Bangga, Bumdes Meranti Jaya Tanah Bumbu Jadi Terbaik Sekalsel 2026

- Editor

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Meranti Jaya, Desa Batu Meranti, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, berhasil meraih predikat sebagai BUMDesa terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.

Keberhasilan tersebut diumumkan dalam kegiatan Pemberian Penghargaan BUMDesa Terbaik Tahun 2026 Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Selasa (11/8/2026).

BUMDesa Meranti Jaya ditetapkan sebagai juara pertama setelah melalui rangkaian penilaian yang mencakup aspek administrasi, kelembagaan, tata kelola usaha, keuangan, inovasi, hingga kontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat desa.

Sementara itu, posisi juara kedua diraih BUMDes Sumber Mas, Desa Masingai I, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong. Sedangkan juara ketiga diraih BUMDesa Bauntung Batua, Desa Tambak Sari Panji, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Penghargaan dan hadiah kepada para juara diserahkan Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Iwan Ristianto didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Desa Muhammad Agus Fariady.

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Iwan Ristianto mengatakan, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Kalsel kepada BUMDesa yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan kelembagaan maupun pengembangan usaha.

“Pada hari ini kita sudah menetapkan tiga juara BUMDesa dari kabupaten yang mengusulkan. Ini merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi kepada BUMDesa yang telah bekerja keras meningkatkan perekonomian di desanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Upaya Muluskan Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat

Menurutnya, BUMDesa memiliki peran strategis karena merupakan salah satu instrumen yang dimiliki desa untuk mengembangkan potensi ekonomi sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai, keberhasilan BUMDesa tidak hanya ditentukan dari sisi usaha, tetapi juga dari tata kelola administrasi, inovasi, serta sinergi yang dibangun bersama pemerintah desa, pemerintah kabupaten, perguruan tinggi, dan masyarakat.

“Harapan kami, penghargaan ini menjadi dorongan dan motivasi bagi BUMDesa yang lain untuk terus bekerja sama dengan pemerintah kabupaten, pemerintah desa dan masyarakat setempat, sehingga hasil pengelolaannya dapat semakin meningkatkan PADes dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Desa Dinas PMD Kalsel Muhammad Agus Fariady menjelaskan, penilaian BUMDesa terbaik dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi terhadap BUMDesa yang menunjukkan kinerja terbaik sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan BUMDesa di seluruh kabupaten di Kalsel.

“Tujuan kegiatan ini untuk mengukur tingkat kinerja dan tata kelola BUMDesa, mendorong inovasi dalam pengembangan unit usaha, serta memberikan motivasi kepada seluruh BUMDesa agar terus meningkatkan kualitas kelembagaan dan pengelolaan usahanya,” jelasnya.

Selain itu, penilaian juga diarahkan untuk mendorong terwujudnya BUMDesa yang profesional, mandiri, dan berdaya saing sehingga mampu menjadi penggerak perekonomian desa.

Dalam pelaksanaannya, peserta penilaian merupakan BUMDesa terbaik yang diusulkan oleh kabupaten di Provinsi Kalsel. Penilaian dilakukan melalui dua tahapan, yakni penilaian administrasi dan penilaian lapangan.

Baca Juga :  Kisah Malaikat Maut Mencabut Nyawa Rasulullah di Majelis Lailatul Jum’at

Pada tahap administrasi, tim melakukan evaluasi terhadap aspek kelembagaan, legalitas, tata kelola organisasi, administrasi usaha, administrasi keuangan, serta kelengkapan dokumen pendukung lainnya sesuai instrumen penilaian yang telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil penilaian administrasi, ditetapkan lima kabupaten terbaik yang berhak mengikuti penilaian lapangan, yakni Kabupaten Tanah Bumbu, Tabalong, Hulu Sungai Utara, Banjar, dan Kotabaru.

Sebelumnya, Tim penilai melakukan verifikasi secara langsung terhadap kondisi riil BUMDesa, mulai dari pengelolaan kelembagaan, operasional unit usaha, tata kelola keuangan, inovasi usaha, hingga kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Tim penilai juga melakukan wawancara dengan pengurus BUMDesa, pemerintah desa, serta pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh aspek yang dinilai sesuai dengan kondisi di lapangan.

Seluruh rangkaian penilaian dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip objektif, independen, transparan, profesional, dan akuntabel. Setiap anggota tim menggunakan instrumen penilaian yang sama sehingga hasil yang diperoleh diharapkan mampu menggambarkan kinerja BUMDesa secara objektif.

Melalui penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Kalsel berharap keberhasilan BUMDesa terbaik dapat menjadi contoh dan pembelajaran bagi BUMDesa lainnya. Dengan tata kelola yang semakin baik, inovasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas pihak, BUMDesa diharapkan semakin kuat dalam mengembangkan potensi desa dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan PADes serta kesejahteraan masyarakat. (dir)

Berita Terkait

DWP Tanah Bumbu Bahas Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Peringatan Maulid
Tangani Karhutla, Tanah Bumbu Terima Bantuan Peralatan BNPB Senilai Rp1,23 Miliar 
Tim Mabes TNI Audiensi dengan Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Gulbencal
Pemkab Tanah Bumbu Dorong Tenaga Kerja Lokal Miliki Daya Saing
Pemkab Tanah Bumbu Kenalkan Pinjamam Tanpa Bunga
Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Penanaman 1.000 Pohon Mangrove
Bupati Andi Rudi Latif Dorong BLUD Berinovasi Tingkatkan Pelayanan Publik
Hadiah Rp 30 Juta, Pelajar Berlomba Desain Motif Tenun

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:51 WITA

DWP Tanah Bumbu Bahas Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Peringatan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Tangani Karhutla, Tanah Bumbu Terima Bantuan Peralatan BNPB Senilai Rp1,23 Miliar 

Kamis, 10 September 2026 - 16:44 WITA

Tim Mabes TNI Audiensi dengan Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Gulbencal

Kamis, 10 September 2026 - 16:35 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Dorong Tenaga Kerja Lokal Miliki Daya Saing

Kamis, 10 September 2026 - 16:30 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Kenalkan Pinjamam Tanpa Bunga

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Dorong Tenaga Kerja Lokal Miliki Daya Saing

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:35 WITA

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Kenalkan Pinjamam Tanpa Bunga

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:30 WITA