BPOM Awasi Program Makan Bergizi Gratis di Tanah Bumbu

- Editor

Selasa, 14 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Tanah Bumbu ikut melakukan pengawasan.

Kepala Loka POM Tanah Bumbu, Rahmat Hidayat, mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan sampel, guna memastikan keamanan makanan yang disediakan oleh penyedia. Adapun yang dicek seperti pewarna, borax, dan pengawet.

“Untuk hari ini semuanya aman,” katanya.

Nantinya petugas melakukan pengecekan ke sekolah-sekolah yang mendapatkan Program Makan Bergizi Gratis.

Program Makan Bergizi Gratis mulai dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu pada Senin (13/1/2025).

Penerimanya adalah anak didik TK, SD, SMP, dan SMK di Yayasan Bangun Banua, Yayasan Nurul Hidayah, dan SDN 3 Kampung Baru. Mereka mendapat satu kotak makanan berisi nasi, potongan ayam, sayur dan buah.

Baca Juga :  Oktober Ini, Sampah di TPA Sungai Dua Mulai Diproses Jadi Bahan Bakar Alternatif

“Hari ini launching tiga tempat yakni di Yayasan Bangun Banua, Yayasan Nurul Hidayah, dan SDN 3 Kampung Baru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Tanah Bumbu Amiluddin.

Amiluddin menjelaskan, pelaksanaan program yakni vendor dari Provinsi Jawa Tengah. Vendor tersebut diberikan kesempatan untuk membuka subkontrak, mengingat dapurnya hanya mampu menyediakan 3.000-3.500 porsi per hari.

“Jumlah siswa TK, SD, dan SMP di Kabupaten Tanah Bumbu mencapai 71.803 orang. Untuk memenuhi kebutuhan ini diperlukan 24 dapur. Saat ini baru tersedia dua dapur yakni di Amandit dan Kompi, yang langsung dikelola oleh Kodim 1022,” jelas Amiluddin saat pelaksanaan program.

Baca Juga :  Bimtek PSKS Tanah Bumbu Tingkatkan Kompetensi Gunakan Bahasa Isyarat

Sementara ini ada beberapa kendala, salah satunya adalah ketersediaan ompreng berbahan stainless steel yang menjadi standar program ini.

“Hanya tersedia 2.000 ompreng sehingga pelaksanaannya difokuskan di beberapa sekolah,” kata Amiluddin.

Menurut Amiluddin, setelah di Kecamatan Simpang Empat, program ini akan disebar secara bertahap ke seluruh sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu.

Untuk jumlah anak didik dari PAUD hingga SMP/MTs yang terdata hingga November 2024 ada 71.806 siswa.

Dari pantauan, siswa yang menerima program ini tampak antusias menyantap makanan. Seorang siswa, Ahmad, mengaku bisa mengurangi jajan di sekolah.

“Senang dapat makanan, bisa menghemat uang jajan sehingga bisa dipakai buat beli yang lain,” katanya. (E)

Berita Terkait

Maulid Nabi Muhammad, Tanah Bumbu Hadirkan Gus Kautsar di Masjid Al-Falah
Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu
30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina
APBD Perubahan 2026, Belanja Tanah Bumbu Capai Rp 3.6 Triliun
Layanan Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin
Gratis, Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026
Raperda Disetujui, Kepala Desa Menjabat 8 Tahun dalam Satu Periode
Kodim 1022 Sampaikan Kesiapsiagaan Tim Tanah Bumbu Hadapi Ancaman Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:46 WITA

Maulid Nabi Muhammad, Tanah Bumbu Hadirkan Gus Kautsar di Masjid Al-Falah

Selasa, 15 September 2026 - 18:36 WITA

Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu

Selasa, 15 September 2026 - 18:20 WITA

30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina

Selasa, 15 September 2026 - 15:11 WITA

Layanan Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin

Selasa, 15 September 2026 - 14:47 WITA

Gratis, Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:36 WITA

Tanah Bumbu

30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:20 WITA

DPRD Tanah Bumbu

Fraksi Gerindra Tanah Bumbu Tekankan Efisiensi Belanja Daerah

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:55 WITA