Informasi Tajam dan Terpercaya

Zairullah: Berdosa Tidak Memperhatikan Mereka

TANAH BUMBU – Bupati Zairullah mengingatkan untuk selalu peduli dengan anak-anak yatim, bila tidak memberikan perhatian kepada mereka maka mulai dari Pemerintah Daerah yang dipimpin Bupati, sampai ke Kepala Desa akan ikut berdosa karena lalai terhadap mereka.

“Dosa kami dosa Camat dosa Kepala Desa.” Kata Bupati Tanah Bumbu yang sering disebut sebagai abul yatama atau abah bagi anak-anak yatim.

Paling tidak, mereka-mereka yang yatim, yatim piatu, orang tua jompo, orang cacat terekam dalam data di desa-desa sehingga bila ada bantuan dapat segera disalurkan kepada mereka

“Yatim, yatim piatu, jompo, janda, orang miskin apalagi orang cacat jangan sampai tidak dicatat.” katanya.

Menurutnya, mereka harus mendapat perhatian apakah itu melalui Bupati, Dinas Sosial, atau Tim Percepatan Pembangunan Daerah. Semuanya bertujuan untuk membangun Tanah Bumbu Bersujud kepada kemaslahatan dan keberkahan.

kehadiran dalam kegiatan safari Ramadhan yang dirangkai mulai buka puasa bersama, sholat magrib sampai sholat tarawih adalah bagian upaya untuk menyadarkan tugas-tugas sebagai seorang pemimpin terhadap masyarakatnya dan membuka fikiran

“Jangan sampai ada yang tidak diperhatikan,” tuturnya di masjid Darul Hikmah Desa Manuntung Kecamatan Kusan Hulu. Rabu (20/4/2022).

Ia meminta kepada Camat dan Kepala Desa untuk mengirim anak-anak yatim yang ada di desa ke Istana Anak Yatim, Istana yang berlokasi di kediaman Bupati Tanah Bumbu, agar mereka mendapatkan pendidikan dasar sampai perguruan tinggi, kemudian kelak bisa menjadi pemimpin di tengah-tengah masyarakat.

Masjid yang dijadikan sebagai basis pendidikan agama bagi anak-anak, Bupati Zairullah Azhar meminta kepada Kepala Desa agar lampu dan fasilitas masjid lainnya dapat diperbaiki agar anak-anak dapat menggunakan masjid sebagai media belajar baik di siang hari maupun di malam hari.

Baca Juga :  Imunisasi Dukung SDM Tangguh

“Agar anak-anak senang tinggal bermalam di masjid,” ungkapnya.

Mereka bisa belajar, menghafal qur’an, dan tidur di masjid. Jika hal ini terwujud, kata Zairullah, maka ini akan menjadi warisan dan pahala bagi kepala daerah, Camat, Kepala Desa, dan berharap akan muncul keajaiban-keajaiban karena memakmurkan masjid.

Ia pun mengajak untuk selalu menghormati, mencintai, menyayangi guru-guru. Ia menyampaikan bahwa setelah Ramadhan ini, pemerintah daerah akan memikirkan gaji guru-guru agar mereka nantinya bisa fokus membimbing anak-anak agar semakin dahsyat pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu. (MAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.