Informasi Tajam dan Terpercaya

Inovasi Detak Detik Dukpencapil Tanah Bumbu hadir di Desa-Desa

TANAH BUMBU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) Kabupaten Tanah Bumbu meluncurkan inovasi Detak Detik (Desa Tertib Administrasi Kependudukan dengan Teknologi Informasi Komunikasi) di kantor-kantor desa.

Branding peluncuran inovasi ini ditandai pembinaan teknis kepada lima desa atau kelurahan sebagai pilot project yakni Kelurahan Batulicin, Desa Segumbang Kecamatan Batulicin, Desa Mustika Kecamatan Kuranji, Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Simpang Empat dan Desa Sari Mulya Kecamatan Sungai Loban.

Kehadiran inovasi Detak Detik dapat digunakan kepengurusan dokumen lewat desa, sehingga memudahkan masyarakat melakukan penerbitan dokumen kependudukan sesuai kebutuhan.

Kepala Disdukpencapil Tanah Bumbu, Gento Hariadi, mengatakan hadirnya inovasi Detak Detik berkaitan saat ini dirinya sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Daerah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru.

“Pendidikannya, khusus di level Eselon II, yakni bicara tentang kebijakan strategis pengembangan dan pengelolaan. Dimana semua itu dituntut mensosialisasikan dalam implementasi pelayanan,” ujar Gento saat dijumpai Goodnews di kantornya, Senin (19/9/2022).

Selain itu, inovasi ini erat kaitannya dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) pada rencana strategis pemerintah daerah tahun 2022-2026, serta relevan dengan visi misi kepala daerah terkait penyelenggaraan tata kelola pemerintahan akuntabel dan melayani.

Sementara dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), menegaskan di sektor layanan publik untuk pengukuran indikator survey Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) Disdukpencapil baru mencapai kategori Baik, sedangkan target KemenPAN-RB adalah Sangat Baik.

Untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada reformasi birokrasi Disdukpencapil memberikan kontribusi besar pada SKPD terkait dengan capaian skor cukup tinggi, yakni nilai A.

“Sejauh ini layanan jemput bola adalah hal biasa, tapi yang tidak biasa adalah membuka lapak di desa-desa untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelantikan Pejabat, Bupati Sampaikan Harapan Masyarakat Tanah Bumbu

Lebih lanjut, Gento menjelaskan, adapun tujuan jangka pendek inovasi Detak Detik pada awal Desember 2022 sudah siap berjalan dan dinikmati di lima desa atau kelurahan percontohan. Sedangkan sasaran jangka panjangnya adalah menyentuh seluruh desa di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurut Gento, di Kalimantan Selatan beberapa kabupaten atau kota punya banyak inovasi, namun pelayanannya masih tersentral di skema jemput bola dan pelayanan di kantor dinas.

Menurutnya, progres dari inovasi ini cukup bagus, karena menekankan pada peningkatan kualitas mutu layanan, dimana kualitas layanan ini selalu terpantau KemenPAN-RB, penilaian pelayanan publik reformasi birokrasi dari Ombudsman RI sesuai motto “Pelayanan Membahagiakan Masyarakat.”

“Target keberhasilan dari adanya inovasi Detak Detik ini adalah pelayanan di luar kantor sepi, tapi di dalam kantor para pegawai sibuk melayani masyarakat berdasarkan kiriman data yang masuk dari desa-desa. Intinya pelayanan yang tidak mengeluarkan biaya perjalanan, serta masyarakat tetap bekerja tanpa meninggalkan pekerjaannya,” urainya.

Mekanismenya pelayanan, selain e-KTP dan KIA, masyarakat hanya datang ke desa, berkas dikirim ke dinas untuk diverifikasi, kemudian penerbitan dokumen. Setelah selesai dokumen dikirim dalam format pdf dan bisa dicetak mandiri karena outputnya berupa dokumen elektronik.

Sekedar informasi, saat ini secara kuantitas pelayanan Disdukpencapil Tanah Bumbu cukup memuaskan, yakni sudah memenuhi capaian target pemerintah pusat sebesar 99,3 persen. Untuk penerbitan Akta, Tanah Bumbu berada di peringkat lima besar. Sedangkan untuk pencetakan KIA menempati posisi kedua terbanyak di Kalimantan Selatan. (Z)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.