan perusahaan, bahkan ada petinggi perusahaan meninggal karna terkonfirmasi Covid-19.

Sejak kejadian itu perusahaan tersebut (sengaja tidak disebutkan nama perusahaan) memperketat protokol kesehatan Covid-19 kepada semua karyawan.

Apapun upaya protokol kesehatan yang telah dilakukan dari perusahan tersebut tetapi fakta di lapangan masih banyak karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga Bupati Zairullah Azhar tidak lagi mengizinkan ada karyawan atau warga melakukan isolasi mandiri.

Isolasi mandiri dianggap dapat menyebabkan penularan terhadap orang-orang terdekat. Sehingga solusinya adalah karantina khusus yang disediakan oleh perusahaan atau desa ataupun kabupaten.

Intinya adalah mengajak semua lapisan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan karna bila jumlah kasus terus naik maka akan berdampak pada semua sektor usaha, perusahaan harus dibatasi bahkan harus ditutup. Jika ini yang terjadi maka degradasi ekonomi harus kita terima dan perang terhadap Covid akan semakin panjang.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Apresiasi Langkah Bupati Keliling Desa Menyerap Program Prioritas

“Ketika kita melihat realita bahwa kasus terbanyak adalah ada di perusahaan, maka mungkin saja apa yang dianalisa oleh para pakar, bahwa kita ini harus hati-hati betul dan melakukan prevensi maksimal.” Kata Zairullah.

Menurut Zairullah isolasi mandiri tidak efektif, justru itu nanti akan menulari keluarga terdekat seperti istri, anak, tetangga. Maka isolasi khusus di setiap desa itu wajib ada. Tidak lupa Zairullah mengingatkan kepada semua warga agar melakukan sholat dhuha, baca qur’an, yasin untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Setelah acara di Desa Mekar Jaya, Zairullah bersama tim termasuk saya, singgah menikmati hidangan air kelapa muda di Siring Pagatan. Sejenak menikmati air kelapa muda sambil memandang ke arah pantai merasakan hembusan udara sepoi-sepoi pantai Siring Pagatan.

Sisi lain yang menarik bagi saya adalah sholat 5 waktu yang tidak pernah ditinggalkan oleh Bupati Zairullah. Bupati tetap sholat 5 waktu meski kegiatan panjang setiap harinya.

Hari ini saya hanya mengikuti satu desa. Beda saat pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Kuranji. Saya mengikuti Bupati melantik anggota BPD di 6 titik desa yang berbeda (13/7/2021). Terasa sekali tenaga yang harus disiapkan untuk mengikuti kegiatan Bupati. untung saya selalu teringat konsep Serambi Madinah, salah satu kaidahnya adalah meniatkan segala aktifitas karna Allah sehingga kegiatan berat pun bisa terasa ringan.

Setelah sholat magrib, Bupati Zairullah masih punya waktu melihat dan mengontrol perkembangan pembangunan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Gunung Tinggi yang berdekatan dengan Masjid Agung Nurussalam. Rumah sakit darurat ini berkapasitas 105 tempat tidur lengkap. Bagian lantai atas, dokter dan paramedis dapat mengontrol pasien secara langsung melalui dinding kaca. Menurut penanggung jawab proyek ini, Rumah Sakit Darurat Covid-19 ini akan segera rampung dalam kurang waktu 7 hari lagi.

Baca Juga :  Lantik 26 Pejabat di Hari Jum'at, Sekda Tekankan Tiga Hal

Bagi saya dan teman-taman tim yang masih muda-muda, melihat langsung kegiatan Bupati Zairullah yang sangat padat bahkan seringkali harus kerja mulai pukul 08:00 pagi di kantor sampai pukul 10:00 malam, merasa bersyukur melihat lebih dekat bentuk tanggung jawab Bupati Tanah Bumbu sehari-hari.

Tanah Bumbu yang memiliki luas 4.890 Km2 sedang berjuang menuju visi Tanah Bumbu yang maju, unggul, mandiri, religius, dan demokratis. Semuanya itu terangkum dalam bingkai Serambi Madinah. Sebutan Serambi Madinah adalah do’a bagi Kabupaten Tanah Bumbu. Semoga cita-cita terkabul.

 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here