Kuncinya Pemberdayaan, Banyak Kasus KDRT Dipicu Faktor Ekonomi

- Editor

Jumat, 16 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Kehidupan berkeluarga banyak cobaannya. Sebagian besar munculnya KDRT karena foktor ekonomi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu, melalu Sekretarisnya Kartini, menekankan pentingnya perempuan berdaya secara ekonomi.

Menurut Kartini, keberdayaan ekonomi sangat memiliki korelasi positif dengan upaya perlindungan perempuan.

“Melalui pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi bisa menjadi pintu untuk menyelesaikan masalah kekerasan, pekerja anak dan masalah ekonomi keluarga,” ujar Kartini, saat ditemui Goodnews.co.id di kantornya, Jumat (16/2/2024).

Baca Juga :  Cegah Stunting, Dinkes Aksi 'Isi Piringku'

Kartini juga mengatakan bahwa pemberdayaan perempuan sangat penting agar mereka memiliki kemandirian secara ekonomi sehingga dapat mencegah terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

kesetaraan hak dalam rumah tangga juga diperlukan. Persoalannya mereka sangat sulit memperjuangkan haknya dan hak anak-anaknya ketika mereka berada di posisi yang lemah. Sehingga pemberdayaan secara ekonomi menjadi penting.

Baca Juga :  SDSM: Lahirkan Pemimpin Berakhlak Mulia

“Pasalnya ketergantungan secara ekonomi dan kelemahan posisi perempuan menjadikan adanya ketimpangan relasi kuasa yang rentan dapat berujung pada kekerasan,” kata Kartini.

Oleh karena itu, ia berkesimpulan bahwa banyaknya persoalan KDRT dipicu oleh faktor ekonomi, sehingga pemberdayaan perempuan merupakan upaya dalam mengatasi isu perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga. (E)

Berita Terkait

Andi Rudi Latif Sampaikan KUA-PPAS 2027
Saat Pelantikan, Andi Rudi Latif: Hormati Orang Tua dan Pemimpin
Andi Rudi Latif Berikan Penghargaan Bagi Relawan Kemanusiaan
Layanan Gratis Rumah Sakit Kapal Buka Sampai Tanggal 28 Juni
Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur
Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien
Pemkab Tanah Bumbu dan OJK Bangun Karakter Siswa melalui Program ‘Kejar’
Tanah Bumbu Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Produk Hukum Daerah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:24 WITA

Andi Rudi Latif Sampaikan KUA-PPAS 2027

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:09 WITA

Saat Pelantikan, Andi Rudi Latif: Hormati Orang Tua dan Pemimpin

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:55 WITA

Andi Rudi Latif Berikan Penghargaan Bagi Relawan Kemanusiaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:12 WITA

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:57 WITA

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Sampaikan KUA-PPAS 2027

Jumat, 3 Jul 2026 - 20:24 WITA

Tanah Bumbu

Saat Pelantikan, Andi Rudi Latif: Hormati Orang Tua dan Pemimpin

Kamis, 2 Jul 2026 - 23:09 WITA

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Berikan Penghargaan Bagi Relawan Kemanusiaan

Kamis, 2 Jul 2026 - 22:55 WITA