BPBD Tanah Bumbu Siap Siaga Jelang Puncak Musim Hujan Desember-Januari

- Editor

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU Goodnews,co.id – Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu melakukan kesiapsiagaan jelang puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada pertengahan Desember hingga Januari 2026, kesiapsiagaan ini untuk mengantisipasi potensi banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu Sulhadi menyampaikan bahwa berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan terindikasi meningkat dan mencapai puncak dalam beberapa minggu ke depan.

“Yang kami khawatirkan itu (puncaknya) di pertengahan Desember dan Januari,” ujar Sulhadi, Senin (1/12/2025).

Mengantisipasi hal tersebut, BPBD akan menggelar apel kesiapsiagaan personel dan peralatan pada Kamis (5/12) mendatang.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, Barito Timur Kunjungi Tanah Bumbu

Pemantauan curah hujan biasanya dilakukan melalui sistem peringatan dini (early warning system/EWS) yang terpasang di tiga Daerah Aliran Sungai (DAS) yaitu Batulicin, Kusan, dan Satui.

Sulhadi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memantau peningkatan curah hujan, termasuk kemungkinan penetapan status siaga darurat jika risiko banjir mengalami peningkatan.

Jika dipantau dari hasil pemetaan BPBD, Sulhadi menyampaikan bahwa hampir seluruh desa di tiga DAS tersebut memang berpotensi terdampak banjir jika intensitas hujan tinggi terjadi di bagian hulu.

Di DAS Batulicin, wilayah rawan meliputi Desa Sela Selilau dan Karang Bintang (Kecamatan Karang Bintang), serta Desa Maju Makmur dan Maju Bersama (Kecamatan Batulicin).

Baca Juga :  Tantangan Mengikuti Lomba, Server JIKN dan SIKN Down

Di DAS Kusan, desa berpotensi banjir berada di Kecamatan Teluk Kepayang (Mangkalapi, Tibarau Panjang, Tapus), Kusan Hulu (Lasung, Anjir Baru, Rukam, Pacakan, Bakarangan), dan Kusan Tengah (Salimuran, Serdangan, Saring Sungai Binjai, Karya Bakti, Satiung).

Sementara di DAS Satui, wilayah rawan berada di Desa Jombang, Sinar Bulan, Sungai Danau, Satui Timur, dan Satui Barat (Kecamatan Satui).

Anak Sungai Satui, yakni Sungai Nibung di Kecamatan Angsana, juga berdampak pada Desa Karang Indah dan Angsana. (dir)

Berita Terkait

Kadisdik Tanbu Rapat Bersama Komisi I DPRD Bahas Solusi Sekolah Kekurangan Murid
Pemkab Tanah Bumbu Ajukan Objek dan Retribusi Baru ke DPRD
BPKP Kalsel Evaluasi SPAM PT Air Minum Bersujud
Pemenang Aksi Sahur Bupati Tanah Bumbu Berangkat Umrah
Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Pembangunan Pabrik Amunisi di Tanah Bumbu
Berbenah, Disnakertrans Tanbu Evaluasi Pelayanan Publik
PT Air Minum Bersujud Tanah Bumbu Beraksi Jum’at Bersih
Kini Tanah Bumbu satukan Layanan Publik Terintegrasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:44 WITA

Kadisdik Tanbu Rapat Bersama Komisi I DPRD Bahas Solusi Sekolah Kekurangan Murid

Senin, 20 Juli 2026 - 18:22 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Ajukan Objek dan Retribusi Baru ke DPRD

Senin, 20 Juli 2026 - 13:10 WITA

BPKP Kalsel Evaluasi SPAM PT Air Minum Bersujud

Senin, 20 Juli 2026 - 12:37 WITA

Pemenang Aksi Sahur Bupati Tanah Bumbu Berangkat Umrah

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Pembangunan Pabrik Amunisi di Tanah Bumbu

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Ajukan Objek dan Retribusi Baru ke DPRD

Senin, 20 Jul 2026 - 18:22 WITA

Tanah Bumbu

BPKP Kalsel Evaluasi SPAM PT Air Minum Bersujud

Senin, 20 Jul 2026 - 13:10 WITA

Tanah Bumbu

Pemenang Aksi Sahur Bupati Tanah Bumbu Berangkat Umrah

Senin, 20 Jul 2026 - 12:37 WITA