TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu) memulai Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama 2026 di Masjid Agung Al-Falah, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (19/2/2026), dengan tema “Aksi Sinergitas Merah Putih.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat ikatan dan silahturahmi antar lapisan elemen masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas spiritualitas masyarakat di bulan suci penuh tahun 2026.
Bupati Tanbu Andi Rudi Latif menghadiri langsung acara ini dan menyampaikan sambutan mengapresiasi kehadiran para undangan, khususnya para habaib dan tokoh agama.
Andi Rudi Latif mengingatkan dalam suasana bulan suci Ramadhan, pentingnya untuk selalu syukur kepada Allah SWT atas kesempatan bertemu kembali dengan bulan suci Ramadan.
Usai menyampaikan sambutan, Andi Rudi Latif membagikan santunan kepada anak yatim, fakir miskin, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
Penceramah Habib Assyarif Assegaf, menyampaikan tausiahnya berkaitan empat keutamaan, yang Allah berikan khusus bagi umat Nabi Muhammad SAW, di bulan Ramadan.
Pertama, pada malam pertama Ramadhan, Allah Allah SWT memandang hamba-Nya dengan kasih sayang dan menjadikannya wasilah diampuninya dosa-dosa hambanya terdahulu.
Kedua, Para Malaikat beristigfar sepanjang waktu berpuasa hingga tiba waktunya berbuka, para malaikat tak henti-hentinya memohonkan ampunan kepada Allah SWT bagi mereka yang berpuasa.
Ketiga, Bagi Allah, aroma mulut orang yang berpuasa memiliki kedudukan lebih mulia dan harum di sisi Allah SWT dibandingkan minyak kasturi.
Ketiga, syurga bersolek, karena Allah SWT memerintahkan surga untuk mempercantik diri dan bersolek sebagai bentuk penghormatan serta ganjaran bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan melaksanakan ibadah puasa.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap dapat terus bersinergi dengan para ulama dalam membangun kualitas masyarakat yang tidak hanya unggul secara lahiriah, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah.
turut berhadir dalam acara, jajaran Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah, para ulama dan guru, para habib, tokoh dan masyarakat umum. (Iq)











