Rancangan Awal Renja Dinkes Tahun 2024: Tuntaskan Stunting

- Editor

Rabu, 15 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Pembahasan Rancangan Awal Rencana Kerja Dinas Kesehatan Tahun 2023 mengerucut pada penanganan stunting, penambahan makanan, dan tablet penambah darah.

Ketua PKK Wahyu Windarti Zairullah Azhar, hadiri di kantor Dinas Kesehatan Jalan Dharma Praja Gunung Tinggi, memberikan saran agar menjalankan posyandu prima serta menggerakkan kader-kader posyandu.

Bersambung saran tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Setia Budi menyampaikan posyandu prima baru dilaksanakan 14 di desa dan kurang lebih 140 desa yang masih harus melaksanakan posyandu prima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga masih mempertanyakan apakah tahun 2024 pemerintah pusat masih mengalokasikan anggaran.

Oleh karena itu, ia berharap rapat Forum SKPD Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) penyusunan anggaran tahun 2024, SKPD terkait dapat memberikan dukungan yang lebih dalam program posyandu, stunting, dan lainnya.

“Target kita di tahun 2024 ini, semua terkait dengan layanan kesehatan itu tuntas, terutama sekali penanganan stunting.” ujarnya.

Sebagai perbandingan, anggaran yang dialokasikan untuk penanganan stunting hanya 42 juta. Jumlah anak stunting sebanyak 1.094 dan harus mendapatkan asupan makanan (PMT) yang lebih baik.

Baca Juga :  Hari Bela Negara ke-77, Andi Rudi Latif Serukan Siaga Hadapi Tantangan Zaman

Padahal pemerintah pusat telah memberikan instruksi penanganan stunting menjadi nomor satu yang harus diselesaikan. Ia pun sudah mengajukan anggaran kurang lebih 277 juta tapi yang disetujui hanya 42 juta.

Ia pun masih mempertimbangkan apakah akan mengajukan 277 juta lagi pada anggaran perubahan atau bagaimana, karena PMT masih sangat menunjang dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Tanah Bumbu.

Hal lain yang menjadi diskusi dalam Forum SKPD tersebut, yakni soal pemberian Makanan Tambahan Anak dan Balita yang memang tidak lagi diberikan secara fisik tetapi nanti akan disediakan oleh kader-kader dan bidan desa dan disajikan kepada balita dan anak sehingga dapat terukur dengan baik.

Kepala Dinas Kesehatan Setia Budi berencana, tahun 2023 penanganan stunting harus tuntas, dan ketika masuk tahun 2024, tinggal menata kembali dari apa yang sudah dilaksanakan.

Hal lain yang cukup berperan dalam penanganan stunting, adalah pemberian tablet penambah bagi remaja atau siswa sekolah setiap minggu.

Jika hal itu akan digalakkan kembali bisa saja siswa diwajibkan minum tablet penambah darah setiap hari dengan bantuan PKK dan SKPD terkait.

Baca Juga :  Pengurus ISNU Tanbu Menata Hati Melalui Ziarah Makam Wali Kalsel

Ia menyampaikan persediaan tablet penambah darah masih cukup jika diberikan kepada anak-anak di 168 desa, 12 kecamatan.

“Mudah-mudahan dengan adanya program ini dengan dibackup dengan alokasi anggaran pada tahun 2022 terutama sekali TMT kita perkuat, kita tidak menuntaskan yang terkena (stunting) saja tapi tetapi juga bagi mereka yang rentan terhadap stunting ini,” katanya.

Belum lagi terkait dengan jumlah pernikahan dini di Tanah Bumbu yang harus dikerjasamakan dengan Kementerian Agama.

Itulah sebabnya, Forum SKPD yang membahas Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja (Renja) Dinas Kesehatan Tahun 2024 mengundang SKPD terkait, Camat, dan lainnya untuk mendapatkan saran dan masuk. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Andi Rudi Latif: Bekerjalah dengan Cinta Maka Allah Akan Bimbing
Asisten II Tanbu: Pembangunan Tak Hanya Infrastruktur Tapi Juga Keberpihakan Masyarakat
Pemkab Tanbu Harap Hasil Musrenbang Sungai Loban dan Kuranji Cerminkan Kebutuhan Prioritas Masyarakat
Disnakertrans Tanbu Hadiri DRP Komisi III Terkait Perselisihan Kecelakaan Kerja
Dinas PUPR Tanbu Janji Berikan Solusi Permanen
Banjir Berulang, DPRD Tanbu Minta PUPR Tidak Lakukan Normalisasi Sesaat
Hindari Jeratan Pinjol, Bupati Andi Rudi Latif Bantu UMKM Pinjaman Tanpa Bunga
Tindaklanjuti Arahan Presiden, Bupati Andi Rudi Latif Benahi Kelola Lingkungan ASRI

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:29 WIB

Andi Rudi Latif: Bekerjalah dengan Cinta Maka Allah Akan Bimbing

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:56 WIB

Asisten II Tanbu: Pembangunan Tak Hanya Infrastruktur Tapi Juga Keberpihakan Masyarakat

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:17 WIB

Pemkab Tanbu Harap Hasil Musrenbang Sungai Loban dan Kuranji Cerminkan Kebutuhan Prioritas Masyarakat

Senin, 2 Maret 2026 - 22:16 WIB

Disnakertrans Tanbu Hadiri DRP Komisi III Terkait Perselisihan Kecelakaan Kerja

Senin, 2 Maret 2026 - 20:52 WIB

Banjir Berulang, DPRD Tanbu Minta PUPR Tidak Lakukan Normalisasi Sesaat

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif: Bekerjalah dengan Cinta Maka Allah Akan Bimbing

Selasa, 3 Mar 2026 - 12:29 WIB

DPRD Tanah Bumbu

Kecelakaan Kerja, DPRD Tanbu Mediasi Serikat Buruh dengan Perusahaan PPA

Senin, 2 Mar 2026 - 21:38 WIB