Serambi Madinah Berdayakan Desa Melalui Lokakarya

- Editor

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Lokakarya “Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Menuju Kabupaten Tanah Bumbu Sebagai Sebutan Serambi Madinah” dibuka oleh Bupati Zairullah Azhar dan dihadiri pelaku usaha dari hampir seluruh desa di ruang Bersujud Kantor Bupati Tanah Bumbu. Senin, (5/7/2021).

Sebagai narasumber Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanah Bumbu, Samsir, SE, M.AP., Koordinator Staf Khusus Bupati Tanah Bumbu Dirham Zain, SE, dan Staf Khusus Bupati Bidang Ekonomi Rakyat (Koperasi, Usaha Kecil, dan BMT Syariah) Agus Salim Matondang, B.Sc, MM, CFSC.

Agus Salim menyebutkan, dalam membangun ekonomi rakyat perlu melibatkan pejabat yang berwenang melakukan pembinaan dan pertemuan rutin sebagai wadah untuk berbagi informasi dan mencari solusi terkait pemberdayaan, bahkan dia memberikan solusi yang terangkum dalam buku yang ditulisnya sebagai pedoman membangun pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Dalam buku yang saya tulis, saya rekomendasikan ada tiga hal. pertama, intinya pembinaan harus dilakukan oleh instansi yang berwenang, dilakukan monitoring dan pembinaan manajemen. Yang kedua, agar BMT terus bergerak sebagai alternatif pembiayaan secara teratur, dilakukan pembinaan kader-kader baru. Ketiga agar tetap dalam kebersamaan, perlu pertemuaan lokakarya (antar pelaku usaha).” Kata Agus Salim Matondang.

Baca Juga :  Penyuluh KB Terima Motor Operasional Stunting

Pertemuan lokakarya yang dimaksud adalah pertemuan yang membahas masalah bidang usaha, BMT Syariah, atau koperasi yang telah dibentuk, dalam rangka mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi, disamping pertemuan sebagai wadah mempererat garis perjuangan dalam membangun desa masing-masing.

Agus Salim menceritakan upaya membangun keberlanjutan BMT (Baitul Maal wa Tamwil) di zaman Bupati Zairullah pada periode sebelumnya, setiap acara lokakarya pemberdayaan selalu melibatkan kalangan millenial agar mereka bisa menjadi ujung tombak visioner desa dalam pemberdayaan masyarakat di desanya, dibantu oleh camat sebagai penggeraknya.

Faktor penting lain dalam menggerakkan ekonomi masyarakat adalah melihat potensi desa, bidang usaha yang dapat dikelola oleh masyarakat desa karena usaha yang kelola melalui koperasi bersifat dari bawah atau usul rembuk masyarakat bukan instruksi dari atas.

Oleh karena itu camat dapat memfasilitasi rembuk desa dengan pendekatan partisipatoris, agar bidang usaha yang dikelola nantinya dapat menimbulkan rasa tanggung jawab dan rasa memiliki. Agus Salim mencontohkan bahwa membangun usaha tidak harus dengan modal besar, bahkan di bawah pohon pun bisa dibentuk, yang penting adalah rembuk masyarakat dalam mewujudkan usaha dan memiliki rasa tanggung jawab.

Baca Juga :  Dilanda Ancaman El Nino, DKPP Tanbu Tinjau Panen Padi Masyarakat

“Kami (dulu) meresmikan lembaga (salah satu BMT) di bawah pohon mangga, presentasi di sana. tidak ada listrik. Boro-boro pakai laptop. Listrik aja belum ada. Tapi mereka rembuk, memang salah satu langkahnya itu harus rembuk desa.” Ujarnya.

Agus Salim menyakini bahwa kebangkitan ummat dapat diwujudkan bila ekonomi dikuasai dan dimulai dari desa, dia menjelaskan surah al-Maidah ayat 35, bahwa orang bertakwa itu harus punya wasilah dan wasilah berjuang di jalan Allah adalah ekonomi. Oleh karena itu penting bagi Tanah Bumbu untuk melakukan pemberdayaan ummat, apalagi Tanah Bumbu memiliki tagline sebagai Serambi Madinah.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Samsir, berharap peran camat-camat di setiap wilayah dapat mengusulkan kegiatan yang dapat membangkitkan usaha masyarakat karena menurutnya, kata kunci pemberdayaan adalah pemulihan ekonomi masyarakat dan mengurangi angka pengangguran. (MAS)

Berita Terkait

Maulid Nabi Muhammad, Tanah Bumbu Hadirkan Gus Kautsar di Masjid Al-Falah
Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu
30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina
APBD Perubahan 2026, Belanja Tanah Bumbu Capai Rp 3.6 Triliun
Layanan Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin
Gratis, Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026
Raperda Disetujui, Kepala Desa Menjabat 8 Tahun dalam Satu Periode
Kodim 1022 Sampaikan Kesiapsiagaan Tim Tanah Bumbu Hadapi Ancaman Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:46 WITA

Maulid Nabi Muhammad, Tanah Bumbu Hadirkan Gus Kautsar di Masjid Al-Falah

Selasa, 15 September 2026 - 18:36 WITA

Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu

Selasa, 15 September 2026 - 18:20 WITA

30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina

Selasa, 15 September 2026 - 15:11 WITA

Layanan Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin

Selasa, 15 September 2026 - 14:47 WITA

Gratis, Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:36 WITA

Tanah Bumbu

30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:20 WITA

DPRD Tanah Bumbu

Fraksi Gerindra Tanah Bumbu Tekankan Efisiensi Belanja Daerah

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:55 WITA