Inilah Harga Bahan Pokok Naik Jelang Bulan Ramadhan 2022

Avatar photo

- Editor

Rabu, 23 Maret 2022 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Beberapa harga bahan pokok naik di pasaran hari Rabu ini berdasarkan hasil pemantauan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kabupaten Tanah Bumbu.

Deny Hariyanto Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian menyampaikan bahwa pada tanggal 22 Maret 2022, DKUMPP dan Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasaran. Rabu (23/3/2022).

Hasilnya beberapa harga bahan pokok di distributor dan pasar eceran merangkak naik menjelang memasuki bulan ramadhan.

Menurutnya kenaikan harga bahan pokok ini sesuai dengan hukum pasar bahwa apabila kebutuhan tinggi maka harga bahan pokok akan naik juga.

“Kondisi ini selalu terjadi berulang setiap tahun, karena menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yaitu bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dimana berlaku hukum pasar yaitu apabila kebutuhan tinggi maka harga akan naik.” Jelas Deny saat dihubungi media goodnews.co.id

Baca Juga :  Stakeholder Solid Cegah Stunting

Sehingga ia berharap minimal pasokan dan rantai distribusi berjalan lancar tanpa ada oknum yang memainkan pendistribusian bahan pokok.

“Apa lagi jika pasokan dan rantai distribusi bahan pokok tersebut tidak kita jaga, hal ini jugalah yg mendorong kita (DKUMPP dan Diskominfosp) melakukan monitoring ke pasar dan distributor.” tambahnya.

Hasil pantauan di pasar menunjukkan ada dua komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan signifikan, sebagai berikut.

Gula putih yg semula berkisar harga Rp. 14.00  Rp 15.000 menjadi Rp 16.000 per kilogram, sementara di toko modern gula putih Rp. 13.500 perkilogram sesuai Surat Edaran Menteri Perdagangan Nomor 06 tahun 2022 tertanggal 17 Maret 2022 pada poin 5 bahwa retail modern diwajibkan menjual gula putih dengan Harga HET Rp. 13.500 per kilogram ke konsumen.

Baca Juga :  Konut Kunjungi Serambi Madinah, Daerah Penghasil Tambang Batu Bara dan Sawit

Sedangkan untuk minyak goreng baik curah maupun kemasan juga diatur dalam Surat Edaran Menteri Perdagangan Nomor 9 dan Nomor 11 Tahun 2022 berlaku tanggal 16 Maret 2022. adapun harga HET minyak goreng curah menjadi Rp. 14.000 per liter, dan minyak goreng kemasan mengikuti Harga keekonomian atau mengikuti harga pasar.

Deny juga menyampaikan bahwa per hari ini, para distributor sudah melakukan PO (pesan order) ke kantor pusat manajemen mereka yang ada di Jawa maupun di tingkat provinsi untuk menambah stok di Tanah Bumbu dan mencegah kelangkaan minyak goreng.

Disamping bahan pokok komoditas yang mengalami kenaikan, juga terdapat bahan pokok non komoditas, diantaranya bawang putih dari harga Rp. 27.000 menjadi Rp 30.000, telur dari Rp. 23.000 menjadi  Rp. 24.000, cabe rawit Rp. 100.000 menjadi Rp. 140.000 per kilogram.

Penyebab kenaikan harga karena kurangnya stok bawang putih dan cabe rawit serta telur yang berasal dari luar kabupaten sementara kebutuhan masyarakat Tanah Bumbu terus meningkat.

Baca Juga :  HUT RI ke -77, Kesbangpol Tanbu Ajak Kibarkan Bendera Merah Putih

Sementara itu, bahan kebutuhan pokok yang mengalami penurunan adalah harga daging ayam ras dari Rp. 24.000 menjadi  Rp. 23.000, cabe tiung Rp. 85.000 menjadi Rp 75.000 per kilogram.

Untuk menjaga harga pokok tetap stabil maka Tim Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan, juga sosialiasi yang memberikan edukasi baik terhadap penjual maupun konsumen.

“Dinas KUMPP bersama Tim Satgas Pangan akan tetap melakukan monitoring Harga dan stok barang serta melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang agar menjual barang dengan harga yang wajar dan juga masyarakat konsumen agar membeli barang dengan bijak sesuai kebutuhan sehingga tidak menimbulkan “panic buying” yang dapat memicu kenaikan harga,” terang Deny. (MAS)

Berita Terkait

PT BIB Kerjasama dengan BLK Tanbu Gelar Pelatihan Menjahit
Tanah Bumbu Segera Bangun Pelayanan Publik Generasi Ketiga
Antisipasi Kasus Demam Berdarah Melonjak, Bupati Tanbu Himbau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
Zairullah Azhar Bantu Kursi Roda Warga Disabilitas
Satpol PP Kerjasama Pelatihan dengan Jhonlin Rescue
Turnamen Bupati Cup 2024 Sediakan Uang Pembinaan Rp 100 Juta
DP3AP2KB: Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Bagi Anak
Kuncinya Pemberdayaan, Banyak Kasus KDRT Dipicu Faktor Ekonomi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:14 WIB

Tantangan Tahun 2025: Bappelitbang Harap SKPD Siapkan Strategi Hadapi Masalah

Kamis, 22 Februari 2024 - 20:13 WIB

Cegah Banjir Berulang, Dinas PUPR Normalisasi Saluran Drainase

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:35 WIB

Ketua DPRD Tanbu Sampaikan Terima Kasih Partisipasi Masyarakat Ikuti Pemilu 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:43 WIB

DPRD Tanah Bumbu Sahkan 14 Perda Sepanjang Tahun 2023

Rabu, 21 Februari 2024 - 07:41 WIB

Tantangan Pembangunan Tanah Bumbu 2025: Pendidikan, Lapangan Kerja, Kemiskinan

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:46 WIB

Hasil Diskusi Publik Tentukan Arah Kebijakan Pembangunan Tanah Bumbu

Jumat, 16 Februari 2024 - 13:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Tinjau titik Lokasi Banjir

Rabu, 14 Februari 2024 - 06:08 WIB

Guru SMA Mengeluh, Anggota DPRD Siap Fasilitasi konsultasi ke Dinas Pendidikan Provinsi

Berita Terbaru

Lensa Kamera

Prabowo-Gibran Unggul Karena Migrasi dari Pemilih Jokowi

Senin, 26 Feb 2024 - 22:06 WIB

Lensa Kamera

Oknum Petugas Jaga Aniaya Tahanan Polda Kalsel

Senin, 26 Feb 2024 - 21:56 WIB

Nasional

Dua Caleg PAN Dapil Kalsel 2 Melenggang ke Senayan

Senin, 26 Feb 2024 - 14:19 WIB

Foto Desain: Kaltimpost

Lensa Kamera

Ini Jumlah Suara Tertinggi Caleg DPR dan DPD RI Dapil Kaltim

Minggu, 25 Feb 2024 - 18:22 WIB