Informasi Tajam dan Terpercaya

Agoes Rakhmady Ziarah Makam Pangeran Diponegoro

MAKASSAR – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Bumbu, Agoes Rakhmady, bersama Ketua Bapemperda DPRD, Andi Erwin Prasetya berziarah ke makam pahlawan Pangeran Diponegoro disela-sela kunjungan kerjanya di Ibukota Makassar. Senin (11/4/2022).

“Jadi, saya Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu bersama Andi Erwin Prasetya dari Fraksi PDI Perjuangan, menyempatkan diri berkunjung ke makam pahlawan Pangeran Diponegoro yang ada di Kota Makassar.” Ungkap Rakhmady.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa disamping mendoakan para tokoh pejuang kemerdekaan juga menghargai perjuangan para tokoh atas kemerdekaan Indonesia.

“Kami menganggap ini sesuatu yang penting, paling tidak, menghargai perjuangan orang-orang terdahulu.” Katanya.

Bahkan menurutnya, kegiatan ziarah ke makam-makam para wali atau pejuang saat kunjungan ke suatu wilayah dimana terdapat makam pahlawan Indonesia atau wali perlu untuk menziarahi dan mendoakan.

“Ini sebagai tapak tilas atas perjuangan kemerdekaan tokoh-tokoh yang telah memperjuangkan bangsa Indonesia.” Terangnya.

Pangeran Diponegoro yang bernama kecil Bendoro Raden Mas Ontowiryo (1785-1855) sangat terkenal dengan perlawanannya terhadap penjajah belanda dengan sebutan perang gerilya tahun 1825-1830.

Pangeran Diponegoro, Putra Raja Yogyakarta, sangat dicintai masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan, tempat dia diasingkan hingga menemui ajalnya.

Letak makam Pangeran Diponegoro berada di Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, Makassar. Komplek Pemakamannya dihimpit oleh bangunan menjulang tinggi di tengah kota, makam sederhana ini memiliki pintu gerbang, pendopo, dan 66 makam yang ada di sekitarnya.

Makam istri Pangeran Diponegoro, RA Ratu Ningsih juga berada di sana. selain itu terdapat 25 makam ukuran sedang, dan 39 makam ukuran kecil. Makam-makam tersebut adalah makam enam orang anaknya, 30 orang cucu, 19 orang cicit dan 9 orang pengikutnya.

Baca Juga :  Stakeholder Solid Cegah Stunting

Sempat diwacanakan makam Pangeran Diponegoro akan dipindahkan ke Yogyakarta, namun ditolak masyarakat Makassar. (MAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.