Buzzer Jokowi Menakutkan?

Buzzer Jokowi Menakutkan?

JAKARTA, Goodnews.co.id - Juru bicara Jokowi, Fadjroel Rachman mengatakan bahwa Jokowi tidak memiliki Buzzer.

"Pemerintah tidak punya buzzer," kata Fadjroel. Rabu (kompas.com, 10/2/2021).

Fadjroel menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara demokratis, siapapun boleh menyampaikan dukungan ataupun kritik terhadap pemerintah.

Sebagaimana telah diatur Undang Undang Dasar 1945 pasal 28. Hal yang sama juga harus dipatuhi tunduk terhadap pembatasan yang ditetapkan yaitu menjaga kehormatan dan kebebasan orang lain.

Walaupun sekuat tenaga juru bicara Jokowi menolak bahwa Jokowi tidak punya buzzer tapi Iwan Fals mengamini merajalelanya buzzer di era Jokowi.

Iwan Fals menulis dalam twitter "Iya ya. Zaman dulu belum ada internet, jadi belum ada buzzer, lancar-lancar aja ngritik, tapi klo sekarang, yang dikritik mah santai-santai saja, tapi teman-temannya itu, lho...wihwihwihwihwiiihhh..."

Seabrak kemudian tulisan Iwan Fals banyak dikomentari, salah satunya bunyinya seperti ini.

"Zaman dulu kritik pemerintah bisa hilang. Zaman sekarang kritik pemerintah dibully buzzer. Pilih mana?."

Ternyata tulisan Iwan Fals itu disebabkan keluhan mantan Menteri Koordinator Ekonomi dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Ketua Bappenas zaman presiden Megawati Soekarnoputri, Prof. Kwik Gian Gie, yang ditulis di akun twitternya.

Dia menulis begini. "Saya belum pernah setakut saat ini mengemukakan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis-habisan, masalah pribadi diodal-adil,"

Bahkan dia membandingkan dengan zaman Soeharto, dia merasa zaman Soeharto lebih nyaman dan dia tidak pernah ada masalah dengan pemerintah, bahkan saat mengkritik tajam Soeharto sekalipun. tapi di era Jokowi ini sangat berbeda.

Buntut panjang dari perdebatan siapa buzzer Jokowi, presenter program Indonesia Lawyers Club (ILC) Tv One, akun Karni Ilyas memblokir akun Juru Bicara Jokowi Fadjroel Rachman. (MAS)

Komentar
  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar