TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghimbau kepada masyarakat Tanbu agar selalu waspada terhadap bencana potensi banjir yang oleh curah hujan saat ini.
“Pantau informasi cuaca, hindari daerah rawan, dan selalu siaga saat curah hujan tinggi,” ujar Kepala pelaksana BPBD Tanbu, Sulhadi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga telah mengeluarkan peringatan dini kepada wilayah Kalimantan Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob (air pasang laut) dan cuaca ekstrem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut BMKG, wilayah Tanbu diprediksi menjadi salah satu lokasi yang terdampak signifikan, bersamaan dengan Kabupaten Kotabaru.
• Puncak Pasang Maksimum: air pasang laut maksimum di perairan Tanbu diperkirakan terjadi pada periode 3-10 Desember dan 18-26 Desember.
• Ketinggian Air: Ketinggian air laut diprediksi mencapai 2,5 hingga 3 meter, terutama pada sore dan malam hari.
• Cuaca Ekstrem: Dalam tiga hari ke depan, wilayah Tanbu juga berpotensi diguyur hujan deras disertai petir dan angin kencang.
Potensi bencana ini harus diwaspadai mengingat sebelumnya telah terjadi banjir rob yang sempat menggenangi sejumlah permukiman di Kecamatan Simpang Empat dan Batulicin, terutama kawasan berdekatan dengan muara sungai, pada Sabtu (6/12/2025) malam.
Hujan deras menyertai pasang air laut tersebut menyebabkan puluhan rumah tergenang air setinggi 30 hingga 40 sentimeter di kawasan Pasar Lama, Kelurahan Batulicin dan Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat.
Selain permukiman, Jalan Raya Batulicin yang dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kusan juga ikut tergenang, menyebabkan arus lalu lintas melambat.
Masyarakat diimbau untuk waspada terutama saat hujan ekstrem terjadi pada sore hingga malam hari, yang bertepatan dengan waktu pasang maksimum air laut. (Iq)











