Kedelai Mahal, Minat Petani Lokal Rendah

Kedelai Mahal, Minat Petani Lokal Rendah

Kedelai impor mahal hingga pengrajin tahu dan tempe melakukan aksi mogok produksi. Sebagian besar pasokan kedelai dalam negeri memang berasal dari impor bukan produksi lokal. Lalu mengapa produksi kedelai lokal rendah?

Menurut Kepala Sub Direktorat Padi Irigasi dan Rawa, Direktorat Serealia Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Mulyono, masih sulitnya Indonesia untuk swasembada kedelai karena semakin rendahnya minat petani untuk menanam kedelai.

Padahal pemerintah telah membuat harga acuan penjualan ditingkat konsumen (permendag 7/2020) 8.500 perkilogram.

Akibat program tidak jalan, petani beralih ke komoditas yang lebih menjanjikan.

Komentar

Belum Ada Komentar