Informasi Tajam dan Terpercaya

Ratusan Pelajar Sungai Loban Peringati Hari Pahlawan

Avatar photo

TANAH BUMBU – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 1945, ratusan pelajar jenjang Sekolah Dasar (SD) dan TK di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, mengikuti pawai Hari Pahlawan, Kamis (10/11/2022).

Kegiatan pawai dalam rangka Hari Pahlawan Nasional itu bertujuan untuk mengajarkan sejarah dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme khususnya kepada para siswa.

Pantauan di lokasi, peserta pawai terdiri dari SDN 1 Sari Mulya, SDIT Dhia El Widad dan TK Sari Mulya tampak semangat sembari mengenakan pakaian adat daerah dan kostum ala-ala pejuang layaknya perang melawan penjajah.

Beberapa tema pakaian yang digunakan diantaranya pakaian bertema tentara, polisi, pakaian adat daerah, ada yang melukis wajahnya seolah-olah berlumuran darah, dan beberapa ragam tampilan lain yang menggambarkan perjuangan pahlawan sembari membawa bendera merah putih.

Untuk rute pawai start dan finish di Lapangan Sepakbola Jaya Kusuma Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban.

Hadir di tengah-tengah anak yang mengikuti pawai, Camat Sungai Loban, Agus Salim, mengungkapkan rasa kagumnya kepada para pelajar yang merayakan Hari Pahlawan.

“Mereka sangat luar biasa. Atas nama pemerintah kecamatan sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan pihak sekolah-sekolah menggerakkan siswanya memperingati hari bersejarah bagi bangsa kita,” ucapnya.

Ia menilai, apa yang dilakukan tersebut merupakan sebuah bentuk penghargaan kepada para pahlawan dan sekaligus pembelajaran menghargai arti perjuangan pejuang-pejuang bangsa.

“Nilai juang ini yang harus diajarkan. Sebab mereka-mereka inilah, anak yang usianya masih dini ini yang akan meneruskan perjuangan dan mengisi kemerdekaan ini,” katanya lagi.

Sementara itu, Kepala SDIT Dhia El Widad, Eko Supian, mengatakan bahwa ada dua sikap yang dapat diteladani dari pahlawan yakni optimis dan keyakinan atas pertolongan Allah.

Baca Juga :  Cinta Rasulullah, Guru Bakhiet: Ikuti Akal

Menurutnya, sikap optimis menjadi kekuatan besar para pejuang. Karena dengan keterbatasan, tapi hal itu tidak menyurutkan rasa optimisme untuk mencapai kemerdekaan.

Selanjutnya, keyakinan atas pertolongan Allah. Untuk meraih kesuksesan tidak bisa hanya mengandalkan kepintaran dan kecerdasan yang dimiliki, tetapi harus tetap mengharap pertolongan dari Allah SWT, karena tanpa pertolongan-Nya tidak akan mendapatkan apa-apa. (Zh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *