Fraksi Gerindra: Kami Tetap Ngotot

Avatar photo

- Editor

Selasa, 1 November 2022 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu tetap ngotot walk out meski Ketua DPRD dan anggota Fraksi lain menjelaskan persoalan dana DAK dari pusat, Senin (31/10/2022).

Peristiwa itu terjadi saat Pimpinan Rapat Paripurna, Supiansyah, membaca pembukaan rapat sampai pada kalimat “… Atas izin dan hidayah-Nya,” tiba-tiba dari deretan kursi DPRD melayangkan interupsi.

“Interupsi Pimpinan, Roby Rahman dari Fraksi Gerindra,” kata Roby.

Inti dari interupsinya, meminta Pimpinan Rapat menunda Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap RAPBD Tahun Anggaran 2023 dengan alasan meminta penjelasan surat dari Kementerian Dalam Negeri terkait penambahan anggaran.

Alasan kedua kata Roby, setelah rapat finalisasi anggaran terdapat perbedaan dengan yang akan diparipurnakan, sehingga ia meminta Rapat Paripurna ditunda.

Roby mengatakan, jika pemerintah daerah memiliki penjelasan maka Gerindra minta dirapatkan kembali sebelum masuk rapat pengambilan keputusan RAPBD 2023.

Baca Juga :  DPRD Tanbu dan Pemda Capai Kesepakatan KUPA PPA 2022

Sementara itu pimpinan Rapat Paripurna DPRD, Supiansyah, menjelaskan bahwa jika dalam rapat paripurna 3 fraksi dari 5 fraksi yang ada di DPRD menolak maka rapat paripurna baru bisa dibatalkan.

“Tapi bilanya 2 fraksi yang menolak maka paripurna tetap (dilaksanakan) itulah penjelasannya,” kata Supiansyah yang biasa disapa Haji Upi.

Soal penjelasan DAK, kata Supiansyah, dalam rapat paripurna, Bupati nanti akan menjawab dalam sambutannya setelah pemandangan fraksi-fraksi.

Supiannyah juga menuturkan, kalau daerah mendapatkan dana DAK dari pemerintah pusat, mengapa harus ditolak. Ia justru menilai sangat aneh jika daerah diberikan dana DAK tapi ditolak.

Dalam rapat paripurna, Supiansyah mencoba menenangkan Fraksi Gerindra agar tidak walk out dengan menyampaikan bahwa fraksi nanti akan memberikan pemandangannya dalam rapat paripurna tersebut, menerima atau menolak.

Baca Juga :  Fraksi Gabungan PAN dan NasDem Minta Anggaran 2024 Lebih Pro Rakyat

Sementara Fraksi Gerindra tetap meminta penundaan rapat paripurna, tapi tidak dikabulkan oleh Pimpinan Rapat karena hal itu tidak mungkin dilakukan. Tetapi Gerindra tetap ngotot minta ditunda.

“Kami tetap ngotot Pimpinan, Fraksi Gerindra keluar dari ruangan ini,” kata Boby Rahman.

 

Akhirnya semua fraksi-fraksi diminta tanggapannya oleh Pimpinan Rapat Paripurna, apakah Rapat Paripurna tetap dilanjutkan atau tidak.

Masukan dari Ketua Fraksi PDIP I Wayan Dharma berpendapat, rapat paripurna tetap dilanjutkan, soal menerima atau ditolak, itu nanti pada saat masing-masing fraksi menyampaikan pemandangan akhirnya.

Dari Fraksi Golkar juga meminta tetap melanjutkan rapat paripurna meski semua anggota Fraksi Gerindra walk out. Begitu juga Fraksi PKB dan Fraksi gabungan Amanat Nasional Demokrat.

Terkait penundaan Rapat Paripurna, Supiansyah berpegangan pada amanat Permendagri Nomor 77 agar RAPBD dapat disahkan 60 hari sebelum masa akhir tahun.

Baca Juga :  Habib Musthofa: Mengubah Nasib Sendiri

Ia menyimpulkan inti permasalahan yang ditanyakan oleh Fraksi Gerindra adalah DAK, dan menurut Supiansyah, tidak perlu membahas dan memang tidak pernah membahas DAK, bahkan untuk meyakinkan hal itu, ia sudah mengkonfirmasi ke provinsi dan hasilnya sama.

Menurutnya, dana DAK itu anggaran dari pusat dan sudah jelas peruntukkannya. Ia khawatir jika DAK tidak dilaksanakan, maka pemerintah pusat tidak akan memberikan lagi ke daerah pada tahun-tahun berikutnya.

“DAK itu kurang lebih 200 miliar naiknya. Jangan salah anggapan, Bupati tidak menambah sedikit pun. Itu aja DAK yang naik,” terang Supainsyah ZA, SE, MH.

Hadir dalam Rapat Paripurna Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar, Sekretaris Daerah, Kepala SKPD, Asisten, Staf Ahli, Tim Percepatan Pembangunan Daerah, dan para undangan. (MAS)

Berita Terkait

Tantangan Tahun 2025: Bappelitbang Harap SKPD Siapkan Strategi Hadapi Masalah
Tupoksi Sekretariat Berikan Layanan Pimpinan dan Anggota DPRD
Cegah Banjir Berulang, Dinas PUPR Normalisasi Saluran Drainase
Ketua DPRD Tanbu Sampaikan Terima Kasih Partisipasi Masyarakat Ikuti Pemilu 2024
DPRD Tanah Bumbu Sahkan 14 Perda Sepanjang Tahun 2023
Tantangan Pembangunan Tanah Bumbu 2025: Pendidikan, Lapangan Kerja, Kemiskinan
Hasil Diskusi Publik Tentukan Arah Kebijakan Pembangunan Tanah Bumbu
Wakil Ketua DPRD Tinjau titik Lokasi Banjir
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:48 WIB

Ini Calon Anggota DPD RI Dapil Kaltim Peraih Suara Tertinggi

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:20 WIB

Vicky Prasetyo Bobol Tabungan Demi Nyaleg

Kamis, 29 Februari 2024 - 14:58 WIB

Artis Aldi Taher Sebut Nyaleg Modal Rp 100 Ribu

Kamis, 29 Februari 2024 - 14:51 WIB

Artis Melly Goeslaw Masih Unggul di Dapil Jabar I

Kamis, 29 Februari 2024 - 14:47 WIB

Suami Artis Ikut Nyaleg, Hasil Beda Nasib

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:11 WIB

Jarang Muncul di Televisi, Sule Sebut Faktor Usia

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:05 WIB

Real Count KPU Capai 77,64 Persen, Prabowo-Gibran Masih Unggul

Senin, 26 Februari 2024 - 22:06 WIB

Prabowo-Gibran Unggul Karena Migrasi dari Pemilih Jokowi

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Zairullah Azhar Resmikan Kantor Kecamatan Kusan Tengah

Sabtu, 2 Mar 2024 - 17:52 WIB

Kalsel

Gubernur Kalsel Dukung Kalphyco 2024

Sabtu, 2 Mar 2024 - 16:20 WIB

Kalsel

Paman Birin: BUMD Punya Peran Stabilkan Inflasi

Jumat, 1 Mar 2024 - 20:03 WIB

Lensa Kamera

Ini Calon Anggota DPD RI Dapil Kaltim Peraih Suara Tertinggi

Kamis, 29 Feb 2024 - 22:48 WIB

Daerah

Ini Prediksi Anggota DPRD Provinsi Kaltim 2024-2029

Kamis, 29 Feb 2024 - 18:38 WIB