Penuhi Lapangan Kerja, Akram: ZR Akan Bangun Pusat-pusat Bisnis

Penuhi Lapangan Kerja, Akram: ZR Akan Bangun Pusat-pusat Bisnis

Menurut Tim Kajian Pemenangan ZR, Akram Sadli, tahun 2021 Tanah Bumbu  akan terjadi kebutuhan lapangan kerja yang sangat tinggi karena banyak pengangguran di masa pandemi Covid-19.

Orang tak akan betah berada lebih lama di rumah tanpa penghasilan, dan berusaha mencari pekerjaan baru.

Perusahaan akan kebanjiran lamaran, dan keadaan itu akan menjadi PR bupati baru.

Melihat keadaan itu, kata Akram, yang menjadi perhatian besar adalah lapangan kerja, bukan beasiswa atau kesehatan. "Hari ini siapa yang mau kuliah atau sakit, orang maunya tetap sehat dan bisa kerja," kata Akram.

Dilanjutkan Akram, PR ini sudah diperhitungkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu nomor urut 3, Zairullah Azhar-Muhammad Rusli dengan mempersiapkan lapangan pekerjaan dan memberikan dukungan kepada UMKM untuk bangkit pasca Covid-19.

Lebih jauh Akram mengatakan, masalah terkait lapangan kerja ini tak bisa dianggap sepele, maka saatnya untuk menata ulang ekonomi agar segera bergerak lebih cepat, menormalkan kerja para tenaga kerja yang dirumahkan atau dikurangi jam kerja untuk kembali kerja produktif.

ZR, katanya, sudah merencanakan segera membuka lapangan kerja baru 30.000 orang, caranya memasukkan investor, kerja sama dengan pengusaha lokal. Segera memberikan pelatihan keterampilan pembinaan sebanyak 10.000 orang untuk memenuhi lapangan kerja. "Tahun lalu pengangguran Kabupaten Tanah Tanah diperkirakan 5.710 orang," sebutnya.

Menurut Akram Sadli, dengan pelatihan diharapkan tenaga kerja lokal bisa lebih kompetitif dibandingkan pendatang dari luar. 

"Kita sangat yakin Tanah Bumbu memiliki potensi pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibandingkan kabupaten lain di Kalsel maka dari itu infrastrukturnya harus disiapkan," katanya di Batulicin, Selasa (10/11/2020).

Akram menyebut, di bawah kepemimpinan Zairullah-Rusli akan dibuat pusat-pusat bisnis, akses informasi, kemudahan perizinan, penyediaan lahan. Kolaborasi pemda, pelaku usaha lokal dan investor dari luar," kata kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ini.

"Kemudian kita akan memberikan peluang bagi para pengusaha besar untuk bersama membangun Tanah Bumbu dengan syarat menggandeng pengusaha kecil lokal. Proyek-proyek besar yang banyak menggunakan tenaga kerja akan kita gaungkan kembali, karena dari proyek itu akan membuka banyak tenaga kerja baru," papar Alumni Magister Administrasi Pembangunan ULM ini. (http://www.sentral14.id)

Komentar

Belum Ada Komentar