Ketua PMI Tanah Bumbu: Prihatin, Semoga Air Segera Surut

0
104

TANAH BUMBU – Hujan sepanjang malam telah menenggelamkan rumah yang ada di bantaran sungai di Kecamatan Kusan Tengah Kabupaten Tanah Bumbu.

Akibatnya sebagian warga harus mengungsi ke dataran yang lebih tinggi agar dapat menyelamatkan perabot rumah tangga dan keluarga.

Desa yang terendam akibat luapan sungai di Kecamatan Kusan Tengah diantaranya di Desa Serdangan, Desa Satiung, Desa Salimuran dan Desa Pulau Tanjung. Rabu, (25/8/2021).

Sebelumnya genangan banjir juga terjadi di desa-desa Kecamatan Kusan Hulu, yaitu Desa Bakarangan, Desa Manuntung, Desa Sungai Rukam dan Desa Lasung, sebagaimana yang dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sabtu, (21/8/2021). Disebutkan ada 127 rumah yang terendam di kecamatan Kusan Hulu.

Badan Mateorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi dampak hujan lebat di wilayah Kalimatan Selatan dengan status waspada mulai berlaku 21 Agustus 2021.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Tanah Bumbu dr. Hendra turun langsung ke titik-titik genangan banjir mendampingi Bupati Zairullah Azhar dalam meninjau banjir serta menyalurkan bantuan di Kecamatan Kusan Tengah di Desa Serdangan, Desa Satiung, Desa Salimuran, dan Desa Pulau Tanjung dengan menggunakan perahu kelotok.

Berselang satu hari, dr Hendra kembali menyerahkan bantuan berupa hygiene kit, pakaian layak pakai, paket PHBS, matras, dan selimut. dr Hendra berharap bantuan yang diberikan melalui PMI dapat meringankan beban warga yang terkena banjir.

“Saya turut prihatin atas banjir di Kecamatan Kusan Tengah di Desa Serdangan, Desa Satiung, Desa Salimuran dan Desa Pulau Tanjung. Semoga sedikit bantuan dari PMI Kabupaten Tanah Bumbu bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena banjir di Kecamatan Kusan Tengah.” Kata Dokter Muhammad Yadi Mahendra Muhyin.

Baca Juga :  PT BJU Turut Bantu Persediaan Bahan Pangan Murah

Air yang meluap di sekitar bantaran sungai sering kali terjadi saat curah hujan cukup tinggi, akibatnya warga di sekitar bantaran sungai harus mengungsi. Belum diketahui sampai kapan curah hujan akan menurun tapi Hendra berharap kegiatan yang bersifat sosial melalui PMI dapat meringankan warga yang terkena banjir.

“Semoga air segera surut dan kegiatan kembali normal.” Tambahnya.

Berdasarkan hasil tinjauan, terdapat dua solusi yang dapat mengatasi genangan banjir yang terjadi di sekitar bantaran sungai, yaitu relokasi rumah warga dari bantaran sungai atau meninggikan tiang rumah agar tidak lagi terendam saat air sungai meluap. (MAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here