Perbaikan Jalan Karang Jawa Menunggu Bupati Terpilih

  • Home /
  • Artikel /
  • Perbaikan Jalan Karang Jawa Menunggu Bupati Terpilih

Perbaikan Jalan Karang Jawa Menunggu Bupati Terpilih

BATULICIN, Goodnews.co.id - Jalan Karang Jawa Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat rusak parah, aspal tua mulai pecah-pecah, jalan yang tambal sulam oleh warga menunggu perhatian dari dinas terkait.

Bila melihat Jalan Insgub yang berdekatan dengan Jalan Karang Jawa, kondisinya sangat berbeda jauh. Jalan Insgub lebar mulus, lampu penerang jalan umum lebih besar, drainase tinggi dan panjang.

Di Jalan Karang Jawa, lampu jalan yang baru dipasang lebih kecil, drainase separuh jalan, aspal berlubang-lubang.

Hujan sedikit saja air akan menggenangi jalan karna aspal tua lebih rendah dibandingkan drainase.

Jalan Karang Jawa ini berkali-kali diukur, silih berganti warga melihat jalan ini diukur. Tapi hingga kini jalan belum diaspal dan drainase (selokan) belum semuanya dikerjakan.

Jalur Jalan Karang Jawa ini adalah jalan padat penduduk, sering dilewati pengendara saat memotong jalan menuju jalur Koramil. Jalan ini sudah saatnya diperbaiki.

Menurut Kepala Desa Barokah Hendra Jayadi, S.AP, Karang Jawa masuk kategori jalan lingkungan kabupaten. Sehingga saat ini menjadi tanggung jawab Kabupaten untuk diaspal.

"Sebenarnya sudah beberapa kali diusulkan tapi menunggu antrian. Di Desa Barokah ini seharusnya semua jalan lingkungan sudah diaspal karna masuk wilayah perkotaan kabupaten." Ungkapnya. Senin, (22/2/2021).

Hendra Jayadi juga mengamati bahwa seharusnya jalan-jalan padat penduduk dan jalan yang ramai dilewati menjadi prioritas pengaspalan.

"Melihat Jalan Insgub yang sudah mulus, sebaiknya dilanjutkan sampai ke Jalan Karang Jawa termasuk selokannya supaya air tidak meluap ketika hujan deras." Kata Hendra Jayadi membandingkan jalan yang terhubung langsung antara Karang Jawa dan Insgub.

Dia juga berharap agar saluran pembuangan air dari Jalan Transmigrasi atau Plajau dapat disalurkan ke laut atau disalurkan ke arah Jalan Bata Merah yang melintasi jembatan kecil sehingga jalan plajau yang dekat dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tidak meluap. Air yang banjir tersebut pun kadang menggenangi Jalan Karang Jawa saat curah hujan cukup tinggi.

"Jalan yang besar-besar masuk perencanaan Kabupaten, jalan yang kecil-kecil ya biarlah dianggarkan oleh desa." Selorohnya sambil tertawa kecil.

img-1613976308.jpg

Kepala Bidang Bina Marga Hernadi Wibisono, ST ketika diwawancarai di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu mengungkapkan bahwa itu masuk wilayah perencanaan jalan lingkungan kabupaten, menurutnya tinggal menunggu arahan dari Bupati yang akan dilantik pada minggu keempat bulan Februari 2021 ini.

"Untuk saat ini, masih menunggu arahan dari Bupati yang akan dilantik. Kami memang ada program jalan lingkungan anggaran 2,5 milyar. Jalan lingkungan seluruh kecamatan kita ini ada, mulai Satui, Angsana, sampai Mantewe ada. Tapi nanti akan dikonsultasikan dulu ke pimpinan dan juga DPRD, sampai saat ini saya masih menunggu arahan." Jelasnya. Senin (22/2/2021).

Dia mengamini bahwa sebenarnya Jalan Karang Jawa itu sangat perlu diperbaiki karna umur aspal sudah diatas 5 tahun lebih. tapi saat ini karna keterbatasan anggaran maka Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang utamakan skala prioritas dulu.

Jika tidak ada hambatan maka pengaspalan sudah bisa dilakukan di bulan April 2021 setelah melewati mekanisme tender. (MAS)

Komentar
  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar