DLH Kotabaru Tanam 10.000 Pohon Mangrove

- Editor

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, Goodnews.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru menanaman 10.000 bibit Mangrove, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pesisir Desa Tanjung Pangga, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, Rabu (5/6/2024).

Kegiatan dihadiri Kepala DLH Kabupaten Kotabaru, Forkopimcam, beberapa Perusahaan, Kepala Desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Pangga, siswa dan Guru Sekolah, Kelompok Tani Harapan Bersama, serta masyarakat Desa Tanjung Pangga.

Dalam sambutannya, Kepala DLH Kabupaten Kotabaru, Muhammad Maulidiansyah, menyampaikan krisis iklim menjadi isu lingkungan yang saat ini marak dibahas karena dialami hampir seluruh mayarakat di dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya, peningkatan suhu rata-rata bumi yang disebabkan oleh efek gas rumah kaca. Selain itu, penggunaan bahan bakar fosil dan kurang bijaknya pemanfaatan sumber daya alam menjadi faktor pemicu terjadinya pemanasan global.

“Konsekuensi dari perubahan iklim yang kita rasakan saat ini antara lain, kekeringan hebat, kelangkaan air, kebakaran hebat, naiknya permukaan air laut, banjir, pencairan es kutub, badai dahsyat dan penurunan keanekaragaman hayati,” Kata Maulidiansyah.

Menurutnya, sebagai generasi penerus, semua pihak wajib ambil bagian dalam menjaga, memperbaiki dan melestarikan lingkungan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Terima Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

Pentingnya ekosistem pesisir khususnya Mangrove adalah sebagai penyangga, karena dapat mengurangi ketinggian gelombang air laut, meminimalisir resiko banjir, mampu menyerap karbon 5 kali lebih baik dari hutan hujan tropis dan mangrove mampu menyimpan 1/3 stok karbon pesisir secara global. Terlebih wilayah Kabupaten Kotabaru 78 persen merupakan kawasan pesisir. Hal ini yang melatarbelakangi munculnya program Mangrove for Banua.

“Program ini merupakan program rutin yang sudah berjalan selama 4 tahun. Selama 3 tahun ini kami memang memfokuskan pada perbaikan ekosistem pesisir mengingat wilayah pesisir memiliki sumbangsih besar terhadap cadangan karbon, produksi oksigen, hingga pelestarian tempat hidup biota laut. Berkaca dari hasil penanaman di tahun 2023, tahun pertama kita menanam 5000 bibit, yang setelah 1 tahun kita cek, kita monitoring, Alhamdulillah Tingkat keberhasilannya lebih dari 50 persen bibitnya hidup dengan baik,” paparnya.

Maulidiansyah menjelaskan, di tahun ini pihaknya melanjutkan langkah baik yang sudah dimulai dengan melakukan kerjasama dalam Kolaborasi Mitigasi Pengendalian Pesisir Dengan Penanaman 10.000 Bibit Mangrove di Desa Tanjung Pangga.

Baca Juga :  6 Fraksi DPRD Tanbu Sampaikan Keputusan Raperda Riset dan Inovasi

Aksi lingkungan ini mengajak seluruh pihak baik pemerintah daerah, instansi teknis terkait, pelaku usaha, sekolah dan masyarakat.

Maulidiansyah mengatakan, keberhasilan program Mangrove for Banua tentunya tidak terlepas dari usaha dan semangat seluruh pihak.

“Terutama rekan-rekan Kelompok Tani Harapan Bersama dan warga Desa Tanjung Pangga yang juga menjaga ekosistem mangrove kita. Alhamdulillah juga program tahun ini dapat terlaksana bersamaan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang mana aksi yang kita laksanakan hari ini menunjukkan bahwa kita, terutama yang berhadir pada hari ini, masih peduli terhadap perbaikan lingkungan,” tuturnya.

Selain penanaman bibit Mangrove, kegiatan juga diisi dengan bersih-bersih Pantai Desa Sarang Tiung, bersih-bersih Sungai Baharu, pembagian bibit pohon, lomba photo, pemberian penghargaan, dan peresmian laboratorium lingkungan. (E)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Musyawarah Seniman ke-8, Pemkab Kotabaru Dukung Kemajuan Seni Budaya Daerah
P3AP2KB Kotabaru Sampai Perang Terhadap Pelaku Pelecehan Anak
Usulan Kabupaten Tanah Kambatang Lima Masuk Meja Kemendagri
Diskominfo Kotabaru Dorong Sinergi Penyebaran Informaasi Berimbang
Promosi Pangan Lokal, Pemkab Kotabaru Dorong Pola Makan Sehat
Rhoma Irama Goyang Penutupan Expo Saijaan Kotabaru 2026
Pemkab Kotabaru Bangga Expo Saijaan 2026 Jadi Indikator Perekonomian
Resmikan Pura Prajapati Telagasari, Pemkab Kotabaru Komitmen Jaga Kerukunan Keberagaman

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:19 WITA

Musyawarah Seniman ke-8, Pemkab Kotabaru Dukung Kemajuan Seni Budaya Daerah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:32 WITA

P3AP2KB Kotabaru Sampai Perang Terhadap Pelaku Pelecehan Anak

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:33 WITA

Usulan Kabupaten Tanah Kambatang Lima Masuk Meja Kemendagri

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:23 WITA

Diskominfo Kotabaru Dorong Sinergi Penyebaran Informaasi Berimbang

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:18 WITA

Promosi Pangan Lokal, Pemkab Kotabaru Dorong Pola Makan Sehat

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:12 WITA

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:57 WITA