Diskumdagri Tanbu Jelaskan Biaya per Kios Rp 4,6 Juta

- Editor

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Plt. Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu, Eryanto Rais, memaparkan rencana pembangunan kios mencapai 1,2 miliar relokasi dan pembangunan ulang Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan.

Hal ini terungkap dalam rapat dengan Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu terkait relokasi dan rencana pembangunan ulang Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan, Kamis (2/4/2026).

Dalam rapat Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Plt Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri), Eryanto Rais, memaparkan secara rinci anggaran pembangunan Kios Sementara mencapai Rp1.081.140.659 atau sekitar Rp1,2 miliar setelah ditambah pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 11 persen.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan sebanyak 200 unit Kios Sementara, yang mencakup berbagai komponen pekerjaan, mulai dari rangka bawah, rangka atas, lantai, dinding, instalasi listrik, kusen dan pengunci, hingga atap.

Eryanto menegaskan bahwa seluruh perhitungan anggaran sesuai rencana anggaran biaya (RAB) dan petunjuk teknis yang berlaku. Ia juga membantah informasi yang beredar mengenai biaya pembangunan kios yang disebut mencapai Rp50 juta per unit.

Baca Juga :  KPID Kalsel Kunjungi Diskominfo SP dan Radio Swara Bersujud Tanbu

“Biaya per kios sekitar Rp4,6 juta. Jadi jika ada informasi menyebut Rp50 juta, itu tidak benar dan terlalu tinggi. Kami melaksanakan pekerjaan ini sesuai RAB yang telah disusun,” ujar Eryanto.

Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

Sementara itu, anggota DPRD Tanah Bumbu, Harmanuddin, menyampaikan sejumlah catatan berdasarkan keluhan pedagang di lapangan. Ia menyoroti masih adanya kekurangan pada fasilitas pendukung di lokasi relokasi.

“Kami menerima laporan adanya lampu yang kerap mati dan beberapa infrastruktur penunjang yang belum optimal. Hal ini perlu segera dibenahi agar pedagang merasa nyaman saat menempati kios sementara,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, pimpinan rapat Andi Erwin Prasetya meminta pihak penyedia jasa dan konsultan untuk tetap bertanggung jawab selama masa pemeliharaan.

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan respons cepat terhadap berbagai kendala teknis di lapangan agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.

Baca Juga :  Rahmat Trianto: Kami Akan Naikkan Pertumbuhan Ekonomi

“Kami minta pihak kontraktor rutin melakukan pemantauan. Jika ada kerusakan seperti lampu mati atau kendala lainnya, harus segera ditangani agar tidak menghambat aktivitas pedagang,” ujarnya.

Eryanto Rais menambahkan, pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dengan kontraktor guna memastikan kenyamanan pedagang selama masa relokasi. Ia juga menyebutkan bahwa saat ini progres pekerjaan telah memasuki tahap pemagaran area sebagai bagian dari persiapan sebelum pembongkaran total dilakukan.

“Kami terus berupaya mendengar dan menindaklanjuti masukan. Dukungan dari DPRD dan semua pihak sangat penting agar penanganan pasar ini berjalan lancar tanpa polemik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, proses pembangunan ulang Pasar Pagatan saat ini telah memasuki tahap lelang pembongkaran. Setelah tahap tersebut selesai, akan dilanjutkan dengan lelang pembangunan fisik. Namun demikian, Diskumdagri belum dapat memastikan target waktu penyelesaian proyek secara keseluruhan. (dir)

Berita Terkait

Dihadiri Komis IX DPR RI, Tanah Bumbu Perkuat Pembangunan Keluarga dan Kependudukan
Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi Layanan Aduan SP4N LAPOR!
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional
Dandim Tanah Bumbu Laporan Kesiapan TMMD ke-130 Tahun 2026
Bupati Andi Rudi Latif Lantik Ansyari Firdaus Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu
Buka TMMD ke-130, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Gotong Royong dan Cegah Karhutla
Bupati Andi Rudi Latif Lantik 10 Pejabat Pemkab Tanah Bumbu
Tanah Bumbu Rencanakan Belanja APBD Rp 2,88 Triliun Tahun 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:31 WITA

Dihadiri Komis IX DPR RI, Tanah Bumbu Perkuat Pembangunan Keluarga dan Kependudukan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02 WITA

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi Layanan Aduan SP4N LAPOR!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:45 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Dandim Tanah Bumbu Laporan Kesiapan TMMD ke-130 Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:01 WITA

Buka TMMD ke-130, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Gotong Royong dan Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi Layanan Aduan SP4N LAPOR!

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:02 WITA

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:45 WITA

Tanah Bumbu

Dandim Tanah Bumbu Laporan Kesiapan TMMD ke-130 Tahun 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:08 WITA