Peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Nurussalam, Guru Zaini Berpesan 4 Hal

  • Home /
  • Artikel /
  • Peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Nurussalam, Guru Zaini Berpesan 4 Hal

Peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Nurussalam, Guru Zaini Berpesan 4 Hal

BATULICIN, Goodnews.co.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu mengadakan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Besar Muhammad Saw 1442 Hijriyyah di Masjid Nurussalam Gunung Tinggi. Selasa (16 Maret 2021).

Pada acara peringatan Isra' Mi'raj kali ini Pemerintah daerah  Kabupaten Tanah Bumbu mengundang Guru Achmad Zaini sebagai penceramah dari Samarinda.

img-1615873058.jpg

Dalam sambutan Bupati Zairullah Azhar meminta guru Achmad Zaini untuk mendoakan kabupaten Tanah Bumbu kembali membumikan motto Bersujud. Bersih, syukur, jujur, damai. Dan menjadikan Tanah Bumbu sebagai Serambi Madinah.

Peringatan Isra dan Mi'raj yang diselenggarakan Kabupaten Tanah Bumbu adalah peristiwa mengambil hikmah dua peristiwa perjalanan Nabi Muhammad Saw. Isra' memiliki arti perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsho di Yerussalem. Sedangkan Mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsho ke Sidratul Muntaha langit ke 7 untuk menerima perintah solat 5 waktu.

Sebelum tiba di Masjidil Aqsho, malaikat Jibril mengajak Rasulullah sholat di beberapa tempat seperti Tayyibah (Madinah Al Munawwarah), Madyan (tempat berteduhnya Nabi Musa AS saat dikejar Firaun), Thursina (tempat Nabi Musa menerima wahyu Allah) dan Betlehem atau Bait Al Lahm (tempat lahirnya Nabi Isa).

Perjalanan menuju Sidrotul Muntaha, Nabi Muhammad bertemu dengan Allah dan melihat singgasanaNya dengan mengendarai seekor hewan putih bertubuh lebih besar dari keledai dan kecil dari bagal bernama Buroq.

Peristiwa ini terjadi pada satu tahun sebelum hijrah antara tahun 620-621 M. Ada yang menyebut peristiwa ini terjadi di malam tanggal 27 Rajab, Nabi menerima perintah solat di langit ke-7.

Ceramah Guru Achmad Zaini,  berpesan kepada hadirin untuk menjaga 4 hal, yaitu Akhlak (sikap dan perilaku), waro' (menjaga diri), hilm (menahan diri, tidak mudah terprovokasi atau mudah marah). 

Guru berharap pegawai dapat melaksanakan solat 2 rakaat sebelum bekerja untuk memancing ridho Allah agar berkah Allah hadir di setiap kantor Kabupaten Tanah Bumbu. (MAS)

Komentar
  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar