Obati Penyakit dengan Sedekah

- Editor

Senin, 18 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – KH Ahmad Care menyampaikan faedah mengeluarkan zakat infak shodaqoh adalah dapat menghilangkan penyakit, dan membuka pintu-pintu kemudahan di masjid Darul Mustaqim Desa Pakkatellu dalam acara safari Ramadhan Bupati Tanah Bumbu bersama masyarakat.

Peristiwa ini pernah terjadi Saudi Arabia, majikan seorang TKI asal Indonesia mengobati orang tuanya secara medis dan non medis tapi dari sekian kali pengobatan tidak ada tanda-tanda akan sembuh hingga ia bersedekah kepada pembantunya dan berkahnya penyakit orang tuanya hilang dan dokter pun tidak mengira atas faedah sedekah tersebut.

“Check up, begitu diperiksa heran dokternya. kok bisa sembuh padahal sebelumnya secara logika, enggak bisa lagi, sudah divonis tidak bisa lagi sembuh. heran, ada apa. kamu minumkan obat apa.” tutur KH Ahmad Care dalam tausiahnya setelah sholat tarawih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Si majikan pun tidak tahu hingga ia berfikir bahwa mungkin karena sedekah kepada pembantunya itulah yang membuat orang tuanya sembuh.

“Mungkin itu sebabnya, karna berpatokan pada satu hadits, obatilah penyakitmu dengan sedekah.” Terang Ahmad Care pengasuh pondok pesantren az-Zikra. Jum’at (15/4/2022).

Baca Juga :  Bupati Tanah Bumbu Harap Kerja Sama Daerah Secara Transparan

Ia menceritakan kepada dokter bahwa ada seorang TKI yang bekerja di rumahnya khusus untuk merawat ibunya yang sedang sakit dan sudah divonis tidak berumur panjang akibat penyakit yang menderanya. Suatu ketika majikan memperhatikan TKI ini setiap pagi setelah sholat subuh selalu masuk toilet.

Hal tersebut membuatnya bertanya-tanya mengapa setiap pagi TKI asal Indonesia ini selalu masuk toilet.

Ia pun bertanya mengapa setiap pagi dia masuk ke kamar toilet. Pekerja TKI ini pun mengatakan bahwa ia setiap hari harus memeras susunya karna dia meninggalkan anaknya yang masih bayi di Indonesia.

“Saya kalau tidak masuk ke toilet, sakit susu saya, karna saya harus mengeluarkan air susu saya, kenapa, karna ada anak kecil yang saya tinggal, di Jawa, masih menyusu, umurnya baru setengah bulan, tapi karna faktor ekonomi maka saya melamar sebagai TKI.” Kata Ahmad Care menceritakan ucapan tenaga kerja asal Indonesia.

Mendengar itu, majikan merasa berdosa dan memintanya agar segera kembali ke negaranya untuk menyusui anaknya sampai bayinya melewati masa menyusui dan boleh kembali bekerja di Saudi Arabia. Kemudian majikan memberikan uang kebutuhan perjalanan kepada TKI sampai ke rumahnya di Indonesia dan memberikan gaji selama satu tahun meski dia bekerja baru beberapa minggu.

Baca Juga :  Bupati Tanah Bumbu Resmikan Kantor Baru Desa Kupang Berkah Jaya

Mungkin faktor sedekah itulah yang membuat orang tuanya sembuh padahal sudah divonis penyakitnya itu membuat orang tuanya tidak akan sembuh dan tinggal menghitung hari saja tapi ia diselamatkan oleh sedekah oleh sedekah kepada pembantu TKI asal Indonesia.

KH Ahmad Care pun mengajak jamaah untuk mencoba menyembuhkan penyakit dengan cara bersedekah kepada orang fakir atau miskin sesuai dengan hadits nabi “obatilah penyakitmu dengan cara bersedekah,” katanya. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Eryanto Rais: Publik Communication Summit 2026 Jadi Momentum Bangun Kepercayaan Masyarakat
LPJ APBD 2025, Tanah Bumbu Raih WTP 13 Kali dari BPK
Tanah Bumbu Kirim 2 ASN Ikuti Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026
Disdukcapil Tanah Bumbu Luncurkan Inovasi ‘Sigap Beraksi’
PKP Angkatan IV 2026, Andi Rudi Latif Pesan ASN Sebagai Agen Perubahan Pelayanan Publik
Dinas Sosial Tanah Bumbu Gelar Konsultasi Publik Tingkatkan Layanan Masyarakat
Pelatihan Rolade Ikan, DWP Tanah Bumbu Dorong Ekonomi Keluarga
Cegah Korban Berulang, Pemdes Barokah Pasang Larangan di Area Kolam Retensi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:23 WITA

Eryanto Rais: Publik Communication Summit 2026 Jadi Momentum Bangun Kepercayaan Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:12 WITA

LPJ APBD 2025, Tanah Bumbu Raih WTP 13 Kali dari BPK

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:31 WITA

Tanah Bumbu Kirim 2 ASN Ikuti Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:21 WITA

Disdukcapil Tanah Bumbu Luncurkan Inovasi ‘Sigap Beraksi’

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:53 WITA

PKP Angkatan IV 2026, Andi Rudi Latif Pesan ASN Sebagai Agen Perubahan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

LPJ APBD 2025, Tanah Bumbu Raih WTP 13 Kali dari BPK

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:12 WITA

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Kirim 2 ASN Ikuti Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:31 WITA

Tanah Bumbu

Disdukcapil Tanah Bumbu Luncurkan Inovasi ‘Sigap Beraksi’

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:21 WITA