Raja LAK Galuh Pakuan Kunjungi Koperasi Desa Purwodadi

- Editor

Senin, 23 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Desa Purwodadi Kecamatan Angsana mendapat kunjungan dari Raja Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan dari Bandung Jawa Barat. Minggu, (22/5/2022).

Kedatangan rombongan Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana, disambut Ketua Koperasi Unit Desa ‘Plasma Tuwuh Sari’, Wayan, Kepala Bidang Koperasi Dinas KUMP2 Tanah Bumbu, Sekretaris Dinas Perikanan, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Akhmad Rozain.

Kunjungan tersebut ingin mengetahui lebih dalam tentang Koperasi Unit Desa (KUD) ‘Plasma Tuwuh Sari’ yang memiliki anggota sekitar 10.000 orang dan memiliki 16 ribu hektar perkebunan sawit yang tersebar di 25 desa.

Raja Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana merasa takjub dengan perkembangan Koperasi Unit Desa ‘Plasma Tuwuh Sari.’ Apalagi setiap bulannya, anggota koperasi mendapatkan laba bagi hasil sebanyak 2.500.000 per bulan kepada anggota koperasi.

Baca Juga :  Mappanre ri Tasi'e, Rudi Latif: Bukan Hanya Warisan Budaya Tapi Spiritual

“Kami dibuat takjub saat mendengar bahwa Koperasi ini sudah berdiri selama 20 tahun, dan mampu memberikan bagi hasil dengan petani rata-rata 2,5 juta per bulan, dan SHU 1,5 juta per tahun,”tutur Raja LAK Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana.

Berdasarkan hasil sharing informasi dua arah, Ketua KUD Plasma Tuwuh Sari, Wayan, menaruh harapan kepada Raja LAK Galuh Pakuan agar dapat membantu menyampaikan kepada Menteri Koperasi Republik Indonesia untuk datang mengunjungi lahan sawit milik koperasi. Wayan menyampaikan bahwa ada sekitar 4.000 hektar lahan yang akan diremajakan.

“Kami berharap Raja Galuh dapat memfasilitasi agar Pak Menteri Koperasi dapat melakukan kunjungan dan pendampingan, mengingat sedang direncanakan peremajaan pohon sawit di 4000 hektar dengan bibit sawit unggul,” Jelas Wayan.

Baca Juga :  Said Ismail: Masyarat Minta Lanjutkan Infrastruktur Jalan

Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, yang dipimpin Evi Silviadi, telah banyak berkiprah dalam pemberdayaan seni budaya, sosial, ekonomi, pangan, yang berbasis adat.

Berdasarkan sumber yang berhasil dihumpun media goodnews.co.id, Evi Silviadi adalah keturunan ke XI dari Raja Sukapura atau Raja Galuh.

Evi Silviadi merupakan putra dari Rd. H. Umar Sanusi bin Rd. Afidin bin Rd. H. Ahya bin Jalaludin Manggala bin Rd. H. Jalaludin bin Rd. Nurudin II bin Rd. H. Nurudin I bin Rd. Basarudin bin Rd. Puspadirja (Patih Abdul) bin Rd. Wiradi Manggala Dalem Sawidak yang merupakan Raja Sukapura. Evi Silviadi juga mendapat gelar Rahyang Mandalajati. (MAS)

goodnews.co.id

Berita Terkait

Andi Rudi Latif Sampaikan KUA-PPAS 2027
Saat Pelantikan, Andi Rudi Latif: Hormati Orang Tua dan Pemimpin
Andi Rudi Latif Berikan Penghargaan Bagi Relawan Kemanusiaan
Layanan Gratis Rumah Sakit Kapal Buka Sampai Tanggal 28 Juni
Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur
Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien
Pemkab Tanah Bumbu dan OJK Bangun Karakter Siswa melalui Program ‘Kejar’
Tanah Bumbu Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Produk Hukum Daerah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:24 WITA

Andi Rudi Latif Sampaikan KUA-PPAS 2027

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:09 WITA

Saat Pelantikan, Andi Rudi Latif: Hormati Orang Tua dan Pemimpin

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:55 WITA

Andi Rudi Latif Berikan Penghargaan Bagi Relawan Kemanusiaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:12 WITA

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:57 WITA

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Sampaikan KUA-PPAS 2027

Jumat, 3 Jul 2026 - 20:24 WITA

Tanah Bumbu

Saat Pelantikan, Andi Rudi Latif: Hormati Orang Tua dan Pemimpin

Kamis, 2 Jul 2026 - 23:09 WITA

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Berikan Penghargaan Bagi Relawan Kemanusiaan

Kamis, 2 Jul 2026 - 22:55 WITA