Serambi Madinah: 3 Hal Jika Berhenti Akan Membawa Musibah Besar

- Editor

Selasa, 14 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Ustadz Abdul Hamid menyampai tiga hal yang tidak boleh berhenti ketika sudah dimulai. Ia menyebut jika 3 hal itu berhenti maka akan membawa musibah besar.

Hal itu disampaikan dalam program implemtasi Serambi Madinah, melalui majelis sholat dhuha di Pendopo Serambi Madinah, lingkungan Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (13/11/2023), dihadiri Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar, para pejabat, dan staf Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Ketiga hal yang tidak boleh ditutup, kata Ustadz Abdul Hamid dari Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu, adalah majelis, masjid, dan madrasah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski ketiganya tidak boleh ditutup tetapi ia memberikan berpendapat lain. Yakni, boleh ditutup tetapi harus ada gantinya atau dipindahkan.

“Saya ingatkan semua, kalau jamaah (majelis) seperti ini berhenti atau ditutup maka akan datang musibah besar. Bahaya pak,” katanya.

Ia juga merasa sangat takut sehingga ia pun menyanggupi untuk tetap datang ke majelis ini meski jamaahnya semakin sedikit. Sehingga ia berharap majelis setiap pukul 08.00 pagi tetap berjalan dengan baik meski berganti kepemimpinan kepala daerah.

Baca Juga :  Andi Rudi Latif Letakkan Batu Pertama Sekolah dan Asrama Putri al-Istiqamah

Sebelumnya, Abdul Hamid menyampaikan faedah orang yang selalu beristigfar, dengan kebiasaan mengucapkan istigfar maka Allah akan membuka pintu-puntu rezeki.

Ia mengisahkan Imam Hanbal ingin sekali ke Basroh, dan entah mengapa Imam Hanbal ingin sekali ke sana meski tak ada tujuan khusus.

Berangkatlah Imam Hanbal ke Basroh, tiba di kampung itu ia masuk masjid dan shalat Isya. Setelah itu ia berbaring di masjid.

Tetapi ia ditegur oleh takmir masjid, dan Imam Hanbal bergeser ke teras masjid, tetapi takmir masjid tetap melarangnya berbaring di teras masjid.

Sampai akhirnya, petugas takmir masjid, yang tak mengenalnya itu, membawa Imam Hanbal ke jalan.

Tiba-tiba ada tukang roti melintas dan menawarkan Imam Hambal untuk bermalam di rumahnya untuk beristirahat.

Sampai di rumah tukang roti, Imam Hanbal memperhatikan kerja si tukang roti. Ustadz Abdul Hamid menceritakan, setiap tukang roti memecah telor, mengaduk telor, mencampur gula, selalu membaca istigfar, sampai adonannya masak. Tukang roti itu selalu mengucapkan istigfar.

Imam Hanbal pun bertanya kepada si tukang roti, berapa lama ia mengamalkan mengucapkan istigfar setiap membuat roti.

Baca Juga :  Bupati Bang Arul Hadiri Sertijab Kepala BPK Perwakilan Kalsel

Tukang roti pun menjawab bahwa ia sudah melakukannya selama 30 tahun. Kemudian Imam Hanbal bertanya lagi, apa faedah mengucapkan istigfar selama 30 tahun.

Tukang roti menjawab, semua yang dia inginkan sudah dikabulkan oleh Allah kecuali satu.

“Aku ingin sekali bertemu dengan Imam Ahmad bin Hanbal (disebut juga Imam Hanbal) di Baghdad,” kata Ustadz Abdul Hamid menirukan ucapan tukang roti.

Mendengar itu, Imam Hanbal langsung bertasbih memuji Allah SWT dan berkata kepada tukang roti bahwa ia tak perlu datang ke Bagdad karena orang yang ingin dia jumpai sudah ada dihadapannya.

Tukang roti itu pun langsung memeluk dan mencium Imam Hanbal, yang ia tidak ketahui sebelumnya. Allah mengabulkan semua keinginannya dengan kebiasaaanya mengucapkan istifgar selam 30 tahun lamanya. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola Desa, Pemkab Tanbu Usulkan Revisi Perda BPD
Tanah Bumbu Buka Pelatihan Bahasa Mandarin Siapkan SDM Unggul
Libatkan Ormas, BPBD Tanbu Latih Puluhan Relawan Mitigasi Bencana
Bimtek Pemanfaatan Ruang, Andi Rudi Latif Perkuat Ketahanan Pangan
Pemkab Tanah Bumbu dan DPRD Dorong Percepat Jembatan Penghubung Satui
Eryanto Rais: Publik Communication Summit 2026 Jadi Momentum Bangun Kepercayaan Masyarakat
LPJ APBD 2025, Tanah Bumbu Raih WTP 13 Kali dari BPK
Tanah Bumbu Kirim 2 ASN Ikuti Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:15 WITA

Perkuat Tata Kelola Desa, Pemkab Tanbu Usulkan Revisi Perda BPD

Senin, 15 Juni 2026 - 17:22 WITA

Tanah Bumbu Buka Pelatihan Bahasa Mandarin Siapkan SDM Unggul

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:13 WITA

Libatkan Ormas, BPBD Tanbu Latih Puluhan Relawan Mitigasi Bencana

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:06 WITA

Bimtek Pemanfaatan Ruang, Andi Rudi Latif Perkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:56 WITA

Pemkab Tanah Bumbu dan DPRD Dorong Percepat Jembatan Penghubung Satui

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Perkuat Tata Kelola Desa, Pemkab Tanbu Usulkan Revisi Perda BPD

Selasa, 16 Jun 2026 - 05:15 WITA

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Buka Pelatihan Bahasa Mandarin Siapkan SDM Unggul

Senin, 15 Jun 2026 - 17:22 WITA

Tanah Bumbu

Libatkan Ormas, BPBD Tanbu Latih Puluhan Relawan Mitigasi Bencana

Minggu, 14 Jun 2026 - 21:13 WITA

Tanah Bumbu

Bimtek Pemanfaatan Ruang, Andi Rudi Latif Perkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 14 Jun 2026 - 21:06 WITA

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu dan DPRD Dorong Percepat Jembatan Penghubung Satui

Minggu, 14 Jun 2026 - 20:56 WITA