Zairullah Tandatangani Masjid Apung Senilai 23 Milyar

  • Home /
  • Artikel /
  • Zairullah Tandatangani Masjid Apung Senilai 23 Milyar

Zairullah Tandatangani Masjid Apung Senilai 23 Milyar

BATULICIN, Goodnews.co.id – Zairullah menandatangani prasasti Masjid Ziyadatul Abrar dan penetapan arah kiblat masjid yang akan menjadi salah satu wisata religius masa kepemimpinan Zairullah bersama Muhammad Rusli, masjid apung berada di Pantai Siring Pagatan, Desa Sungai Lembu Kecamatan Kusan Hilir. Rabu (03/03/2021).

Walaupun hujan panjang mengguyur Tanah Bumbu, kegiatan pemerintah daerah terus bergerak, hari ini Bupati Zairullah menandatangani prasasti masjid Ziyadatul Abrar, mesjid yang berada di bibir pantai ini, akan menarik ribuan pengunjung karna bangunan masjid yang unik.

Masjid apung ini merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan PT Borneo Indobara (BIB) dalam memberikan kontribusi pembangunan daerah.

Bupati Zairullah Azhar menyampaikan bahwa  bentuk kerjasama ini merupakan keharusan seluruh pihak terkait, ikut dalam menyebarkan kebaikan.

Diharapkan, masjid apung tersebut akan menjadi icon wisata religius sebagai bagian identitas Kabupaten Tanah Bumbu bervisi religius.

"Kedepan, masjid ini akan menjadi icon wisata religius di Tanah Bumbu, serta dapat menarik minat para pengunjung." Kata Bupati yang dikenal dengan sebutan "the legend."

img-1614781621.jpg

Masjid dengan sajian wisata religius ini akan meningkatkan roda perekonomian masyarakat sekitar masjid apung dan menjadi kebanggaan masyarakat Tanah Bumbu.

Dindin Makinudin Senior Manager CSR & Sustainability PT Borneo Indobara, saat dihubungi goodnews.co.id, mengungkapkan bahwa kerjasama ini adalah bagian dari upaya Borneo Indobara (BIB) dalam memberikan dukungan.

"Semua yang kita siapkan ini adalah bagian dari daya dukung pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu, khususnya dalam bidang keagamaan dan pariwisata daerah." Jelasnya.

Mesjid apung mewah Ziyadatul Abrar dibangun dengan dana sekitar 23 milyar, Dindin juga berharap masjid ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekitar masjid.

Dindin pun memahani bahwa masjid apung megah itu nantinya akan menjadi aset daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

"Kerjasama dengan pemerintah daerah, tentunya itu harus kita lakukan karna itu nanti akan menjadi aset daerah, masjid apung ini akan menjadi warisan keberadaan BIB di Kabupaten Tanah Bumbu." Jelasnya.

Keberadaaan masjid Apung ini memiliki multiplier effect (dampak berganda) terhadap perekonomian, pariwisata, pendidikan keagamaan yang bisa diakomodir melalui kegiatan masjid Ziyadatul Abrar.

"Bangunan masjid apung Ziyadatul Abrar memiliki dua lantai, lantai pertama digunakan sebagai tempat beribadah sholat. lantai kedua bisa digunakan kegiatan keagamaan, tablik akbar, pesta pernikahan, acara gathering dan sebagainya sehingga ada nilai ekonomis disana." Kata Dindin.

Disisi lain, BIB juga akan membantu menyiapkan bangunan untuk rumah tahfidz, yang nantinya akan menjadi daya dukung untuk tata kelola masjid apung tersebut.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Teknik Tambang PT BIB, Anggota DPRD Tanbu, Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua MUI, pejabat SKPD, tokoh agama dan masyarakat, serta undangan lainnya. (MAS)

Komentar
  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar