DPRD Tanbu Bahas Mitigasi Kecelakaan Jalur Alternatif Batulicin-Banjarbaru

- Editor

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Angka kecelakaan lalu lintas meningkat tajam di jalur alternatif Batulicin – Banjarbaru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memanggil sejumlah instansi membahas masalah dan solusi atas berbagai peristiwa kecelakaan.

Kecalakaan yang banyak menarik perhatian masyarakat adalah meninggalnya 7 orang akibat tambarakan mobil pickup dengan mobil tangki memuat BBM. 2 mahasiswa KKN Universitas Lambung Mangkurat meninggal, 3 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama, 1 anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi, dan sopir pickup.

Rangkaian kecelakaan ini mendapat perhatian DPRD Komisi II dengan memanggil semua instansi terkait, untuk mengevaluasi dan memitigasi potensi bahaya sepanjang jalur alternatif Batulicin-Banjarbaru.

Rapat Komisi DPRD ini dipimpin Ketua Komisi II Andi Sadar menghadirkan jajaran Polres Tanah Bumbu diwakili Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polsek Mantewe, Koramil Mantewe, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu, serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam rapat Komisi II DPRD, Sepunggur, Senin (10/8/2026), Kapolsek Mantewe A. Kusnin menyampaikan potret buram tingginya kerawanan di ruas jalan alternatif sepanjang kurang lebih 120 kilometer tersebut. Berdasarkan data Kepolisian, dalam kurun waktu satu bulan terakhir—terhitung sejak 30 Juni 2026—telah terjadi setidaknya 13 kali kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Kisah Malaikat Maut Mencabut Nyawa Rasulullah di Majelis Lailatul Jum’at

Kondisi topografi jalan yang membelah perbukitan, lereng curam, serta diwarnai tikungan tajam dan blind spot (titik buta) disinyalir menjadi faktor utama yang memicu terjadinya benturan antarpenanganan kendaraan. Selain faktor medan, gaya berkendara pengemudi yang kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi akibat mengejar efisiensi waktu tempuh turut memperparah tingkat risiko.

“Mayoritas kecelakaan terjadi pada siang hari. Pola yang sering ditemukan adalah pengemudi mengambil awalan kecepatan tinggi saat hendak menanjak atau selepas jalan lurus, sehingga ketika berada di tikungan, kendaraan memakan badan jalan dari arah berlawanan,” ungkap Kapolsek Mantewe. Senin (10/8/2026).

Pandangan senada disampaikan perwakilan Satlantas Polres Tanah Bumbu. Dari analisis pihak kepolisian, terdapat mindset di tengah masyarakat yang saling berlomba memecahkan rekor waktu tempuh tercepat sejak jalan tersebut diresmikan. Salah satu titik paling rawan yang dicatat kepolisian berada di kawasan Gunung Raya (Sinar Sileno Raya), di mana dalam hitungan 2×24 jam pernah terjadi tiga kecelakaan beruntun.

Menanggapi fenomena tersebut, perwakilan Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Robby Cahyadi menyatakan pihaknya telah memitigasi sejumlah titik rawan pada ruas jalan primer dua lajur tersebut. Saat ini, perbaikan dan perubahan alinyemen jalan tengah dilakukan di tiga titik utama, yaitu daerah Bunglai, Gunung Papua, serta Jalur 12.

Baca Juga :  Pemkab Tanbu Komitmen Sukseskan Program Sekolah Rakyat

Guna menekan angka kecelakaan, Dinas PUPR Kalsel bersama instansi terkait berencana menambah alokasi anggaran pada APBD Perubahan untuk pengadaan dan pemasangan kelengkapan jalan.

Poin penanganan mencakup pemasangan guardrail (pagar pengaman) di belokan curam, penambahan marka jalan, pembuatan pita penggaduh (rumble strip), penambahan rambu chevron (pengarah tikungan), hingga penegasan papan informasi batas kecepatan maksimal—yakni 60 km/jam untuk jalur lurus dan maksimal 40 km/jam di area tikungan.

Di sisi lain, seluruh pihak yang hadir mengapresiasi respons cepat para relawan dan driver ambulans desa di Kecamatan Mantewe yang selama ini menjadi garda terdepan dalam proses evakuasi korban kecelakaan di lapangan.

Melalui rapat gabungan ini, DPRD Tanah Bumbu bersama instansi teknis sepakat untuk mempercepat realisasi penambahan sarana prasarana keselamatan jalan, mengintensifkan sosialisasi batas kecepatan, serta mendorong kajian pemangkasan titik-titik tikungan yang dinilai sangat membahayakan bagi para pengguna jalan. (Iq)

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Peningkatan Produksi Usaha Mikro Tenun Pagatan
Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan
Satgas Karhutla Tanah Bumbu Terima Bantuan Logistik dari Pelindo Batulicin
UWG Malang dan Pemkab Tanah Bumbu Jalin Berbagai Kerja Sama Pembangunan Daerah
Bupati Andi Rudi Latif Segera Bangun Siring Laut di Pagatan, Antisipasi Gelombang Pasang
Andi Irmayani Beri Dukungan Penuh Kader PKK Ikuti Jambore Kalsel 2026
Puskesmas Batulicin 1 Siapkan Diri Sambut Penilaian Bebas Korupsi
BPBD Tanah Bumbu Kerahkan Helikopter Tangani Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Peningkatan Produksi Usaha Mikro Tenun Pagatan

Jumat, 18 September 2026 - 14:25 WITA

Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan

Jumat, 18 September 2026 - 14:19 WITA

Satgas Karhutla Tanah Bumbu Terima Bantuan Logistik dari Pelindo Batulicin

Kamis, 17 September 2026 - 17:01 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Segera Bangun Siring Laut di Pagatan, Antisipasi Gelombang Pasang

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WITA

Andi Irmayani Beri Dukungan Penuh Kader PKK Ikuti Jambore Kalsel 2026

Berita Terbaru

DPRD Tanah Bumbu

Pelabuhan BIB, DPRD Tanah Bumbu Dorong Mediasi Tuntutan Warga Sebamban Baru

Senin, 21 Sep 2026 - 18:26 WITA

Tanah Bumbu

Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:25 WITA