Tim Kebun Raya Banua Temukan 56 Spesies Tumbuhan di Tanah Bumbu

- Editor

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Kepala UPTD Kebun Raya Banua Rahmat Maidiyanto melalui Kepala Seksi Penelitian dan Konservasi Tumbuhan Exsitu, Muhammad Ferza Listyannoor mengatakan, lokasi eksplorasi dipusatkan di kawasan sekitar Gua Liang Bangkai yang memiliki keanekaragaman hayati cukup tinggi.

“Pelaksanaan eksplorasi ini merupakan bagian dari fungsi Kebun Raya sebagai lembaga konservasi. Kami berupaya mencari dan menyelamatkan tanaman-tanaman khas Kalimantan Selatan yang keberadaannya mulai langka agar tetap dapat dikenal oleh generasi mendatang,” ujarnya saat diwawancarai di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Rabu (13/5/2026).

Ferza menjelaskan, selama kegiatan berlangsung tim berhasil menemukan sebanyak 56 spesies tumbuhan. Jenis tumbuhan yang ditemukan didominasi oleh tanaman anggrek, begonia, serta berbagai jenis tanaman hias dan kladi-kladian.

Baca Juga :  Malam Ini, Guru Udin Tabligh Akbar di Pesta Mappanre ri Tasie

Menurutnya, seluruh tumbuhan hasil eksplorasi akan dibawa ke Kebun Raya Banua untuk dibudidayakan dan dirawat secara intensif agar dapat tumbuh dengan baik di kawasan konservasi exsitu.

“Tumbuhan yang dibawa ke Kebun Raya belum tentu langsung bisa hidup. Karena itu perlu perawatan khusus agar dapat beradaptasi. Jika berhasil tumbuh, nantinya tanaman tersebut bisa menjadi koleksi konservasi sekaligus dibagikan untuk kepentingan edukasi maupun pelestarian,” jelasnya.

Ia menambahkan, eksplorasi tahun ini juga memiliki nilai lebih karena tidak hanya mengambil tumbuhan dari alam, tetapi turut mengembalikan bibit tanaman langka ke habitat asalnya.

Baca Juga :  Andi Rudi Latif Safari Ramadhan dan Tinjau Fasilitas Lapas Batulicin

Ferza mencontohkan jenis meranti-merantian yang sebelumnya pernah diselamatkan melalui kegiatan eksplorasi beberapa tahun lalu kini telah berkembang di Kebun Raya Banua dan dibawa kembali ke Tanah Bumbu untuk mendukung pelestarian di daerah asalnya.

“Sekarang tanaman meranti sudah semakin jarang ditemukan. Jadi ada timbal balik dalam kegiatan ini, bukan hanya Kebun Raya yang mendapatkan manfaat, tetapi masyarakat dan lingkungan di daerah juga merasakan dampaknya,” katanya.

Ia berharap kegiatan eksplorasi tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan tumbuhan khas Kalimantan Selatan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati daerah. (dir)

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Peningkatan Produksi Usaha Mikro Tenun Pagatan
Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan
Satgas Karhutla Tanah Bumbu Terima Bantuan Logistik dari Pelindo Batulicin
UWG Malang dan Pemkab Tanah Bumbu Jalin Berbagai Kerja Sama Pembangunan Daerah
Bupati Andi Rudi Latif Segera Bangun Siring Laut di Pagatan, Antisipasi Gelombang Pasang
Andi Irmayani Beri Dukungan Penuh Kader PKK Ikuti Jambore Kalsel 2026
Puskesmas Batulicin 1 Siapkan Diri Sambut Penilaian Bebas Korupsi
BPBD Tanah Bumbu Kerahkan Helikopter Tangani Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Peningkatan Produksi Usaha Mikro Tenun Pagatan

Jumat, 18 September 2026 - 14:25 WITA

Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan

Jumat, 18 September 2026 - 14:13 WITA

UWG Malang dan Pemkab Tanah Bumbu Jalin Berbagai Kerja Sama Pembangunan Daerah

Kamis, 17 September 2026 - 17:01 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Segera Bangun Siring Laut di Pagatan, Antisipasi Gelombang Pasang

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WITA

Andi Irmayani Beri Dukungan Penuh Kader PKK Ikuti Jambore Kalsel 2026

Berita Terbaru

Khazanah

Benarkan Purbaya Jadi Tumbal Investor Cina?

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:23 WITA

DPRD Tanah Bumbu

Pelabuhan BIB, DPRD Tanah Bumbu Dorong Mediasi Tuntutan Warga Sebamban Baru

Senin, 21 Sep 2026 - 18:26 WITA

Tanah Bumbu

Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:25 WITA