Informasi Tajam dan Terpercaya

Kabupaten Tanah Bumbu Tuan Rumah Pelaksanaan Rapimnas ke 2 LKSA

Avatar photo

TANAH BUMBU – Abah Zairullah bersyukur Tanah Bumbu menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke 2 LKSA-PSAA Indonesia yang akan berlangsung dari tanggal 11-13 Maret 2022.

Bupati Tanah Bumbu, Abah Zairullah Azhar, menyampaikan sambutan Rapat Piminan Nasional (Rapimnas) 2 Forum Nasional lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan Panti Sosial Anak Asuh (PSAA) di Gedung Mahligai Bersujud Desa Sari Gadung. Sabtu (12/3/2022).

Dihadapan 199 peserta Rapimnas 2 berasal dari seluruh korwil dan korda seluruh Indonesia, Bupati Tanah Bumbu Abah Zairullah Azhar menceritakan bahwa Tanah Bumbu saat ini baru berusia 19 tahun. Resmi menjadi Kabupaten Tanah Bumbu pada tanggal 18 April 2003 dan pada hari itu dirinya dilantik sebagai Penjabat Bupati Tanah Bumbu.

Pada saat itu Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu menetapkan motto, yang ia beri nama Bersujud. Nama itu muncul seperti lintasan ilham, yang memiliki makna yang sangat dalam. Secara lahiriah bersujud adalah bersih, syukur, jujur, damai. Tapi dalam makna yang dalam, Bersujud memiliki nilai yang sangat sakral karena pada waktu itu posisi manusia sujud dihadapan Allah, menurut kajian, Bersujud membuat orang menjadi cerdas dan waktu dimana manusia sangat dekat dengan tuhannya.

Abah Zairullah pun menunjukkan bagian dari aplikasi konsep Bersujud seperti menggunakan pakaian seragam putih-putih, sarung, dan kopiah putih, semuanya memiliki makna.

“Inilah sebenarnya dari aplikasi dari hal-hal yang mendasar kita sepakati dan kita fahami bersama, dimana membangun Tanah Bumbu yang dulu kita tetapkan rohnya bersujud sehingga ini adalah nilai-nilai sakral.” Jelas Abah Zairullah Azhar.

Sejak dulu pun, Kabupaten Tanah Bumbu setiap hari berzikir, berselawat, mengundang anak yatim dan meminta do’anya. Sehingga keajaiban demi keajaiban di Kabupaten Tanah Bumbu terjadi.

Baca Juga :  Tandatangani MoU, Pemkab Tanbu Percepat Tangani Keluhan dan Laporan Masyarakat

“Saya katakan kepada pejabat (waktu itu), kita yakin ya, ini kita adakan uji coba, pertama, Istana Anak Yatim akan dibangun dalam waktu singkat. Kedua, Tanah Bumbu ada keajaiban. Dan ternyata betul, ada keajaiban-keajaiban di Tanah Bumbu ini.” ungkap Abah Zairullah Azhar.

Oleh sebab itu Abah Zairullah Azhar merasa sangat bersyukur, berbangga diberikan kesempatan menjadi tuan rumah pertemuan Rapimnas 2 LKSA-PSAA dari seluruh Indonesia.

“Orang-orang yang hadir ini, menurut saya, adalah pejuang, mereka-mereka yang tulus, dan ikhlas, barokah insya Allah, dan inilah nanti orang-orang yang mendapat ampunan dari Allah dan pertama masuk surga. Amin.” Do’a Abah Zairullah.

Abah Zairullah merasa bersyukur ketika dikabari oleh Ustadz Hanafi, karena peristiwa hari ini adalah cita-citanya sejak dulu.

“Saya merasa sangat bersukur, karena dari dulu saya punya cita-cita, kapan bisa bertemu seindonesia.” Terangnya.

Dalam pertemuan itu, Abah Zairullah juga mengajukan usul dalam Rapimnas 2. Yaitu, bagaimana nasib selanjutnya anak-anak yatim agar dilakukan kaderisasi, kedua tempat anak yatim tidak lagi diberi nama Panti Asuhan, ketiga menjadikan anak yatim sebagai generasi masa depan yang memiliki peran bagi negara.

Sebelumnya, Plt Forum Nasional LKSA-PSAA Syakir Ridho menyampaikan sangat terharu melihat anak-anak yatim Abah Zairullah Azhar menampilkan kreasi tari-tarian daerah.

“Saya menangis Pak Bupati. terharu, dan terharu.” Kata Syakir Ridho sambil menarik nafas dalam-dalam.

Sama halnya ketika melihat profil Istana Anak Yatim, ia semakin terharu dan mengatakan ternyata Allah Swt menciptakan manusia yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak yatim bernama dr. H. Muhammad Zairullah Azhar. Ia pun mendoakan Abah Zairullah Azhar agar diberkahi hidupnya dan menyakini bahwa Allah akan pun akan memberikannya derajat yang tinggi.

Baca Juga :  Seminar Partai Nasdem, Bakesbangpol Harap Pemilu 2024 Tidak terjadi Kekerasan

“Dan saya yakin dengan seyakin-yakinnya, Allah akan mengangkat derajat panjenengan pada derajat yang tinggi.” Kata Kiai Haji Drs. Syakir Ridho MA dalam sambutannya. (MAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *