Kemana Sulaiman Umar, Ipar Haji Isam, akan berlabuh?

0
2953

Oleh: Muhammad Akram Sadli

Pecahkan aja gelasnya biar ramai. Biar mengaduh sampai gaduh. Potongan puisi itu dibacakan Cinta di sebuah cafe dalam film Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Mundurnya Sulaiman Umar dari DPR RI dan melepaskan baju partai PDIP menjadi tanda tanya banyak orang, utamanya masyarakat Kalimantan Selatan. Apalagi Sulaiman adalah caleg peraih suara terbanyak dapil kalsel di 2019.

Bahkan media online tempo, media idola saya ini mengangkat berita Sulaiman Umar mundur dari DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) dengan judul “Sulaiman Umar, Ipar Haji Isam, Mundur dari Keanggotaan DPR dan PDIP” Selasa (10/8/2021). Menarik sekali judulnya. Kesempatan bagi tempo mengeksplor nama Haji Isam dengan peristiwa mundurnya Sulaiman dari DPR RI dan Keluar dari Partai PDIP punya Megawati Soekarno Putri.

Media online tempo menceritakan Sulaiman Umar mengundurkan diri dari anggota DPR RI yang terpilih pada pemilihan legislatif pada tahun 2019. Jumlah suara sah yang diperoleh Sulaiman sebanyak 109.208, pada urutan kedua ada suara Syafruddin H. Maming berjumlah 57.706. Baru kali ini ada satu partai berhasil meloloskan dua kadernya ke Senayan pada dapil kalsel.

Selain Sulaiman Umar dan Syafruddin dari Kabupaten Tanah Bumbu yang berhasil duduk di kursi DPR RI dari Partai PDIP, ada Zairullah Azhar juga berhasil duduk di kursi DPR RI dari Partai PKB. Namun Syafruddin H. Maming dan Zairullah Azhar mengundurkan diri dari kursi DPR RI dan keduanya maju bersaing menjadi calon Bupati Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2020.

Zairullah berhasil memenangkan pilkada Kabupaten Tanah Bumbu periode 2021-2024. Sementara Syafruddin harus puas dengan kemenangan Zairullah dan menyerahkan kursi DPR RI yang ditinggalkan kepada Aida Muslimah meski Aida sampai hari ini belum dilantik sebagai anggota DPR RI.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Apresiasi Langkah Bupati Keliling Desa Menyerap Program Prioritas

Sebenarnya apa sih yang menarik dari peristiwa mundurnya dr. Sulaiman. Kalau diceritakan akan menjadi panjang, tapi tidak apa-apa, cerita perspektifnya dipotong-potong saja kayak sinetron supaya lebih singkat. Hihihi.

Pada saat masa kampanye pilkada Kabupaten Tanah Bumbu, Sulaiman Umar memberikan dukungan secara pribadi kepada Zairullah-Rusli, ternyata dukungan itu mendapat reaksi dari kader PDIP. Sulaiman Umar bahkan pernah dipanggil untuk memberikan klarifikasi. Meski kursinya di DPR RI sempat digoyang tapi akhirnya masalah itu dianggap telah selesai pada saat itu.

Tapi pada tanggal 28 Juli 2021, Sulaiman Umar mengejutkan semua orang dengan melayangkan surat pengunduran diri sebagai anggota DPR RI dan keluar dari partai PDIP punya Megawati Soekarno Putri tersebut. Alasannya sederhana, Sulaiman ingin kembali menekuni usaha rumah sakit. Tapi apakah masyarakat puas dengan jawaban itu, tentu tidak. Terus ke partai apa tokoh muda itu akan berlabuh.

Pemberitaan mundurnya Sulaiman juga terkesan sengaja tidak diekspos secara fulgar, karna saya melihat awalnya ada media lokal yang memberitakan kemudian sampai ke media nasional seperti tempo. Pemberitaan terkesan sengaja dibuat secara tidak terencana dan membuat media mencari-cari informasi.

Tanah Bumbu memang unik, Tanah Bumbu seolah-olah menjadi keramat, memunculkan banyak tokoh-tokoh muda. Sesuatu yang sulit bisa jadi mudah, yang tidak mungkin jadi mungkin, yang tidak terbayangkan menjadi kenyataan.

Dulu ada Wakil Bupati Tanah Bumbu tidak pernah ikut dalam pilkada tapi bisa jadi Wakil Bupati. Banyak orang tidak mengenalnya tapi Tuhan merencanakan sesuatu yang indah. Sehingga dia bisa menjadi Wakil Bupati Tanah Bumbu meski tidak banyak orang mengenalnya.

Terus, apakah betul-betul Sulaiman akan konsentrasi penuh mengurusi usaha rumah sakit seperti yang disampaikan oleh Mardani H. Maming pada tempo. Who knows? (siapa yang tahu).

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Apresiasi Langkah Bupati Keliling Desa Menyerap Program Prioritas

Intinya ada beberapa titik yang bisa diintai. Yaitu hasil pilgub Kalimantan Selatan dan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan atau tempat lain. Apakah Sulaiman akan jadi gubernur atau wakil gubernur?. Saya tidak bisa komentar lebih jauh. Kita nikmati aja alur cerita berikutnya, apakah teka-teki ini akan terjawab di tahun 2021 ataukah di tahun 2024, tapi tahun 2024 masih terlalu jauh.

Apa yang saya tulis diatas hanyalah cerita biasa saja dan berusaha meraba-raba, ke mana Sulaiman Umar akan berlabuh sebagai seorang politikus, yang jelas segala sesuatu sudah ada yang mengatur. Ayo duduk bersama sambil menikmati kopi dari alam Indonesia. Uuup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here