Tim TPID Kotabaru: Inflasi Terendah di Kalsel Tahun 2024

- Editor

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kotabaru berhasil menurunkan inflasi di tahun 2024.

Hal tersebut Dikatakan Kepala Diskoperindag Kotabaru, Hardhani, melalui Kabid Stabilisasi dan Sarana Distribusi, Ari Mardani.

“Kita (Kotabaru) inflasi terendah di tahun 2024 baik bulan dan tahun untuk se-Provinsi Kalsel,” kata Ari di ruang kerjanya, Rabu (12/2/2025).

Artinya, Kabupaten Kotabaru berhasil dalam mengendalikan inflasi, bahkan tidak hanya se-Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), namun se-Indonesia.

Awalnya Kotabaru menduduki peringkat ke 1 untuk inflasi tertinggi.

Ari Mardani mengatakan, secara bulanan, Kabupaten Kotabaru urutan 145 dari 150 kabupaten kota inflasi.

Baca Juga :  Kotabaru Perkuat Budaya Tanggap Bencana Hadapi El Nino

Secara tahunan, Kabupaten Kotabaru urutan 148 dari 150 kabupaten kota inflasi.

Langkah jangka pendek yang dilakukan yaitu melakukan pencatatan harga bahan pokok penting setiap hari, monitoring ketersediaan bahan pokok penting, produsen distributor dan agen agar tetap menjaga ketersediaan kebutuhan pokok secara berkelanjutan dengan harga yang wajar.

Langkah jangka pendek lainnya yaitu TPID Kotabaru maupun provinsi bersama Satgas Pangan melakukan kunjungan atau sidak ke pasar-pasar tradisional dan moderen, gudang pengecer dan sentra distribusi untuk memastikan kewajaran harga dan menghindari tindakan yang dapat memicu kenaikan harga.

Selain itu, untuk menjaga stabilitas harga, TPID Kotabaru melakukan operasi pasar, mengaktifkan program ketahanan pangan melalui program pemanfaatan perkarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gerakan menanam.

Baca Juga :  Komitmen Kelola Kearsipan, Dispersip Kotabaru Canangkan GNSTA

Langkah yang terakhir, stimulus ekonomi berupa bansos untuk masyarakat, dari APBN dan APBD.

Sedangkan langkah jangka panjang yang dilakukan yakni menjalin kerja sama antar daerah yang diwujudkan melalui kerja sama antar daerah melalui transportasi tol laut.

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru dan Provinsi melanjutkan pembangunan jembatan penghubung Kotabaru-Batulicin juga sangat perlu menjadi perhatian Pemerintah Pusat. Demi kelancaran distribusi kebutuhan bahan pokok penting dan kebutuhan lainnya. (E)

Berita Terkait

Sekolah Rakyat dan Rumah Sakit di Tanjung Lalak Jadi Prioritas Pembangunan 2027
Seni Bertutur Hebat, Reva Ramadhani Juara Lomba Bercerita Tahun 2026
Bupati Kotabaru Lantik 41 Kepala Desa: Imbau Rangkul Semua Lapisan Masyarakat
Kepala BKN RI Apresiasi Kinerja ASN Kotabaru: Tak Ada Isu Negatif Kepegawaian
Diskominfo Kotabaru Rencanakan Aturan Baru Kerja sama Pemberitaan dan Publikasi
Bupati Kotabaru Jalin Kerja Sama Telkom Transformasi Digital
Mohon Hujan, Pemkab Kotabaru Bersama Kemenag Gelar Salat Istisqa
Bunda PAUD Kalsel Kolaborasi Gelar Advokasi Dorong Anak Aktif

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:45 WITA

Sekolah Rakyat dan Rumah Sakit di Tanjung Lalak Jadi Prioritas Pembangunan 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:17 WITA

Seni Bertutur Hebat, Reva Ramadhani Juara Lomba Bercerita Tahun 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:10 WITA

Bupati Kotabaru Lantik 41 Kepala Desa: Imbau Rangkul Semua Lapisan Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:31 WITA

Kepala BKN RI Apresiasi Kinerja ASN Kotabaru: Tak Ada Isu Negatif Kepegawaian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:02 WITA

Diskominfo Kotabaru Rencanakan Aturan Baru Kerja sama Pemberitaan dan Publikasi

Berita Terbaru