Tanah Bumbu Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi 2023 Secara Virtual

- Editor

Selasa, 10 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Awal memasuki tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), menghadiri rapat koordinasi (rakor), terkait dengan pengendalian inflasi.

Rakor dihadiri secara virtual melalui zoom meeting, di Digital Live Room lantai 4 Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (9/1/2023).

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, yang dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik pusat, Menteri Perdagangan RI, Jam Datun Kejagung.

Turut hadir juga, Satgas Pangan Polri, Menteri Pertanian, Gubernur, Bupati atau Walikota se-Indonesia, beserta tamu undangan lainnya.

Pemkab Tanah Bumbu, berhadir diantaranya Asisten III bidang perekonomian dan pembangunan Riduan, Staf Ahli Mahriyadi Noor, dan Kepala BPS Tanah Bumbu Rudy Nooryadi, dan Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca Juga :  Persiapan RPJMD 2025-2030, Pemkab Tanbu Audiensi Kebijakan Percepatan Pembangunan

Dalam sambutannya, Menteri Tito Karnavian menyampaikan, usai perayaan hari besar Natal dan tahun baru 2023, kini terjadi kenaikan inflasi yang mana itu merupakan hal yang wajar karena permintaan bahan pangan juga meningkat.

“Perkembangan inflasi di Indonesia tahun 2022 terjadi di bulan Desember, yang mana pada bulan sebelumnya atau November, berada pada angka 5,42 persen, dan setelah terjadi kenaikan kini menduduki angka 5,51 persen hingga Januari 2023,” katanya.

Menteri Tito Karnavian juga menambahkan, sesuai dengan pantauan sampai 6 Januari 2023, komoditas yang menyumbangkan kenaikan harga di Indonesia diantaranya cabai rawit yang mengalami kenaikan di 81 kabupaten kota, namun juga terjadi penurunan di 42 kabupaten kota.

Baca Juga :  Sebanyak 4.064 Pemuda di Tanah Bumbu Terima Manfaat Program YESS

Melihat kondisi tersebut, dari tingginya angka penyumbang inflasi di Indonesia berasal dari komoditas cabai, pemerintah pusat mengharapkan seluruh kabupaten kota, di Indonesia dapat melakukan upaya pengendaliannya dengan gerakan menanam cabai.

“Selanjutnya, 72 kabupaten kota menyumbang kenaikan harga beras, sekaligus terjadi penurunan di 90 kabupaten kota, telur ayam ras mengalami peningkatan harga di 16 kabupaten kota, serta penurunan di 206 kabupaten kota, dan daging ayam ras di 118 kabupaten kota, juga mengalami penurunan sekaligus terjadi kenaikan harga di beberapa daerah lainnya,” paparnya. (Arunika)

Berita Terkait

Atasi Kebutuhan Air Bersih, PUPR Siapkan Program Sumur Bor di Wilayah Pedesaan
Pasokan Air Berkurang, Bupati Tanah Bumbu Rencanakan Sumur Bor
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Peningkatan Produksi Usaha Mikro Tenun Pagatan
Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan
Satgas Karhutla Tanah Bumbu Terima Bantuan Logistik dari Pelindo Batulicin
UWG Malang dan Pemkab Tanah Bumbu Jalin Berbagai Kerja Sama Pembangunan Daerah
Bupati Andi Rudi Latif Segera Bangun Siring Laut di Pagatan, Antisipasi Gelombang Pasang
Andi Irmayani Beri Dukungan Penuh Kader PKK Ikuti Jambore Kalsel 2026

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:33 WITA

Atasi Kebutuhan Air Bersih, PUPR Siapkan Program Sumur Bor di Wilayah Pedesaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:23 WITA

Pasokan Air Berkurang, Bupati Tanah Bumbu Rencanakan Sumur Bor

Jumat, 18 September 2026 - 14:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Peningkatan Produksi Usaha Mikro Tenun Pagatan

Jumat, 18 September 2026 - 14:25 WITA

Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan

Jumat, 18 September 2026 - 14:19 WITA

Satgas Karhutla Tanah Bumbu Terima Bantuan Logistik dari Pelindo Batulicin

Berita Terbaru

Flash

Probowo Reshuffle Besar dan Bentuk Badan Baru

Kamis, 1 Okt 2026 - 16:24 WITA

Tanah Bumbu

Pasokan Air Berkurang, Bupati Tanah Bumbu Rencanakan Sumur Bor

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:23 WITA

Khazanah

Benarkan Purbaya Jadi Tumbal Investor Cina?

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:23 WITA