TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Anak-anak bermain seringkali tak kenal risiko, Seorang kecil (Bocil) mendatangi Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Unit Simpang Empat, meminta bantuan melepaskan cincin yang menjepit jarinya.
Tindakan yang dilakukan petugas Damkar harus menyelamatkan jari bocil tanpa menyakitinya dengan menggunakan mesin gerinda.
Petugas bertindak cepat memotong cincin besi yang menjepit jari tengah bocah tersebut, Senin (18/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak berselang lama, datang lagi seorang bocil perempuan, didampingi orang tuanya, dengan kasus yang sama. Bedanya, cincin besi yang menjepit jari manisnya mengalami pembengkakan dan berpotensi menimbulkan cedera serius. Petugas Damkar unit Simpang Empat berhasil melepaskan cincin besi yang melekat di jarinya.
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikhul Ansyari, membenarkan adanya kedatangan dua warga cilik tersebut yang membutuhkan penanganan evakuasi terhadap cincin yang melekat di jarinya.
“Betul, hari ini kami Posko Damkar Simpang Empat menerima adanya dua orang bocil datang ke posko kami dengan tujuan meminta bantuan untuk melepaskan atau memotong cincin di bagian jari tangan yang menimbulkan pembengkakan,” ujar Syaikhul Ansari saat memberikan keterangan.
Berdasarkan data dari pihak Damkar, korban pertama merupakan seorang anak laki-laki bernama Arkan yang baru berusia 11 tahun, warga Jalan Sampurna, Desa Hidayah Makmur.
Sementara korban kedua adalah balita perempuan bernama Puteri yang berusia 4 tahun, warga Jalan Karang Jawa, Desa Barqah.
Melihat kondisi jari kedua korban yang sudah membesar dan memerah, Tim Rescue Damkar langsung bergerak sigap mengeluarkan peralatan khusus berupa gerinda mini pelindung jepitan besi.
Proses pemotongan pun dilakukan secara perlahan dengan tingkat ketelitian tinggi agar mata gergaji tidak mengenai kulit sensitif anak-anak tersebut.
Selama proses evakuasi itu, petugas secara konstan menyiramkan air dingin ke jari korban untuk meredam rasa panas yang ditimbulkan oleh gesekan logam alat pemotong.
Berkat keahlian terlatih dari personel Damkar di lapangan, kedua cincin yang menjepit erat jari Arkan dan Puteri akhirnya berhasil dipatahkan dan dilepaskan dengan aman tanpa menimbulkan luka baru.
Usai evakuasi, petugas juga langsung memberikan penanganan pertolongan pertama ringan untuk meredakan bengkak pada jari mereka. (dir)








