Ketua PGRI Tanbu Tegaskan Pentingnya Kesejahteraan Guru dan Honorer

- Editor

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Amiluddin, menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para guru, terutama guru honorer dan guru di sekolah swasta.

Hal tersebut disampaikan Amiluddin dalam wawancara dengan awak media di sela-sela persiapan Pelantikan Satuan Musyawarah Nasional APKS PB PGRI di Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Amiluddin menyoroti kebijakan distribusi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang menurutnya masih belum menyentuh sektor pendidikan swasta.

Ia berharap, pemerintah pusat dapat memperluas cakupan program agar sekolah swasta juga mendapatkan dukungan, terutama dalam bentuk pelatihan dan peningkatan kesejahteraan bagi para guru.

“Kami berharap dalam agenda ini, selain membahas Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan memberikan masukan kepada pemerintah, juga ada perhatian khusus terhadap pendistribusian guru P3K. Sekolah swasta seharusnya bisa disentuh dan diberikan dukungan oleh pemerintah,” kata Amiluddin.

Menurutnya, sekolah swasta memiliki peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka. Namun, hingga kini, banyak guru di sekolah swasta yang belum mendapatkan hak yang layak, termasuk pelatihan dan kesejahteraan yang memadai.

Baca Juga :  Anggota DPRD Haris Fadillah Berhasil Muluskan Jalan Desa

“Kalau tidak ada pelatihan bagi mereka, kasihan para guru swasta ini. Mereka sudah berjuang untuk mencerdaskan bangsa, tetapi di sisi lain banyak yayasan yang tidak memiliki sumber daya cukup untuk memberikan kesejahteraan yang layak bagi para gurunya. Maka, sudah selayaknya pemerintah turun tangan untuk memberikan pelatihan dan dukungan kepada mereka,” tegas Amiluddin.

Selain itu, Amiluddin juga menyoroti kebijakan yang melarang pembayaran honor bagi guru honorer yang tidak masuk dalam database P3K. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi tantangan besar bagi kesejahteraan para guru yang selama ini mengabdi di sekolah negeri maupun swasta dengan gaji yang sangat minim.

“Saat ini, ada guru honorer yang hanya menerima gaji Rp 300 ribu per bulan, baik di sekolah negeri maupun swasta. Namun, yang menjadi masalah utama adalah mereka yang tidak masuk dalam database P3K, karena berdasarkan aturan dari Mendagri mereka tidak diizinkan menerima pembayaran honor dari pemerintah. Ini yang sedang kami perjuangkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Fraksi PDIP Tanbu Setuju Perubahan Perda 19/2022 Dibahas Lebih Lanjut

Amiluddin menegaskan, PGRI akan terus berjuang agar seluruh guru di Indonesia termasuk yang tidak masuk dalam skema P3K, tetap mendapatkan hak-hak mereka. Ia berharap ada solusi konkret dari pemerintah agar guru-guru honorer, khususnya di sekolah swasta tidak lagi mengalami ketidakpastian dalam kesejahteraan.

“Kami ingin memastikan bahwa perjuangan ini terus berjalan, agar seluruh guru di Indonesia mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik dan memiliki martabat dalam profesinya. Karena jika guru tidak dihargai dan diperhatikan, bagaimana mungkin kita bisa mencetak generasi bangsa yang berkualitas di masa depan,” pungkasnya.

Dengan adanya pertemuan nasional ini, PGRI Tanah Bumbu berharap ada kebijakan yang lebih inklusif untuk guru honorer dan swasta, sehingga mereka bisa mendapatkan perhatian yang setara dengan guru-guru di sekolah negeri. (E)

Berita Terkait

TP PKK Tanah Bumbu Juara II Lomba Paduan Suara Sekalsel
Bupati Tanah Bumbu Resmikan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka 2026
Proyeksi Pendapatan Tanah Bumbu Tahun 2026 Turun dari Rp 2.302 ke Rp 2.264 Triliun
DPRD Tanah Bumbu Panggil Komisaris dan Direksi PT AMB Terkait Layanan Air Bersih
Bupati Andi Rudi Latif Berikan Bantuan Usaha Produktif
Mahasiswa KKN ULM Dorong Warga Tanah Bumbu Budi Ikan dalam Ember
Mahasiswa KKN ULM Bangun Kesadaran Kelola Sampah di Desa Sumber Makmur
Tanah Bumbu Raih 4 Penghargaan Ajang HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:37 WITA

TP PKK Tanah Bumbu Juara II Lomba Paduan Suara Sekalsel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:26 WITA

Bupati Tanah Bumbu Resmikan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:09 WITA

Proyeksi Pendapatan Tanah Bumbu Tahun 2026 Turun dari Rp 2.302 ke Rp 2.264 Triliun

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:48 WITA

DPRD Tanah Bumbu Panggil Komisaris dan Direksi PT AMB Terkait Layanan Air Bersih

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:27 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Berikan Bantuan Usaha Produktif

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

TP PKK Tanah Bumbu Juara II Lomba Paduan Suara Sekalsel

Rabu, 5 Agu 2026 - 19:37 WITA

Nasional

Pemkab Kotabaru Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM

Rabu, 5 Agu 2026 - 15:37 WITA

Nasional

KPK Tahan Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU BUMN

Rabu, 5 Agu 2026 - 15:34 WITA