Konsep Toko Keliling Sitoni ‘Serambi Madinah’ Siap Diadopsi

0
139

TANAH BUMBU – Setelah melintasi Desa Purwodadi Kecamatan Angsana, Desa Emil Baru Kecamatan Mantewe, Desa Temunih Kecamatan Teluk Kepayang. Saat ini Sitoni masuk Desa Sumber Arum Kecamatan Satui.

Desa ini dulu pernah dikunjungi oleh bupati sebelumnya Sudian Noor dengan membagikan sepeda kepada anak-anak didik rumah Tahfidz Qur’an.

Jarak Desa Sumber Arum ke Pasar Sungai Danau Raya kurang lebih 50 km dengan melintasi perkebunan sawit. Jarak tersebut harus ditempuh oleh warga untuk bisa membeli kebutuhan dasar pangan bagi warga Desa Sumber Arum.

Kegiatan mobile Toko Tani Keliling (Sitoni) Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanah Bumbu di Desa Sumber Arum (6/7/2021) menjadi berkah tersendiri bagi ibu-ibu yang berbelanja untuk kebutuhan dapur rumah tangga. Adanya Sitoni, mereka tidak perlu meninggalkan rumah ke pasar hanya sekedar membeli kebutuhan sehari-hari.

Barang dagangan Sitoni hari itu habis terjual, nampaknya ibu-ibu benar-benar memanfaatkan berbelanja tanpa harus ke pasar yang jaraknya sangat jauh.

Gerakan Sitoni Dinas Ketahanan Pangan memang sudah disiapkan untuk membantu warga mendapatkan harga pangan yang lebih murah dengan produk yang sangat berkualitas. Langkah ini sungguh meringankan beban ekonomi warga apalagi kondisi pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan untuk mendatangi tempat kerumunan seperti pasar yang dapat menjadi tempat penyebaran Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Pangan Kabupaten Tanah Bumbu Nahrul Fajeri kegiatan ini adalah bagian kecil dari implementasi manajemen ilahiyah di ‘Serambi Madinah’ Tanah Bumbu yang dicanangkan Bupati Zairullah Azhar untuk memberikan pelayanan dengan hati sampai ke desa-desa yang jauh dari perkotaan.

Barang yang dijual juga dari produk dan distributor lokal seperti beras lokal kemasan 3 kilogram dengan harga Rp.28.000,- produk Gapoktan PUPM Desa Salimuran, gula pasir harga Rp.12.000/kg, daging beku Rp.86.000/kg produksi Bulog, minyak goreng kemasan 900 ml Rp.13.000, indomie/bungkus Rp.2500, teh celup gunung satria Rp. 4500, sarden ABC Rp.8000, garam dapur harga Rp.1.500, susu kaleng harga Rp.8500, telur ayam ras harga Rp.42.000, tepung kemasan harga Rp. 9500/kg, bawang merah harga Rp.14.000/kg, kopi kapal api Rp.5000/bungkus kerjasama dengan Distributor lokal.

Baca Juga :  Warning, PPKM level III Diterapkan di Tanah Bumbu

Nahrul menyebutkan ketika ditemui tim media goodnews.co.id, Kamis, (8/7/2021) bahwa kegiatan Sitoni ini mendapat perhatian dari kabupaten yang berdekatan dengan Tanah Bumbu, diantara mereka yang menerapkan Sitoni di daerahnya diantaranya Kabupaten Banjar, kabupaten Kotabaru, dan Kabupaten Tabalong. Mereka ingin belajar konsep dan penerapan Sitoni mobile ke desa-desa yang jauh dari perkotaan. (MAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here