Ini Upaya Muluskan Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat

- Editor

Kamis, 13 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), menghadiri Workshop Pembentukan Perda tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat di Kabupaten Tanah Bumbu di Hotel Hill Mar Kecamatan Simpang Empat, Kamis (13/07/2023)

Kegiatan yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kalimantan Selatan ini dalam rangka pemberdayaan, pelestarian, dan pengembangan lembaga adat di wilayah Kalimantan Selatan termasuk di Tanah Bumbu.

Kepala Bakesbangpol Tanbu Nahrul Fajeri, S.Pd., MPd, menyampaikan Pemerintah Daerah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini merupakan upaya konkret bersama, dalam menjaga dan menghormati warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat setempat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Zairullah Azhar: Dua Kunci Sukses, Ilmu dan Akhlak

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sebelumnya telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2015 yang mengatur tentang pemberdayaan, pelestarian, dan pengembangan lembaga adat, serta Lembaga Adat itu sendiri.

Dalam penyusunan perda terkait lembaga adat nanti, Pemkab tetap mengacu pada Perda tersebut, khususnya dalam hal pengembangan dan pelestarian lembaga adat agar tetap sejalan dengan visi dan tujuan yang telah ditetapkan.

“Sebelum Perda ditetapkan, Pemkab sangat mengedepankan kajian yang mendalam, baik dari segi teknis maupun administrasi legal formal,” terangnya.

Dengan demikian, Perda yang dihasilkan dapat sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Andi Rudi Latif Konsisten Aksi Bersih-bersih

“Proses kajian ini merupakan tahapan penting yang memastikan kelancaran implementasi perda tersebut, serta menjaga keselarasan dengan regulasi yang berlaku di tingkat nasional,” tutupnya.

Dengan adanya Perda Nomor 8 tahun 2015 dan kajian yang cermat dalam penyusunan perda lembaga adat, diharapkan pemberdayaan dan pelestarian lembaga adat dapat berjalan dengan baik. (Arunika)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Agro Technopark Batulicin Makin Digemari Masyarakat
Satpol PP Tanbu Dirikan Posko Awasi Warung Remang-remang
Bupati Tanah Bumbu Buka Parenting 2026
Festival Antasari 2026, Tanah Bumbu Dukung Percepatan Transformasi Ekonomi Digital
Kecamatan Kusan Hilir Siap Sambut Pesta Pantai Mappanre ri Tasie 2026
Disbudparpora, Koni, Komisi II DPRD Tanbu Bahas Percepatan Pencairan Anggaran
DLH Tanah Bumbu Bahas Lahan Masyarakat Terdampak Pencemaran
Diresmikan Prabowo, Tanah Bumbu Masuk 166 Sekolah Rakyat di Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:03 WIB

Agro Technopark Batulicin Makin Digemari Masyarakat

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:32 WIB

Satpol PP Tanbu Dirikan Posko Awasi Warung Remang-remang

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:24 WIB

Bupati Tanah Bumbu Buka Parenting 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:20 WIB

Festival Antasari 2026, Tanah Bumbu Dukung Percepatan Transformasi Ekonomi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:20 WIB

Kecamatan Kusan Hilir Siap Sambut Pesta Pantai Mappanre ri Tasie 2026

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Agro Technopark Batulicin Makin Digemari Masyarakat

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:03 WIB

Tanah Bumbu

Satpol PP Tanbu Dirikan Posko Awasi Warung Remang-remang

Selasa, 27 Jan 2026 - 21:32 WIB

Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu Buka Parenting 2026

Selasa, 27 Jan 2026 - 21:24 WIB