Hindari Penerima Bantuan Salah Sasaran, Dinsos Tanbu Bimtek SIKS-NG dan SLRT

- Editor

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Penerima bantuan sosial sering kali tidak tepat sasaran, salah satu penyebabnya adalah data aplikasi sering mengalami kesalahan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu, Liana Hamita menyampaikan sejak tahun 1998 pengelolaan data penerima bantuan sudah dilakukan tetapi masalah yang dihadapi, data aplikasi rentan mengalami kesalahan.

Oleh karena itu, sebagai solusi atas permasalahan tersebut, Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kesejahteraan Sosial Kemensos membangun Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) sebagai sarana pengelolaan satu data terpadu nasional sebagai solusi pengentasan kemiskinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui bimtek ini pemerintah daerah diharapkan dapat mengelola data masing-masing secara online, transparan, murah, mudah, dan cepat, sehingga menjadikan bansos atau subsidi yang disalurkan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu,” ucapnya.

Baca Juga :  Isra Mi'raj di Ponpes Salafiyah al-Istiqomah, Bupati Tanbu: Perkuat Nilai Keagamaan

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Sosial (Dinsos) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dan pengelolaan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di hotel Galaxy Banjarmasin, Kamis (20/6/2024).

“Peserta bintek adalah Camat, Kepala Desa, dan Operator SIKS-NG se-Kabupaten Tanah Bumbu,” ucap Liana Hamita.

Namun saat ini, katanya, data penerima bantuan sosial semakin tepat sasaran dengan verifikasi dan validasi terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Ketepatan sasaran dalam pemberian manfaat program bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu fokus Kementerian Sosial. Dimana pemberian bansos berjumlah puluhan triliun rupiah harus mengacu pada data yang tepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Air Mata Ibu Tak Terbendung, Anak Basuh Kaki Ibunya

Pengelolaan data pada Pusdatin Kemensos merupakan aset penting pemerintah sebagai salah satu penentu sasaran pemberian bansos atau subsidi dan penentu keberhasilan program pengentasan kemiskinan. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Usai Dilatih, Dinsos Tanah Bumbu Berikan Modal Usaha
Bupati Andi Rudi Latif Ziarahi Makam Pahlawan di Matode
Sertijab Kalapas, Andi Rudi Latif Harap Pengabdian Membawa Berkah
Operasi Pekat Tanah Bumbu Jaring Pasangan Bukan Suami Istri
Asisten I Tanbu Hadiri Rapat Paripurna, Gusti Erwin Harap Perizinan Tidak Berbelit-belit
Hari Kebangkitan Nasional, Andi Rudi Latif: Energi Bersama Membangun Daerah
Layanan MPP Tanah Bumbu Dorong Peningkatkan Pendapatan Pedagang
Kloter 18 Calon Jamaah Haji Tanah Bumbu Berangkat ke Jeddah

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:24 WITA

Usai Dilatih, Dinsos Tanah Bumbu Berikan Modal Usaha

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:59 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Ziarahi Makam Pahlawan di Matode

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WITA

Sertijab Kalapas, Andi Rudi Latif Harap Pengabdian Membawa Berkah

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:31 WITA

Operasi Pekat Tanah Bumbu Jaring Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:48 WITA

Asisten I Tanbu Hadiri Rapat Paripurna, Gusti Erwin Harap Perizinan Tidak Berbelit-belit

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Usai Dilatih, Dinsos Tanah Bumbu Berikan Modal Usaha

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:24 WITA

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Ziarahi Makam Pahlawan di Matode

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:59 WITA

Tanah Bumbu

Sertijab Kalapas, Andi Rudi Latif Harap Pengabdian Membawa Berkah

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WITA

Tanah Bumbu

Operasi Pekat Tanah Bumbu Jaring Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:31 WITA