10 Anak Punk Dipulangkan, 2 diantaranya Perempuan

- Editor

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), memulangkan 10 anak ‘punk’ atau anak jalanan ke rumahnya masing-masing, Rabu (8/5/2024).

Upaya memulangkan 10 anak punk tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap nasib anak jalanan tersebut.

Sebelumnya mereka telah diamankan Satpol PP dan Damkar Tanbu jalur antara Pagatan-Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak-anak yang diamankan tepat di depan Hotel Ebony Batulicin ini berjumlah 10 orang , 2 diantaranya anak perempuan.

Keberadaan anak punk ini dianggap mengganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat.

Setelah melalui proses pendataan dan pemeriksaan identitas, Dinsos mengambil alih mereka untuk proses pembinaan.

Baca Juga :  Sekda Tanbu Tinjau Lokasi Banjir di Desa Sebamban Lama

Sesuai SOP, anak punk tersebut ditempatkan di rumah singgah As-Syifa milik Dinsos selama 1 sampai 3 hari.

Kepala Dinas Sosial Tanbu, Lia Hamita melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Maulidah mengakui ada beberapa kendala untuk pemulangan mereka.

Sebab beberapa dari mereka diketahui di bawah umur dan tidak memiliki identitas.

“Dinsos kemudian berusaha menelusuri keluarga mereka,” kata Maulidah, Kamis (9/5/2024).

Akhirnya, setelah didata dan tahu alamat tujuan, Dinsos memulangkan mereka ke daerah asalnya masing-masing menggunakan travel.

Maulidah mengatakan Dinsos mempunyai cara agar bisa memastikan mereka sampai ke tujuan.

“Saat mereka tiba di tujuan, petugas akan meminta foto dengan sopir travel,” jelas Maulidah, dilansir dari Genpi Kalsel.

Baca Juga :  Tanah Bumbu Siap Siaga Darurat Karhutla

Maulidah menyampaikan, anak-anak punk ini bwrasal dari berbagai wilayah seperti Handil Bakti, Tenggarong, Kandangan, Banjarmasin, Balangan, Tabalong, Palangkaraya, dan Pelaihari. Usia mereka dari 15 sampai 20 tahun. (E)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Disbudparpora, Koni, Komisi II DPRD Tanbu Bahas Percepatan Pencairan Anggaran
DLH Tanah Bumbu Bahas Lahan Masyarakat Terdampak Pencemaran
Diresmikan Prabowo, Tanah Bumbu Masuk 166 Sekolah Rakyat di Indonesia
Andi Rudi Latif Anugerahkan AKSI TIA 2025 bagi Para Inovator
Pensiun, Sekolah di Tanah Bumbu Tak Dapat Tambahan Guru
Tak Ada Korban Jiwa, Damkar Satui Berhasil Padamkan Api
Menhan Resmikan Pabrik Bahan Prekursor Baterai PT ABEB di Batulicin
Isra Mi’raj di Ponpes Salafiyah al-Istiqomah, Bupati Tanbu: Perkuat Nilai Keagamaan

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 21:36 WIB

Disbudparpora, Koni, Komisi II DPRD Tanbu Bahas Percepatan Pencairan Anggaran

Senin, 26 Januari 2026 - 21:07 WIB

DLH Tanah Bumbu Bahas Lahan Masyarakat Terdampak Pencemaran

Senin, 26 Januari 2026 - 11:43 WIB

Diresmikan Prabowo, Tanah Bumbu Masuk 166 Sekolah Rakyat di Indonesia

Senin, 26 Januari 2026 - 11:33 WIB

Andi Rudi Latif Anugerahkan AKSI TIA 2025 bagi Para Inovator

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:21 WIB

Pensiun, Sekolah di Tanah Bumbu Tak Dapat Tambahan Guru

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

DLH Tanah Bumbu Bahas Lahan Masyarakat Terdampak Pencemaran

Senin, 26 Jan 2026 - 21:07 WIB

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Anugerahkan AKSI TIA 2025 bagi Para Inovator

Senin, 26 Jan 2026 - 11:33 WIB