Informasi Tajam dan Terpercaya

Jelang Idul Adha 1443 H, Begini Persiapan Dinas KPP Tanbu

TANAH BUMBU – Menjelang Idul Adha yang ditetapkan pada 10 Juli 2022, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Tanah Bumbu terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban.

Hal itu sebagai upaya untuk memberikan jaminan kesehatan hewan qurban sebelum dilaksanakan penyembelihan.

“Kami telah menerjunkan tim ke titik lokasi dan melakukan pendataan, dengan berjumlah sekitar 1.000 ekor sapi yang sudah diberi label sehat dan layak dikonsumsi. Sementara untuk sapi yang datang dari luar pulau yang terdata berjumlah sekitar 1.300 ekor sapi,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Tanah Bumbu, H. Hairuddin, Jum’at (8/7/2022).

Lebih lanjut ia memaparkan, persiapan Bidang Peternakan menjelang pelaksanaan Hari Qurban tersebut sudah mencapai 90%, dan hewan ternak yang telah masuk ke Tanah Bumbu diketahui dari Sulawesi dan Madura, yang mana didominasi Sapi Bali, Sapi Masalembu, hingga Sapi Limousin, dan semua sudah melalui prosedur pemeriksaan serta tahapan karantina, guna memastikan hewan ternak yang dijual dalam kondisi sehat, dan tidak mengidap penyakit tertentu.

Dikatakan, saat ini sapi-sapi terdata aman dan tidak terjangkit PMK, diharapkan tidak ada sapi di Tanah Bumbu terindikasi wabah PMK, sehingga masyarakat dapat tenang melaksanakan Hari Idul Adha di Tanah Bumbu.

“Masyarakat, baik dari kalangan penjual dan pembeli, sudah cukup teredukasi tentang penyebaran wabah PMK. Oleh karena itu masyarakat tentu sangat berhati-hati dalam memilih dan hewan ternak yang akan dikurbankan nantinya,” jelas H. Hairuddin.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanah Bumbu, H. Rusdi Hilmi menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor SE 10 tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Sholat Hari Idul Adha dan Penyelenggaraan Qurban.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kalsel dan Pemda Tanbu Optimalisasi Pajak PAP

“Panduan-panduan yang terdapat dalam surat edaran Menteri Agama tersebut berisi ketentuan secara umum dan khusus bagi masyarakat umum, pengelola mesjid atau mushola, penceramah agama, serta petugas qurban,” tutur H. Rusdi.

Untuk diketahui, panduannya yakni tentang pelaksanaan protokol kesehatan saat sholat Idul Adha seperti takbiran, khutbah Idul Adha, ketentuan syariat berqurban, teknis penyembelihan hingga pendistribusian daging qurban.

Rusdi juga menghimbau kepada jajaran Kemenag Tanah Bumbu dan masyarakat yang berqurban, untuk menjaga kesehatan bersama agar hewan qurban tetap dalam keadaan sehat hingga hari penyembelihan nanti.

“Untuk tahun ini Kantor Kemenag Tanah Bumbu akan melaksanakan qurban yaitu dua ekor sapi, sehingga nantinya bersama-sama kita dapat memantau juga kondisi hewan qurban. Semoga semuanya sehat dan ibadah kita mendapat keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya. (Jml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.