Dispersip Tanbu dan Pelita Buka Lapak Mewarnai

- Editor

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Komunitas Pejuang Literasi Tanah Bumbu (Pelita) bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) kembali menggelar kegiatan inspiratif yakni lapak baca dan aktivitas mewarnai gratis di Alun-Alun Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Minggu (12/1/2025).

Tidak hanya menyediakan buku bacaan untuk berbagai usia, lapak ini juga menawarkan aktivitas mewarnai dengan tema-tema edukatif seperti pahlawan, buah-buahan, dan hewan.

“Kami memilih lokasi di Alun-Alun Desa Bersujud, karena tempat ini ramai dikunjungi masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini dapat mendekatkan literasi, khususnya membaca kepada masyarakat. Dengan suasana santai tetapi tetap memberikan manfaat,” kata Ketua Pelita, Irma Ningsih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Irma Ningsih, konsep ini dirancang untuk menghidupkan kembali minat membaca dengan cara yang menarik dan menyenangkan.

Baca Juga :  Syamsisar: Pemda Rugi Milyaran, Masyarakat Dikecewakan

Selain membaca, pengunjung dapat menikmati makanan, musik, dan suasana terbuka yang ditawarkan Alun-Alun Bersujud.

Dukungan penuh datang dari Dispersip Tanah Bumbu, melalui koleksi buku-bukunya, Dispersip meminjamkan berbagai bahan bacaan untuk mendukung kegiatan literasi yang dilakukan Pelita.

“Kami selalu mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang dilakukan anak muda seperti Pelita. Mereka membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi di masyarakat dengan cara yang kreatif dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Yulia Ramadani.

Selain menjadi tempat rekreasi, Alun-Alun Bersujud kini juga menjadi ruang belajar alternatif bagi masyarakat.

Irma Ningsih menyebutkan, kolaborasi dengan UMKM setempat turut memperkaya pengalaman pengunjung. Mereka bisa membaca, berkreasi, sekaligus mendukung produk lokal.

Baca Juga :  Paman Birin Dorong Tingkatkan Inovasi Kualitas Hidup

Dengan kegiatan seperti ini, Pelita dan Dispersip berharap literasi di Kabupaten Tanah Bumbu terus tumbuh dan menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat. Lapak baca di ruang terbuka ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi yang lebih cerdas dan berwawasan.

“Literasi adalah kunci kemajuan. Dengan membaca, kita membuka pintu ke dunia yang lebih luas,” tutup Irma. (E)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu
Pelantikan Kadis Perikanan, Andi Rudi Ingin Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana
Pemkab Tanah Bumbu Distribusikan Bibit Penghijauan
Diskumdagri Laksanakan Pelatihan Usaha Mikro di Polewali Marajae
Andi Rudi Latif Lantik Anwar Sadat Kepala Dinas Perikanan
Hari Lingkungan Hidup, Sekda Tanbu Sampaikan Menjaga Alam Kewajiban Bersama
Lompatan Besar, Andi Rudi Latif Launching Aplikasi Si Tegar BerAKSI
Andi Rudi Latif Sambut Baik Ombudsman RI Sosialisasi Pengawasan di MPP Tanah Bumbu

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:25 WITA

Pelantikan Kadis Perikanan, Andi Rudi Ingin Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:06 WITA

Diskumdagri Laksanakan Pelatihan Usaha Mikro di Polewali Marajae

Senin, 8 Juni 2026 - 08:52 WITA

Andi Rudi Latif Lantik Anwar Sadat Kepala Dinas Perikanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:12 WITA

Hari Lingkungan Hidup, Sekda Tanbu Sampaikan Menjaga Alam Kewajiban Bersama

Berita Terbaru

Kotabaru

Usulan Kabupaten Tanah Kambatang Lima Masuk Meja Kemendagri

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:33 WITA

Kotabaru

Promosi Pangan Lokal, Pemkab Kotabaru Dorong Pola Makan Sehat

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:18 WITA

Tanah Bumbu

7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:35 WITA