Hati-Hati, BPOM Temukan Ikan formalin di Pasar

- Editor

Kamis, 7 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Satgas Pangan Tanah Bumbu melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Pasar Harian, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (05/04/2022).

Selain itu pula dilakukan pemantauan keamanan bahan pangan di Bulan Ramadhan.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (KUMP2) Tanbu, H. Denny Hariyanto, mengatakan hasil pemantauan harga bahan kebutuhan pokok pada hari ketiga Ramadhan di Pasar Harian Simpang dalam kondisi terkendali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk stok dan harga dari bahan kebutuhan pokok vital yang beredar seperti gula, tepung, beras, minyak goreng, telur, dan lainnya dalam kondisi terkendali,” ujar H. Denny.

Meski demikian, pada kegiatan tersebut, Tim Satgas Pangan menemukan bahan pangan yang tidak layak konsumsi seperti garam bleng yang murni mengandung boraks yang biasa digunakan untuk pembuatan kerupuk.

Baca Juga :  Labling DLH Tanbu Terima Penghargaan Adi Niti

Dari pemantauan, didapati bahan pangan yang tidak aman konsumsi. Hal ini dilihat dari hasil test cepat yang dilakukan oleh petugas Loka BPOM Kab. Tanah Bumbu. Bahan pangan tersebut didapati mengandung formalin yaitu pada produk ikan cumi kering dan ikan teri Medan putih yang biasa dijual dalam bungkusan plastik 0,5 – 1 kiloan.

Sedangkan untuk ikan laut basah, kondisinya aman. Ini juga dilihat dari hasil pengujian sampel pada beberapa jenis ikan, tidak ditemukan kandungan formalin.

“Garam Bleng mengandung boraks kita sita untuk dimusnahkan, sedangkan untuk ikan cumi kering dan ikan teri Medan putih kita minta pedagang tidak lagi menjual barang tersebut karena bisa menimbulkan penyakit. Sambil kita pantau para pedagang tersebut,” ucapnya.

Baca Juga :  SAB Hadiri Syukuran HUT Satuan Pengamanan ke-43 di Polres Tanbu

Satgas Pangan Tanbu yang turun melakukan pemantauan di lapangan ini terdiri dari Dinas KUMP2, Bagian PSDA2P Setda, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Loka BPOM, Gabungan Satuan Reskrim dan Intel Polres Tanah Bumbu. (az).

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu
Pelantikan Kadis Perikanan, Andi Rudi Ingin Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana
Pemkab Tanah Bumbu Distribusikan Bibit Penghijauan
Diskumdagri Laksanakan Pelatihan Usaha Mikro di Polewali Marajae
Andi Rudi Latif Lantik Anwar Sadat Kepala Dinas Perikanan
Hari Lingkungan Hidup, Sekda Tanbu Sampaikan Menjaga Alam Kewajiban Bersama
Lompatan Besar, Andi Rudi Latif Launching Aplikasi Si Tegar BerAKSI
Andi Rudi Latif Sambut Baik Ombudsman RI Sosialisasi Pengawasan di MPP Tanah Bumbu

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:35 WITA

7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:25 WITA

Pelantikan Kadis Perikanan, Andi Rudi Ingin Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:06 WITA

Diskumdagri Laksanakan Pelatihan Usaha Mikro di Polewali Marajae

Senin, 8 Juni 2026 - 08:52 WITA

Andi Rudi Latif Lantik Anwar Sadat Kepala Dinas Perikanan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:12 WITA

Hari Lingkungan Hidup, Sekda Tanbu Sampaikan Menjaga Alam Kewajiban Bersama

Berita Terbaru

Kotabaru

Usulan Kabupaten Tanah Kambatang Lima Masuk Meja Kemendagri

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:33 WITA

Kotabaru

Promosi Pangan Lokal, Pemkab Kotabaru Dorong Pola Makan Sehat

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:18 WITA

Tanah Bumbu

7 Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan di Tanah Bumbu

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:35 WITA